Monday, 3 August 2015

AoC Bandung, 3 Agustus 2015

AOC BANDUNG
3 AGUSTUS 2015

By: Ev. Daniel Krestianto

Kalau sampai hari ini tidak terjadi apa-apa dalam kehidupanmu, itu bukan salah Tuhan, tapi karena Tuhan ingin engkau kembali, atau jangan sampai engkau menjadi seperti anak-anak gampang di hadapan Tuhan. Minta kelembutan hati masuk dalam hidupmu. Mudah untuk mengatakan hineni, tapi untuk menjadi hineni itu tidak gampang, ada prosesnya. Jangan bangga dengan apa yang engkau sudah lakukan, itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang Tuhan sudah lakukan di hidupmu. Apakah Tuhan bisa dapati engkau setia sampai pada akhirnya? Kesetiaan bukan ketika engkau dilihat dan engkau tetap menjadi anak Tuhan, tapi akan dilihat apakah engkau berada di destinymu dan mengerjakannya sampai akhir? Tidak ada orang yang diangkat yang tidak setia. 

Makin hari makin Tuhan bawa kita ke titik dimana kesempurnaan itu terjadi, Tuhan nyatakan diriNya secara nyata, dan itu dimana ketika yang kudus tidak bisa bersatu dengan yang tidak kudus.

Tema bulan ini adalah 7. Angka 7 sebenarnya banyak yang sudah tahu kalau artinya adalah kesempurnaan, tetapi sebenarnya punya arti bahkan lebih dari apa yang kita tahu. Angka ini sangat luar biasa, sempurna, dan memang sempurna manusia tidak bisa mencapai angka 7 KECUALI bersama dengan Roh Kudus. Yohanes 15, tinggal di dalam Tuhan dan Tuhan di dalam kita. Kalau kita tinggal di dalam Tuhan, kita bisa mencapai 7, karena Yesus sudah bayar semua di Kayu Salib, dengan darah yang tertumpah dari hidupnya. Darah yang pertama keluar dari Getsemani itu Tuhan mulai membereskan manusia dari Adam. Manusia pertama yang Bapa bentuk itu Adam, dari debu dan tanah, darah yang pertama mengalir dari Yesus di Getsemani itu juga ke tanah, bukan ke batu, yaitu menyelesaikan dari titik pertama, yaitu manusia pertama.

Bapa menciptakan dunia 6 hari, dan hari ke-7 Bapa bilang bahwa itu hari istirahat. Apa maksudnya? Banyak manusia mengartikan ini dengan sesuatu yang salah, ada yang mengartikan kerja 6 hari, hari ke-7 rileks, santai, itu benar, tapi kurang tepat, karena sebenarnya 6 hari kita bekerja, hari ke-7 itu hari dimana kita harusnya "mengecas" diri kita, mengisi kepenuhan Bapa dalam hidup kita, sehingga kita bisa masuk hari pertama, kedua, dll kembali dengan kepenuhan Bapa tersebut, ada mujizat, dll. Hari ke-7 itu hari dimana agar Tuhan dapat bertemu dengan kita, ada hubungan yang indah dengan Tuhan, ada hubungan yang dipulihkan dengan Tuhan, kita duduk diam di hadirat Tuhan, dll. Adakah satu hari untuk engkau mengisi dengan Tuhan, karena kalau ini tidak ada, sepandai-pandainya tupai melompat, itu akan jatuh. Tidak ada orang yang akan selalu "penuh". Baterai handphone pun hari ini dicas, besok juga bisa habis, lalu harus dicharge lagi, karena itu dipakai, kalau mau bertahan beberapa hari ya dimatikan. Kita manusia itu seperti itu, kita hidup terus, kita perlu membagi kasih, membagi pengertian, dll, karena itu perlu duduk diam karena di situlah terletak kekuatan kita. Di hari ke-7 adalah hari dimana manusia bisa meletakkan kepalanya kepada Tuhan, bersandar dengan Tuhan, dan akan ada kekuatan super yang dari Tuhan yang akan kita dapatkan.

6 hari kita melakukan segala sesuatu, hari ke-7 biar kita belajar menyerahkan hidup kita dan membiarkan Tuhan beracara, bukan kita.

Di bulan ini, yang pertama kita harus lakukan adalah kita berada di tempat yang sudah Tuhan tetapkan untuk kita, karena kalau tidak, berkat itu tidak akan sampai dalam hidup kita. Seringkali kita bisa didapati tidak berada di tempat yang Tuhan tidak mau, sehingga berkat yang sudah disiapkan untuk kita, kita tidak dapat karena kita tidak hidup dalam ketepatan.

Bulan ini dikatakan angka 7, jangan pakai kekuatanmu sendiri, jangan pakai teorimu, jangan pakai kepintaranmu yang jadi nomor 1 dalam hidupmu. Tuhan ingin nyatakan dirinya yang sesungguhnya, jika kita benar bisa melekat dengan Tuhan, apapun yang Tuhan suruh engkau lakukan, tepat, yang tidak adapun akan jadi ada, tidak mungkin jadi mungkin, mujizat terjadi! Ada 7 mujizat akan terjadi dalam kehidupan SETIAP PRIBADI! Jadi di akhir bulan kita bisa lihat, ada 7 mujizat yang sudah terjadi, bahkan bisa lebih dari 7, namun kalau hanya terjadi tidak sampai 7, artinya ada yang hilang. Ini HARUS dan HARUS terjadi! Pintu sudah terbuka, jangan sampai lupa, tulis setiap mujizat yang terjadi, dan 7 itu harus masuk. Ada 7 keajaiban yang akan terjadi, 7 kesembuhan, berkat 7x lipat karena besarnya luar biasa, 7 masalah terselesaikan, dll. Ini waktunya bukan memakai pikiran kita, uang kita, apa yang kita bisa, tapi biarkan Tuhan beracara! Tuhan katakan apa, baru engkau lakukan.

Matius 18:22
22: Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.

Ini bulan dimana kita juga harus melepaskan kepahitan dan mengampuni. Detik ketika engkau bisa mengampuni, engkau pun diampuni oleh Tuhan. Jangan pahit, cabut kepahitan, cabut trauma. Jangan engkau geregetan dengan orang yang sepertinya tidak bisa berubah, tapi lepaskan pengampunan, berkati. Apa maksud yang Tuhan katakan 70 kali 7 kali? Itu Yobel besar! 7x7 selesai, angka ke-50 itu Yobel besar, dan bulan depan Yobel besar, karena itu engkau harus selesaikan bulan Agustus dengan sempurna! Biar kita tidak hanya menjadi penonton! Kita harus selesaikan semuanya, biar kita masuk dalam Yobel besar sebagai seorang pemenang!

Pakai jalurnya Tuhan, tinggal di dalam Tuhan dan Tuhan di dalam kita. 

Lepaskan semua ikatan! Kesombongan, harga diri. Hineni! Kita sering bernyanyi dan berkata hineni, tapi sebenarnya tidak mengerti arti hineni. Banyak yang hanya di mulut, tapi tidak mendidik dirinya untuk menjadi hineni. Hineni itu seperti orang yang tiduran di kubangan demi menjadi jalan orang lain agar orang itu tidak kotor ketika melewati kubangan tersebut. Berarti orang itu menjatuhkan diri, meniadakan gengsi, dan menganggap orang lain lebih berharga dari dirinya, sekalipun orang ini tidak diingat oleh orang yang sudah melewati dirinya itu. Yang penting engkau mau, dan konsekuen dengan apa yang engkau katakan itu, maka Tuhan akan mereka-reka, memproses, dan membuat semuanya selesai dengan sempurna. Yesus tidak pernah salah, tapi Dia dipaku dan ujungnya disalib untuk menebus manusia dari dosa. Kalau engkau mau dan engkau berkata mau jadi pengikut Yesus, kita harus bisa lalui semuanya itu, karena Yesus juga sudah bisa lakukan semuanya. Kalau engkau melakukan apapun dan tidak dianggap, justru itu lebih bagus. Jangan pernah datang ke rumah Tuhan dengan tangan hampa, artinya jangan hanya engkau berkata mau tapi engkau tidak mau bayar harga, itu artinya engkau datang dengan tangan hampa. Jangan sampai apa yang engkau lakukan menjadi sia-sia. Ada sesuatu yang harus kita korbankan, bukan hanya tenaga, tapi juga keuangan. Hati yang Tuhan lihat! Jadi berkat! Ketika engkau menabur, engkau akan langsugn menuai, hujan awal dan huan akhir, jangan takut berkorban!

Mazmur 91:14
14: "Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku.
MENGENAL namaNya, tidak hanya tahu!

Mazmur 91:15-16
15: Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.
16: Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia, dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku."

Harus sungguh-sungguh melekat dengan Tuhan, maka Dia akan bereskan semuanya. Ketika kita melekat, kita ada di dalam Dia, ada perlindungan. Jangan gunakan pikiran!

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- THE GREAT JUBILEE FOR ALL NATIONS -

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 2 Agustus 2015

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
2 AGUSTUS 2015

By: Ps. Pendy Sofian

7 breakthrough miracles and double blessings.

Matius 5:48
48: Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna."

Haruslah kamu sempurna. Harus! Kita harus jadi sempurna, bukan sebaiknya, baiknya, sebisanya, tapi ditegaskan HARUS sempurna! Bukan kesempurnaan secara fisik, tapi kita coba lihat di terjemahan Ampified Bible.

Matthew 5:48 (Amplified Bible)
48: You, therefore, must be perfect [growing into complete maturity of godliness in mind and character, having reached the proper height of virtue and integrity], as your heavenly Father is perfect.

Bukan berarti kita harus memiliki postur fisik yang sempurna, tapi di sini dikatakan bahwa kesempurnaan dalam pola pikir, karaktermu dengan Tuhan. Bagaimana karakter Kristus, pikiran seperti Kristus itu yang harus kita kejar, dan inilah yang dikatakan kesempurnaan. Kesempurnaan karakter Kristus dan pola pikir Kristus.

Sempurna ini dari asal katanya Telios, artinya sempurna, dewasa, keutuhan, komplit, tapi bukan berarti dalam sekejab bisa langsung sempurna, tapi kita itu disempurnakan. Dalam bahasa asli sebenarnya dikatakan kalau hendaklah kita disempurnakan hingga akhirnya kita menjadi seperti Kristus dalam pemikiran, karakter, integritas, dan nilai-nilai lainnya seperti Kristus.

1 Korintus 14:20
20: Saudara-saudara, janganlah sama seperti anak-anak dalam pemikiranmu. Jadilah anak-anak dalam kejahatan, tetapi orang dewasa dalam pemikiranmu!

Kata dewasa di sini, sebenarnya kata aslinya adalah teleios. Kita menjadi dewasa dengan pilihan kita setiap harinya. Dewasa, berpikir seperti orang dewasa. Apa yang membedakan seseorang dewasa atau tidak? Kedewasaan berbicara tentang pola pikir dan karakternya, dan kita bisa lihat seseorang dewasa atau tidak dari hal ini. Ada yang ditegur langsung marqh, ngambek, itu artinya belum dewasa.

Anak kecil yang selalu dipikirkannya yaitu minta ini, minta itu, dll, tapi ketika bertumbuh dewasa, dia mulai menjadikan hidupnya tidak hanya meminta, tapi untuk memberi kepada anaknya, orang lain. Apakah di hidup kita, kita lebih banyak memberi, atau meminta? Ketika engkau berdoa, mengucap syukur, lalu engkau meminta banyak hal, atau engkau berdoa untuk bisa memberi? Kalau selama ini di kehidupanmu lebih banyak minta, ayo perbaiki diri, kita harus lebih banyak memberi.

Yakobus 1:2-4
2: Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan,
3: sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.
4: Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.

Pencobaan di sini bukan masalah dosa, dalam bahasa lainnya itu ketika engkau diuji dalam imanmu. Ada satu unsur yang penting dalam kesetiaan, yaitu ketekunan.

Filipi 3:15
15: Karena itu marilah kita, yang sempurna, berpikir demikian. Dan jikalau lain pikiranmu tentang salah satu hal, hal itu akan dinyatakan Allah juga kepadamu.
Dikatakan kalau marilah kita yang sempurna, BERPIKIR demikian. Berpikir seperti apa?

Filipi 3:13-14
13: Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,
14: dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Melupakan apa yang di belakagnnya, mengarah pada yang di depan. Kalau engkau mau masuk dalam kesempurnaan, engkau harus melihat ke depan, dan harus melupakan apa yang di belakangmu, baik kegagalan ataupun kesuksesan. Jangan biarkan kegagalan apapun menghambatmu untuk maju dan tidak bisa sukses di depan, karena itu bukan sebuah ukuran untuk keberhasilanmu di depan, bukan berarti selamanya engkau akan gagal. Semua orang kaya / konglomerat rata-rata pernah miskin dan mereka melewati kegagalan mereka hingga akhirnya mereka berhasil. Banyak orang tidak pernah naik ke titik tertingginya karena dia tidak pernah lupa dengan keberhasilannya di masa lalu.

Filipi 3:7-8
7: Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus.
8: Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,

Kalau kita melihat kehidupan Paulus mengenai apa yang dahulu dianggap keuntungan adalah keriugian, dia tidak mengatakannya dengan emosi, apa buktinya?

Filipi 3:4-6
4: Sekalipun aku juga ada alasan untuk menaruh percaya pada hal-hal lahiriah. Jika ada orang lain menyangka dapat menaruh percaya pada hal-hal lahiriah, aku lebih lagi: 
5: disunat pada hari kedelapan, dari bangsa Israel, dari suku Benyamin, orang Ibrani asli, tentang pendirian terhadap hukum Taurat aku orang Farisi,
6: tentang kegiatan aku penganiaya jemaat, tentang kebenaran dalam mentaati hukum Taurat aku tidak bercacat.

Jika kita lihat ayat tersebut, dikatakan Paulus adalah orang Yahudi, ia menjadi orang Farisi. Bagi orang Yahudi saat itu, menjadi orang Farisi adalah sebuah kebanggaan, karena untuk bisa menjadi ahli taurat ini sejak dar anak-anak mereka diajarkan mengenai hukum taurat, dan dari banyak anak-anak itu hanya akan ada 1 orang yang dipilih untuk bisa mengikuti Imam dan itu kebanggaanya sangat besar, dihormat sedemikian rupa, karena ini status sosialnya lebih tinggi daripada orang yang punya uang milyaran sekalipun.

Paulus mengikuti hukum taurat dengan ajaib, dia tidak bercacat dalam mengikuti hukum taurat, dan ini yang dia lupakan untuk dia bisa mencapai kesempurnaan. Banyak yang tidak bisa move on dengan kegagalannya, tapi juga lebih banyak lagi yang tidak bisa move on dari keberhasilannya di masa lalu. Selama kita tidak bisa melupakan yang di belakang, kita tidak akan bisa menjadi sempurna. Keberhasilanmu di tahun lalu tidak akan bisa menentukan keberhasilanmu di depan, dan engkau bisa stuck.

Kita sedang dibawa Tuhan naik ke ruangan yang tinggi, dan anak tangga menuju ke ruangan ini sangat banyak, dan kita baru berada di anak tangga ke-4. Dan 4 ini berbicara mengenai kematian daging, dan di anak tangga inilah yang paling sulit, karena banyak ujian, proses di tempat ini. Lalu Tuhan beri angin yang akan menghempaskan belalang-belalang yang memakan berkat yang harusnya kita terima. Tapi kita tidak akan bisa melewati tangga ke-4 ini tanpa angin yang dari Tuhan ini, karena angin ini yang akan menopang kita, membuat kita mampu melewati tangga ke-4 ini. Hanya satu hal yang bisa membuat kita melewati tangga ke-4 ini, yaitu kematian daging, Yesus menyempurnakan pelayananNya selama di dunia dengan kematianNya di kayu salib. Namun tidak akan pernah bisa kita lakukan dengan menggunakan kekuatan kita.

Rajawali memiliki sarangnya di bukit, dan bagaimana caranya menangkap rajawali, yaitu dengan membuatnya terbang rendah hingga menyentuh tanah, karena ketika menyentuh tanah, rajawali ini tidak akan bisa terbang, dan dia akan tidak ada bedanya dengan ayam karena sayapnya yang lebar. Namun apa yang membuat rajawali itu terbang lagi? Satu-satunya Ketika ada angin badai yang datang! Rajawali ini harus mematikan egonya ketika angin badai itu datang, harus mematikan kesombongannya itu agar dia bisa terbang lagi.

Tuhan ingin membawa kita masuk dalam kesempurnaan, dan kita butuh angin yang dari Tuhan itu dan kita mematikan semua kedagingan kita agar kita bisa terbang melewati tangga ke-4 ini.


By: Ps. Robert Lie

Tuhan mau bawa kita dalam kesempurnaan, tapi jangan izinkan pencemaran terjadi dalam hidupmu! Kalau engkau tidak bisa melupakan masa lalumu, ilustrasinya itu engkau seperti ke kuburan, dan engkau pakai lagi apa yang engkau kubur itu. Kalau Tuhan ada di tengah keluargamu, keluargamu akan jadi kokoh. Banyak yang ingin mengalami hal yang dahsyat, tapi tidak bisa menjaga hidupnya, hidupnya kotor, tidak membayar harganya.

Ketika Elia dibawa ke surga, dia tidak bisa naik begitu saja, tapi Tuhan bawa dalam angin badai.

1. Ketika Musa tidak memiliki jalan dan mentok di depan laut, di belakang mereka bangsa Mesir. Saat itu Musa mengangkat tangan dan akhirnya laut itu terbelah karena angin yang dari Tuhan.
2. Ketika ada tulah di bangsa Mesir yaitu belalang, lalu Musa berdoa dan tiba-tiba ada angin yang membersihkan semuanya. Belalang itu berbicara mengenai sesuatu yang menggerogoti berkatmu, keuanganmu, menggerogoti apa yang engkau hasilkan menjadi sia-sia.
3. Ketika Bangsa Israel bosan memakan manna yang sehari habis, ketika Musa berdoa, Tuhan hembuskan angin yang membawa burung untuk bangsa Israel.
4. Rainstorm of blessing, dalam hujan badai berkat pasti ada angin dan hujan di dalamnya.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- THE GREAT JUBILEE FOR ALL NATIONS -

Monday, 27 July 2015

AoC Bandung, 27 Juli 2015

AOC BANDUNG
27 JULI 2015 

By: Ps. Trisna Widjaya

Kita sedang memasuki masa penuaian dan kelimpahan baik secara supranatural, keuangan, karunia, dll. Yobel besar akan terjadi, tapi berapa yang siap untuk menerima Yobel besar? Seberapa banyak yang akan kita terima tergantung dari kapasitas kita. Ketika kita mengerti, bagaimana cara kita memperbesar kapasitas kehidupan kita sehingga ketika Yobel besar itu memberi hal yang besar, kita tidak hancur. Ada orang yang menerima hal yang besar, lalu hancur murtad, dll. Seberapa kapasitas rohmu tergantung dengan kehidupan doamu dengan Tuhan, karena ketika kita datang kepada Tuhan, roh kita bertemu dengan Roh Tuhan, kapasitas roh kita diperbesar.

Ada kuasa di dalam doa, tapi doa seperti apa? Doa yang berkuasa adalah doa yang dihembuskan oleh Roh Kudus, doa dimana Roh Kudus mengalir di dalamnya. Nama Yesus tidak akan berkuasa jika kita menggunakannya dalam daging, tapi kalau kita menggunakannya dalam roh, itu akan sangat berkuasa. Ketika kita membangun kehidupan roh kita dalam doa, kehidupan kita akan diperluas oleh Tuhan.

Matius 6:9-13
9: Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, 
10: datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 
11: Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya 
12: dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; 
13: dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)

Di balik doa Tuhan Yesus ini ada hal besar yang dapat kita ambil. 

Ada 7 kunci mendapatkan keberhasilan di dalam doa:
1. Relationship / hubungan
Kunci dari doa yang berhasil / berkuasa adalah sebuah hubungan. Ketika engkau membangun hubungan dengan Tuhan, engkau sedang membangun koneksi dengan surga, dan tidak ada yang bisa mengalahkan kerajaan Surga. Dalam perjanjian lama, sangat sedikit yang memanggil Tuhan dengan Bapa, tapi Yesus mengajarkan kita untuk memanggil Bapa. Kita diciptakan untuk sebuah hubungan yang sangat dekat dengan Tuhan. Ketika Adam dan Hawa diciptakan, mereka berjalan-jalan dengan Tuhan, dan itu hubungan yang Tuhan hendaki dalam hidup mereka.

Kejadian 28
Ketika Yakub lari dari Esau, dia datang ke Bethel, dan ketika dia bermalam, dia melihat tangga dari bumi ke surga, dan malaikat turun naik dari surga.

1 Raja-Raja 6:8
8: Pintu tingkat bawah ada pada lambung kanan rumah itu, dan orang naik dengan tangga-tangga pilin ke tingkat tengah dan dari tingkat tengah ke tingkat yang ketiga. 

Tangga pilin, dalam terjemahan King James itu sebenarnya artinya tangga yang berbentuk spiral. DNA manusia juga berbentuk spiral, dan tangga spiral seperti itu juga yang dilihat Yakub, artinya dalam DNA kita ada DNA Tuhan Yesus, dan DNA kita sudah dirancang untuk keintiman, betapa berharganya kehidupan kita.

Keluaran 26:18,20,22
18: Haruslah engkau membuat papan-papan untuk Kemah Suci, dua puluh papan pada sebelah selatan.
20: Juga untuk sisi yang kedua dari Kemah Suci, pada sebelah utara, kaubuatlah dua puluh papan
22: Untuk sisi belakang Kemah Suci, pada sebelah barat, haruslah kaubuat enam papan.

Tabernakel terdiri dari 3 bagian, dan ketika kita melewati halaman akan ada ruang kudus, dan pintu ruang kudus ada di depan, dan ada papan-papan untuk Kemah Suci, dan total papannya yaitu 46, dan kromosom manusia pun ada 46.

1 Korintus 3:16
16: Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?

Destiny kita adalah masuk dalam hubungan keintiman dengan Tuhan, kita diciptakan untuk sebuah relationship. Apa yang ada di dalam tabernakel dari halaman, ruang kudus, ruang maha kudus, semua berbicara mengenai Yesus. Warna tirai merah biru ungu putih, itu berbicara mengenai Yesus, merah salvation, ungu Raja segala raja, biru Yesus Anak Allah, putih Yesus Anak Manusia. Tubuh kita adalah tabernakel Allah, kehidupan kita seharusnya menggambarkan siapa Yesus.

Yohanes 17
Tuhan sudah memberikan kemuliaanNya pada gereja, kemuliaan yang sama yang ada padanya sudah diberikan kepada kita.

Matius 6:9
Bapa di surga. Banyak yang tidak bisa masuk dalam hubungan keintiman dengan Tuhan sebagai seorang Bapa karena tidak ada pewahyuan mengenai seorang Bapa. Ketika kita tidak memiliki hubungan yang baik dengan bapak di dunia, itu akan membuatnya sulit mengalami pewahyuan mengenai hubungan dengan Bapa di surga. Semuanya dimulai dari hubungan, doa yang berhasil adalah doa di dalam hubungan. Apa yang membuatmu tidak bisa memiliki hubungan dengan Bapa? Bapa dengan kekudusannya, ketika engkau berdiri di dalam kekudusanNya, engkau tidak akan minta apa-apa, tapi ada sisi juga kasih Bapa. Minta Roh Kudus menyelidiki hatimu, apa yang membuatmu tidak bisa masuk dalam hadirat Bapa ketika engkau memanggil Bapa di surga. Kunci dari pertemuanmu dengan Tuhan yaitu miliki kerinduan, haus dan lapar akan Tuhan. Ketika kita mengandalkan Roh Tuhan, akan terjadi sesuatu yang ajaib! Ketika engkau tidak memiliki kerinduan untuk bertemu Tuhan, engkau tidak akan menemukan Tuhan. Cari Tuhan, maka engkau akan menemukannya.
 
2. Sadari bahwa kita adalah penghuni / warga negara Surga
Filipi 3:20
20: Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat,
Ketika warga negara mengerti hak-haknya sebagai warga negara, engkau akan mendapatkan hak-hak istimewa sebagai seorang warga negara. Ketika engkau mengerti mengenai hal ini, setan tidak akan mudah untuk membelokkan dirimu.

3. Worship / penyembahan
Ketika wanita memecahkan buli-buli minyak, orang menganggapnya pemborosan, padahal apa yang dia lakukan itu berdampak hingga masa depan! Belajar menyembah Tuhan tidak hanya di gereja, tapi dimanapun engkau berada. Tuhan menciptakan malaikat untuk memuji Dia, tapi penyembahan dasarnya adalah relationship, cinta, kerinduan, hubungan. Ketika engkau berada di dalam permasalahan dan engkau masih bisa menyembah Tuhan, seisi surga akan tercengang, malaikat tidak diciptakan untuk itu, mereka hanya memuji Tuhan, tapi penyembahan adalah dari sebuah hubungan. Ketika engkau menyembah Tuhan tanpa keluar dari hatimu yang terdalam / hubungan dengan Tuhan, semuanya akan biasa saja, engkau hanya bernyanyi, bukan menyembah. Ucapan syukur adalah sebuah ucapan karena kita melihat kebaikan Tuhan, pujian adalah ucapan karena kita melihat kebesaran Tuhan. Masuk hadiratNya dengan hati bersyukur, masuk gerbangNya dengan pujian.

4. Taruh pribadi Tuhan pada tempat yang terutama
Kebanyakan doa tidak berhasil karena masih banyak allah-allah lain di hati kita, kita berdoa untuk kesenangan kita, dll. Meskipun kita punya permohonan, tetap taruh Tuhan nomor satu. Ketika Tuhan Yesus mengajar, Dia berkata Bapa di surga, dikuduskanlah namaMu. Dia memuji Tuhan terlebih dahulu, bukannya berdoa berilah makanan kami yang secukupnya di awal.

5. Menaruh kehendak Tuhan yang terutama
datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
Belum tentu apa yang engkau doakan itu adalah kehendak Tuhan yang sempurna. Ketika kita berdoa meminta kehendak Tuhan yang sempurna dan sepertinya engkau belum menemukan itu, tetap mengucap syukur.

6. Ketergantungan penuh pada Tuhan
Berilah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya
Kalau engkau punya kehidupan yang terus bergantung dengan Tuhan, engkau pasti akan mengalami Tuhan. Jangan pernah berkata engkau bisa, tapi ketika engkau memiliki ketergantungan kepada Tuhan, pintu-pintu itu akan terbuka! Ketika engkau bergantung pada Roh Kudus, pintu itu akan terbuka!

7. Mengakui dosa dan mengampuni orang lain
dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;
Kenapa ada kolam pembasuhan di altar? Karena ketika dia mau masuk ke ruang kudus, dia harus mencuci tangan dan kaki, karena masih berjalan dalam dunia, karena itu kita harus terus dibasuh Firman setiap hari, tapi harus diawali dengan mengakui dosa dan mengampuni orang lain.

Doa Bapa kami adalah sebuah gaya hidup! Biar ketika berkat itu datang, itu tidak menghancurkan kita, tapi berkat itu bisa kita jadikan berkat bagi orang lain! Pengurapan itu pun ketika engkau tidak siap, itu bisa membunuhmu! Kita masuk dalam masa kelimpahan, tahun Yobel, tapi kita harus melihat cawan kehidupan kita, apakah cukup atau tidak. Suka tidak suka, mau tidak mau, siap tidak siap, tahun Yobel itu akan datang, kita masuk dan jadi gila atau kita masuk dan kita menikmati? Perbaiki kehidupan doa kita, karena itu akan memperbesar kapasitas roh kita untuk menerima hal yang besar. Kejar Tuhan, miliki kehausan akan hadirat Tuhan, dan alami! Banyak dari kita hanya sekedar tahu Tuhan, tapi tidak sungguh-sungguh mengenal Tuhan. Kejar hadiratNya karena itu yang akan memuaskan kita. Ketika engkau masuk dalam sungaiNya, baumu itu akan hilang, dan setan tidak akan bisa menemukanmu. Perlindungan paling sempurna adalah ketika engkau berada di dalam hadirat Tuhan. Jangan jual Yesusmu!

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- THE GREAT JUBILEE FOR ALL NATIONS -

Sunday, 26 July 2015

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 27 Juli 2015

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
26 JULI 2015

By: Ps. Robert Lie

Banyak orang yang ingin mengalami lawatan Tuhan tapi tidak ada prepare. Selama engkau tidak sombong, Tuhan akan terus membawa engkau naik dan tidak akan turun, olehmu segala bangsa akan mendapatkan berkat. Apapun yang engkau lihat di alam roh, ketika engkau bisa implementasikan di alam nyata, itu akan benar-benar jadi nyata. Bertemu dengan Yesus itu tidak bisa digantikan dengan apapun.

Tema khotbah: Menaklukkan dunia.

Kejadian 12:2-3
2: Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.
3: Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."

Kalau Tuhan mau membuatmu kaya / miskin, itu seperti membalikkan telapak tangan.

Kenapa Tupai bisa melompat? Banyak orang memberi jawab aneh-aneh, tapi Tuhan menciptakan semua binatang baik, dan tupai memang diciptakan dan diberikan kemampuan untuk melompat, karena itu dia bisa melompat. Kenapa rajawali bisa terbang? Karena dia juga memang diciptakan untuk terbang. Contoh lain yaitu tawon, ilmuan Amerika berkata kalau sayap tawon lebih kecil dari badannya, dan juga sayapnya tipis sehingga seharusnya tawon tidak bisa terbang, tapi kenyataannya tawon bisa terbang, karena tawon memang diciptakan untuk terbang sekalipun orang berkata kalau tawon tidak bisa terbang.

Hidup kita tidak ditentukan oleh apa kata orang lain, tapi tentang apa kata Tuhan atas hidup kita, dan destiny kita diciptakan untuk berhasil dan menjadi orang hebat, dan kita diberi kuasa untuk menaklukkan dunia!

Kejadian 1:26-28
26: Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
27: Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.
28: Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."

Di ayat 26 dikatakan seluruh bumi, dan itu cakupannya sangat luas. Di ayat 28 dikatakan penuhi bumi dan taklukkanlah itu. Tuhan memberikan engkau mandat dan kuasa untuk menaklukkan dunia! Engkau dipanggil untuk menjadi penakluk-penakluk dunia!

1. Bagaimana Tuhan menciptakan kita dengan tujuan menguasai dunia
Engkau akan jadi penguasa! Tidak ada salah dengan menjadi hebat, tapi kita percaya itu mandat yang Tuhan beri untuk kita menaklukkan dunia. Yang salah itu ketika engkau berhasil dan engkau meninggalkan Tuhan.

Contoh orang-orang yang menangkap dominion mandate ini:
- Ada seorang penggembala satu dua ekor kambing domba, dia bukan pengusaha besar, tapi hanya penggembala kecil, namun dia tahu kalau dia memiliki mandat untuk menaklukkan dunia, menjadi penguasa. Jangan menunggu kesempatan, tapi ciptakan kesempatan itu. Semuanya ada hukum sebab akibat, apa akibat yang engkau terima, itu karena ada sebab yang engkau lakukan. Ada orang yang melihat kesempatan di setiap kesulitan, ada yang melihat kesulitan dalam setiap kesempatan. Saul berkata siapa yang bisa mengalahkan Goliat akan diberi uang, emas, dll, dan bahkan menjadi menantu raja. Daud melihat kesempatan di kesulitan yang ada. Jangan tunggu kesempatan, ciptakan kesempatan untuk melakukan sesuatu untuk Tuhan. Pada akhirnya Daud menang, yang dari penggembala satu dua ekor kambing domba hingga menjadi seorang penguasa. Kalau engkau melekat dengan Tuhan, Tuhan pasti akan memberkati engkau dengan luar biasa. My God is the God of miracle. Kalau engkau tidak mengalami terobosan Tuhan, berdoa kepada Tuhan mati-matian, perbaiki hidup. Sebelum Tuhan percayakan hal yang besar, akan ada banyak hal yang dilihat Tuhan terlebih dahulu. Kalau engkau sampai tidak menjadi penguasa, engkau harus mengubah hidupmu, perbaiki hidup.

- Ada seseorang yang mengawali "karir"nya dengan menjadi seorang budak, yaitu Yusuf, tapi karena Tuhan menyertai dia dan dia mengerti dominion mandate, dia menjadi seorang penguasa Mesir.

Engkau memiliki potensi untuk menjadi penakluk dan penguasa dunia! Engkau harus menjadi yang terbaik dimanapun engkau berada, karena Tuhan sudah taruh benih yang ajaib itu di dalam hidupmu. Kalau engkau tidak mengalami yang ajaib dari Tuhan, pasti ada yang salah dalam hidupmu, entah engkau pelit, tidak mau menabur, tidak melakukan Firman Tuhan, dll. Tuhan tidak pernah lihat jumlah persembahanmu, Tuhan lihat persentasinya. Tuhan juga tidak meminta dari apa yang engkau tidak punya, tapi dari apa yang engkau punya, misalnya seperti seorang anak yang memberikan 5 roti 2 ikan, itu semua apa yang anak ini miliki.

Banyak orang yang ketika mendapat berkat, langsung membeli ini, itu, sehingga engkau tidak bisa memberi benih di bulan-bukan berikutnya. Engkau harus mengerti yang mana yang benih harus ditabur, engkau juga harus mengerti yang mana roti, karena kalau engkau menabur roti, itu tidak akan menghasilkan apa-apa, sama seperti ketika engkau memakan benih, itu tidak akan menghasilkan apapun. Kalau orang dunia yang tekun saja bisa berhasil, apalagi engkau anak-anak Tuhan!

1. William James Sidis
Umur 11 orang ini sudah masuk universitas, menjadi siswa termuda di Harvard University. Seumur hidupnya dia menguasai 200 bahasa di dunia, dan dalam sehari belajar dia bisa menguasai bahasa sebuah bangsa. Orang yang mengerti destinynya ketika dia fokus dann kerja keras, dia akan menjadi pencetak sejarah.

Seharusnya kalau orang dunia mencari yang terbaik, mereka harusnya menemukannya di gereja, karena kita tidak hanya berjalan dengan otak kita, tapi kita juga berjalan bersama dengan Tuhan. Yusuf memiliki skill manajemen yang terbaik untuk mempersiapkan masa kelaparan. Engkau harus bisa semua hal, karena ada Roh Allah di hidup kita, harusnya kita menjadi yang terbaik!

2. Kim Ung Yong
Ketika berusia 3 tahun, bisa membaca dan menulis dalam 4 bahasa, Inggris, Korea, Jepang, Jerman. Di umur 7 tahun, dia menyelesaikan gelar PhD sebelum 16 tahun.

Engkau harus prepare dari sekarang! Kita sekarang berdoa rainstorm of blessing, tapi apakah kita siap? Seringkali ketika Tuhan memberikan berkat, ketika berkat itu datang, kita yang tidak siap, kita kewalahan, tidak bisa me-manage semuanya itu. Tuhan akan terus bawa kita naik dan tidak akan turun asalkan engkau tidak sombong.

3. Akrit Jaswal
Dia adalah dokter muda di usia 7 tahun dari India, dia berhasil mengoperasi seorang gadis kecil, dan hingga akhirnya dia di umur 11 tahun diterima di universitas.

Kalau engkau mau jadi penakluk dunia, prepare hidupmu. Jangan malas, doa cari Tuhan mati-matian. Kalau engkau mau makan, harus kerja, belajar dari semut yang terus bekerja.


2.  Maksud Allah memberikan kuasa pada manusia
- Menaklukkan musuh Tuhan yaitu iblis, karena setan menguasai harta benda di dunia
- Memulihkan bumi yang dirampas oleh setan
- Menjalankan kekuasaan Allah atas bumi, kehendak Tuhan dan kemuliaan Tuhan dinyatakan di bumi
- Agar manusia mengekspresikan Allah di dalam dirinya

3. Mengapa manusia belum menguasai dunia?
Karena manusia harus memiliki atribut Tuhan sendiri, yaitu kasih, terang, kekudusan, dan kebenaran Tuhan di dalam hidupnya, dan ketika engkau memiliki hal ini, engkau akan tetima mandat itu dan menguasai dunia. Engkau harus memiliki karakter Kristus, dan itu tidak terjadi instan, tapi proses seumur hidup.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- THE GREAT JUBILEE FOR ALL NATIONS -

Tuesday, 21 July 2015

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 19 Juli 2015

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
19 JULI 2015

By: Ps. Teo 

Kesetiaan itu termasuk dalam 9 buah roh.

Galatia 5:22-23
22: Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
23: kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

Kesetiaan tidak akan terjadi bila tidak ada upaya dari seseorang itu, dan ini adalah kunci untuk kita membuka gudang surga. Kalau kita mau menuai, kuncinya adalah kesetiaan, ini adalah syarat mutlak. Berkat tidak hanya materi, tapi juga talenta, karunia, kesehatan, pemulihan, dll. Kesetiaan juga berbicara tentang naik level. Kesetiaan akan membawa kita naik level, tapi fokusnya tidak boleh pada naik level, tapi pada kesetiaannya.

Kesetiaan itu seumpama pelari marathon. Pelari marathon tidak hanya harus memiliki stamina, tapi juga keteguhan hati, karena rasa jenuh dan jarak yang sangat jauh, pesimis, itu bisa membuat pelari ini berhenti berlari. Seperti suami istri, akan ada janji setia, janji pernikahan, dan itu pun dibangun dari dasar pengenalan akan pasangannya satu sama lain, tahu apa kekurangan dan kelebihannya. Setia ini tidak hanya berucap. Kalau kita berjanji setia kepada Tuhan, tahukah kita siapa Tuhan? Kalau engkau tidak tahu siapa Tuhanmu, bagaimana engkau bisa setia? Kalau engkau mau berkata setia kepada Tuhan, engkau artinya sudah tahu Tuhan itu siapa, sudah kenal siapa Tuhan yang engkau sembah itu. Kalau kita lakukan apa yang Tuhan mau, Tuhan itu tidak akan pernah diam, akan ada upah kesetiaan, tapi jangan sampai fokusmu berubah kepada upahnya.

Abraham saat dijanjikan akan memiliki keturunan, dia menerimanya, dia setia, namun di satu titik ketika Sarah menyuruhnya mengambil Hagar. Walau Abraham saat itu "menyimpang", tapi Tuhan tetap setia hingga akhirnya Abraham mendapatkan Ishak.

Yosua mendampingi Musa hingga ke tanah perjanjian, tapi Musa tidak masuk, dan akhirnya Yosua yang melanjutkannya, karena dia juga sudah teruji kesetiaannya selama mengikuti Musa. Kesetiaan itu tanpa pamrih, kita tidak bisa berkata setia kepada Tuhan tapi kita mengingini sesuatu.

Ulangan 28:1,13,14
1: "Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.
13: TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia,
14: dan apabila engkau tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya."

Ini janji Tuhan untuk orang yang setia. Ini sudah syarat mutlak. Setialah dalam pelayananmu, pelayanan apapun yang engkau pegang, jalani, lakukan dengan kesetiaan. 

2 Tawarikh 16:9a
9: Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia.
2 Tawarikh 16:9a (BIS)
9: TUHAN mengawasi seluruh bumi untuk memberikan kekuatan-Nya bagi orang-orang yang setia kepada-Nya.

Tuhan akan memberikan kekuatan jikalau engkau memang benar-benar ingin setia.

Yang Tuhan cari bukan orang yang pintar, tapi kepintaranmu tidak akan menentukan apakah engkau setia atau tidak. Yang Tuhan cari orang yang setia. Kesetiaan harus ditunjukkan dari hal kecil. Seringkali kita ingin pelayanan yang ingin dilihat orang lain, jarang yang ingin pelayanan yang tidak dilihat orang lain. Pelayanan apapun yang kita lakukan, lakukanlah dengan setia.

Ciri-ciri orang setia:
1. Tidak menyimpang ke kanan ke kiri, konsisten.
Ulangan 5:32-33
32: Maka lakukanlah semuanya itu dengan setia, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu. Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri.
33: Segenap jalan, yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, haruslah kamu jalani, supaya kamu hidup, dan baik keadaanmu serta lanjut umurmu di negeri yang akan kamu duduki."

Ulangan 28:13-14
13: TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia,
14: dan apabila engkau tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya."

Ketika Musa naik ke gunung, bangsa Israel justru membuat lembu emas, dan ini salah satu yang disebut menyimpang. Mudah untuk kita memuaskan diri kita sendiri, mudah untuk kita menyimpang dari Tuhan. Seringkali kita menjual kesetiaan kita dengan sesuatu yang memuaskan diri kita sendiri. Tanggungjawab apapun yang Tuhan, bos, orangtua, gembala beri di hidup kita, lakukan dengan setia.


2. Persistence (bertahan sampai akhir)
Wahyu 2:10
10: “Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! Sesungguhnya Iblis akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam penjara supaya kamu dicobai dan kamu akan beroleh kesusahan selama sepuluh hari. Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.”

Iblis dengar ketika engkau berkata setia kepada Tuhan, dan iblis sudah siapkan semuanya yang berhubungan dengan kelemahan orang tersebut agar orang itu tidak setia. Dalam pernikahan, ada janji setia sampai mati. Mahkota kehidupan itu akan datang ketika engkau berhasil finish strong, sampai garis akhir, selalu beri yang terbaik, produktif.

Matius 25:24-30
24: Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam.
25: Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!
26: Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?
27: Karena itu sudahlah seharusnya uangku itu kauberikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku aku menerimanya serta dengan bunganya.
28: Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu.
29: Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.
30: Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."

Hamba yang menerima 1 talenta ini memang setia dan konsisten menjaga talenta tersebut, tapi ujungnya dia dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap. Dia konsisten, dia bertahan sampai akhir, tapi dia tidak produktif, tidak ada inisiatif, dan tidak aktif.

Apapun tanggungjawab yang engkau pegang, lakukan dengan konsisten, persistence, tapi juga harus inisiatif, aktif, dan produktif, maka janji Tuhan itu akan jadi. Ambil langkah dan keputusan untuk setia.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- THE GREAT JUBILEE FOR ALL NATIONS -

Tuesday, 14 July 2015

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 12 Juli 2015

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
12 JULI 2015

By: Ps. Robert Lie

Semua tergantung hatimu dengan Tuhan, jangan sampai yang terdahulu jadi yang terkemudian.
Apa itu kesetiaan? Apa kata Tuhan tentang kesetiaan? Apa upah kesetiaan? Apa ciri orang yang termasuk golongan orang setia?

A. Arti kesetiaan
Setia itu ada beberapa pengertiannya:

1. Berpegang teguh pada janji.
Namun banyak orang yang terlalu mudah obral janji, entah dengan Tuhan, sesama, atau siapapun, apalagi yag kepada Tuhan, seringkali orang berani berjanji, dan ketika sudah digenapi Tuhan, dia lalai dengan janjinya. Banyak yang berjanji ketika kepepet, dan ketika sudah terjadi, orang itu melanggar perjanjiannya sebelah pihak.

2. Patuh
Ketika Tuhan suruh apapun, engkau mengaminkan dan melakukannya, itulah juga kesetiaan.

3. Keteguhan hati dan ketaatan
Orang yang taat, orang itu lakukan tanpa sungut-sungut dan mengeluh sedetikpun. Jangan sampai ketika Tuhan tegur baru kita mulai setia dengan Tuhan.

Dalam perjanjian lama, kesetiaan itu emuna, artinya kokoh, tidak tergoyahkan.
Dalam perjanjian baru, kesetiaan itu pistos, artinya layak dan dapat dipercaya (contoh di Matius 25)

Ketika Tuhan melihat engkau masuk dalam golongan setia, maka Tuhan akan percayakan sesuatu yang lebih besar dari yang Tuhan beri hari ini. Kalau engkau orang yang setia, pasti Tuhan percayakan sesuatu yang lebih besar. Ukuran Tuhan bukan berapa lama, tapi ukuran Tuhan itu dilihat dari mata Tuhan sendiri, tidak bisa dengan pandangan kita sendiri. 


B. Apa kata Tuhan tentang kesetiaan
Mazmur 18:25-26
25: Terhadap orang yang setia Engkau berlaku setia, terhadap orang yang tidak bercela Engkau berlaku tidak bercela,
26: terhadap orang yang suci Engkau berlaku suci, tetapi terhadap orang yang bengkok Engkau berlaku belat-belit.

Semua tergantung padamu, tergantung responmu. Kalau engkau merespon baik, Tuhan akani merespon dengan jauh lebih baik. Untuk janji tuhan, dibutuhkan kesetiaan yang cukup di hadapan Tuhan, karena itu sungguh-sungguh cari Tuhan!

Yesaya 49:14-16
14: Sion berkata: "TUHAN telah meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku."
15: Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.
16: Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku.

Dalam budaya orang Yahudi, di tangan ibunya ditulis nama anaknya. Ketika ukuran kesetiaanmu itu cukup di hadapan Tuhan, engkau akan terima janji-janji Tuhan itu. Tuhan mau membuat kita kaya itu sangat mudah, tapi apakah kita bisa dipercaya dengan kekayaan itu? Apakah engkau termasuk golongan yang pistos?


C. Upah Kesetiaan
Ulangan 28:1-14
1: "Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.
2: Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu:
3: Diberkatilah engkau di kota dan diberkatilah engkau di ladang.
4: Diberkatilah buah kandunganmu, hasil bumimu dan hasil ternakmu, yakni anak lembu sapimu dan kandungan kambing dombamu.
5: Diberkatilah bakulmu dan tempat adonanmu.
6: Diberkatilah engkau pada waktu masuk dan diberkatilah engkau pada waktu keluar.
7: TUHAN akan membiarkan musuhmu yang maju berperang melawan engkau, terpukul kalah olehmu. Bersatu jalan mereka akan menyerangi engkau, tetapi bertujuh jalan mereka akan lari dari depanmu.
8: TUHAN akan memerintahkan berkat ke atasmu di dalam lumbungmu dan di dalam segala usahamu; Ia akan memberkati engkau di negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.
9: TUHAN akan menetapkan engkau sebagai umat-Nya yang kudus, seperti yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepadamu, jika engkau berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, dan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya.
10: Maka segala bangsa di bumi akan melihat, bahwa nama TUHAN telah disebut atasmu, dan mereka akan takut kepadamu.
11: Juga TUHAN akan melimpahi engkau dengan kebaikan dalam buah kandunganmu, dalam hasil ternakmu dan dalam hasil bumimu--di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu untuk memberikannya kepadamu.
12: TUHAN akan membuka bagimu perbendaharaan-Nya yang melimpah, yakni langit, untuk memberi hujan bagi tanahmu pada masanya dan memberkati segala pekerjaanmu, sehingga engkau memberi pinjaman kepada banyak bangsa, tetapi engkau sendiri tidak meminta pinjaman.
13: TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia,
14: dan apabila engkau tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya."

Kalau engkau mau setia, ada upah dari kesetiaanmu itu. Kesetiaan itu seperti deposito, upah kesetiaan akan tergantung dengan seberapa engkau setia, hingga kesetiaan itu cukup, Tuhan akan berikan upah kesetiaanmu. Kenapa banyak yang tidak mengalami? Ketika engkau setia dengan Tuhan dan sudah selangkah lagi dapat upahnya, tapi ketika dia gagal, artinya dia harus mengulang lagi, karena tidak lulus.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- THE GREAT JUBILEE FOR ALL NATIONS -

Tuesday, 7 July 2015

AoC Bandung, 6 Juli 2015

AOC BANDUNG
6 JULI 2015

By: Ev. Daniel Krestianto

Hari ini ada suatu anugrah besar, karena Tuhan mau buat perjanjian baru untuk kita. Ketika perjanjian darah itu diadakan, setelah itu Yudas menjual Tuhan. Tuhan katakan, hari ini Tuhan mau mengadakan perjanjian yang baru bagi kita semua, perjanjian dimana apa yang Tuhan sudah tulis, yang sudah tertulis dalam Firman Tuhan itu akan digenapi. Bagi setiap orang yang ada di jalan yang benar, di jalur yang Tuhan suka, maka mereka akan masuk dalam Yobel besar, tapi bagi mereka yang tidak ada di jalur yang benar, kebinasaan akan menjadi miliknya. Kalau engkau diingatkan dosa-dosa, kepahitan, iri hati, kemarahan, bertobat, karena masih ada waktu, dan perjanjian darah ini membuat kita bisa mencapai destiny yang benar, yang sakit disembuhkan, yang lemah akan jadi kuat, yang miskin diperkaya. Tuhan tidak akan pernah membuat anak-anakNya kecewa ataupun terlantar, Tuhan ingin buktikan siapa Tuhan sebenarnya, Yesus Kristus itu! Siapkan hati kita masing-masing. Kalau tujuan kita ingin kaya, ingin menunjukkan kalau kita berhasil, bertobat! Hari ini biar kita mengarahkan tujuan kita yaitu lawatan harus terjadi, destiny harus tercapai, matikan keinginan daging, matikan keinginan ingin menjadi kaya, jangan sampai engkau meminum darah Yesus dan engkau menjual Yudas. Yudas setelah meminum perjamuan, dia langsung menjual Tuhannya, namun setelah dia melihat Yesus disiksa, dia mau bertobat, namun kesempatan itu sudah tidak ada lagi.

Pengumuman:
Hari Kamis (9 Juli 2015) ada kebaktian bersama 6 Hamba Tuhan jam 17.30.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- THE GREAT JUBILEE FOR ALL NATIONS -