Senin, 15 September 2014

AoC Bandung, 15 September 2014

AOC BANDUNG
15 SEPTEMBER 2014

By: Ev. Daniel Krestianto


Seringkali kita tidak mengucap syukur, dan tidak sadar kalau sebenarnya semua karena anugrah Tuhan, dan kadang malah kita "mengalahkan Tuhan", sehingga rencanaNya tidak bisa jadi dalam hidup kita. Tuhan itu Tuhan EL Shaddai, Dia mau agar setiap kita mengenalNya, mengenal setiap pribadi kita masing-masing.

Betsyeba adalah orang yang commit dan submit kepada raja, sehingga anaknya yang seharusnya bukan pewaris tahta, tapi karena seorang ibu ini, yang taat dengan sungguh, anaknya menjadi pewaris tahta. Peran seorang ibu itu bukan seorang yang main-main. Seorang penasihat yang benar, dan seorang penolong yang benar, bukan seorang perongrong.

Dalam satu buah delima itu isinya selalu dan pasti 365, itu bukan sesuatu yang dibuat-buat! Ini tanda penyertaan Tuhan dan El Shaddai, sudah hadir dan ada dalam hidup kita! Buah delima ini warnanya merah, dan ini tanda cinta, passion yang tidak pernah padam! Daud itu cintanya seperti itu, bukan hanya sekedarnya, bukan cinta Tuhan karena membutuhkan, karena ingin ditolong, tapi cintanya itu memang murni, tulus, memang jatuh cinta dengan Tuhan! Cintanya ini mendarah daging, sehingga tidak ada yang bisa melebihi cintanya kepada Tuhan Yesus. Seringkali kita mengikut Yesus, berkata kalau cinta Yesus, tapi sebenarnya karena membutuhkan pertolongan. Saat tidak ada pertolongan, apakah engkau bisa berkata i love You, Lord, atau engkau mencari pertolongan dari orang lain? Kalau engkau mencari pertolongan dari orang lain, artinya engkau tidak cinta Yesus, tapi cinta karena ingin sesuatu.

Cobalah mengerti siapa dirimu, darimana kita diambil! Tanpa Tuhan sayang kita, ambil kita, kita bukan apa-apanya. Seringkali kita ingin kehendak kita yang jadi, inginnya Tuhan yang harus mengerti kita, bukannya kita yang mengerti Tuhan. Sadar kalau kita sudah dibeli lunas dengan darahNya. Sekarang tujuannya kita adalah surga, dan bukankah kalau tujuanmu surga, kita harus terus berlomba untuk terus sejalan dengan Tuhan? Matikan dagingmu, dan saat ini berkata kehendak Tuhan yang jadi dalam hidupmu!

Dulu Daud tidak dianggap siapa-siapa, bahkan ketika yang lain latihan perang dia tidak diajak, ketika perang juga tidak diajak, dan tugasnya Daud tidak ada yang orang lain mau, yaitu menggembalakan hanya dua atau tiga ekor kambing domba, dan ini jauh dari rumah, dan berminggu-minggu di padang dan gurun, tidak ada siapa-siapa selain dirinya dan dombanya itu.

Daud itu pribadi yang menghadapi yang tidak enak saat itu. Dia sangat bisa untuk sakit hati, iri hati, dan bertanya "Kenapa aku diciptakan seperti ini?" Ketika Samuel datang mau mengurapi anak Isai, dia bahkan tidak memberi tahu sama sekali mengenai anaknya yang paling kecil ini sebelum ditanya oleh Samuel. Daud tidak sakit hati saat itu, justru dia mengambil kesempatan ini untuk hidupnya, seperti latihan perang di padang dan hutan, berlatih dengan beruang, singa, dll. Kalau dia anak yang manja, dia akan lari, tapi dia bertanggungjawab dengan apa yang dipercayakan dalam hidupnya sekalipun hanya dua atau tiga ekor, bahkan dia mempertaruhkan nyawanya untuk mempertahankan hal ini.

Berapa hal yang sudah Tuhan berikan dan sodorkan dalam hidupmu untuk engkau belajar bertanggungjawab dengan hal tersebut? Tapi seringkali kita tidak mengurusi hal itu, karena hal itu sangat kecil, dan melihat hal di orang lain yang lebih besar, padahal Firman katakan untuk kita setia pada hal kecil. Jangan pernah bermimpi menjadi besar kalau engkau tidak pernah setia dalam hal yang kecil!

Kenapa Daud sampai dipilih oleh Tuhan, sehingga Tuhan mau turun dari keturunannya? Tuhan tidak salah pilih orang, karena dia orang yang bertanggungjawab! Dia orang yang tidak pernah dianggap, tapi Tuhan lihat dan Tuhan jadikan dia besar, mengurusi satu negara. Mungkin engkau melihat keadaanmu saat ini, engkau berpikir engkau bisa apa, dll. Setia, dan buat maksimal sampai mata Tuhan melihat, dan hatiNya tertuju padamu! Bukan kuantitas, tapi kualitas!

Jangan pernah berkata tidak mungkin! Boleh orang lain tidak anggap engkau, tapi pecayalah mata Tuhan tetap mengarah padamu! Daud memiliki keintiman yang berbeda dengan orang lain. Orang lain boleh tidak sayang pada dirinya, tapi dia tetap berkata Tuhan adalah Gembalanya. Engkau tidak perlu harus disanjung oleh manusia, tapi yang penting ketika Tuhan lihat engkau dan Tuhan berkata kalau engkau adalah orang yang dikasihi dan dikenanNya. Tuhan tahu siapa kita, Dia tahu dengan pasti. Kejar bukan apa yang dilihat manusia, tapi kejar hatinya Tuhan! Miliki iman kalau Tuhan itu memang sangat luar biasa, karena itu cukup.

Yohanes 4:5-10
5: Maka sampailah Ia ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya, Yusuf.
6: Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih oleh perjalanan, karena itu Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua belas.
7: Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air. Kata Yesus kepadanya: "Berilah Aku minum."
8:
Sebab murid-murid-Nya telah pergi ke kota membeli makanan.
9: Maka kata perempuan Samaria itu kepada-Nya: "Masakan Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang Samaria?" (Sebab orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria.)
10: Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup."


Ini adalah sesuatu hal yang dahsyat! Sesuatu yang akan diberikan kepadamu, sebelum itu diberikan, akan ada satu kesempatan untuk engkau melepaskan sesuatu terlebih dahulu, karena Firman itu berkata berilah maka akan diberi. Ketika sesuatu yang engkau minta itu sudah waktunya akan turun, akan digenapi, sebelumnya pasti Roh Kudus akan berbicara sesuatu untuk engkau lakukan ini, dan itu dalam satu kategori, melepaskan sesuatu. Kuncinya kalau pintu tertutup, harus ada kunci untuk membukanya. Seringkali kita hanya berkata di depan pintu, mau apa yang di belakang pintu itu, hanya berbicara saja, itu tidak bisa. Ada saat ketika Roh Kudus berbicara, dan Dia memberi kuncinya untuk kita membuka, dan itu juga Jehovah Jireh, engkau harus melepaskan sesuatu untuk bisa memiliki kunci dan membuka pintu tersebut. Ketika pintu terbuka, sesuatu yang kita inginkan itu yang akan diberikan, tapi engkau harus tahu, si Pemegang Kunci itu adalah Tuhan, dan kita harus waspada dan berjaga-jaga, karena Tuhan akan beri kunci itu.

Banyak orang yang ketika kunci itu datang dalam hidupnya, orang itu hanya mengantongi kuncinya, tapi tidak melakukan untuk membuka pintu, sehingga pintu itu tidak akan pernah bisa dibuka. Karena itu setiap berkat yang engkau miliki, tanya Tuhan, itu punya siapa, itu untuk siapa, karena bisa saja itu kunci, dan ketika engkau pakai kunci itu, berkali-kali lipat harga dari yang engkau bayar untuk kunci itu akan dikembalikan Tuhan berkali-kali lipat, dan itulah Jehovah Jireh!

Ketika engkau mendapat berkat, engkau kantongi saja, dan engkau tidak tahu kalau itu kunci yang Tuhan berikan, ya berkat Tuhan yang melimpah itu tidak akan engkau dapat! Ketika waktu berkat melimpah, itu namanya El Shaddai, tidak kekurangan, tidak sampai habis, karena berkatNya melimpah ruah. Ketika Yesus ingin minum, Dia duduk di sumur, sebenarnya kan mudah, Dia bisa menimba sendiri untuk mengambil air untuk Dia minum, tapi Dia tidak seperti itu. Lalu ketika itu malah Yesus meminta air pada wanita itu, apalagi dia wanita yang tidak benar, tapi Tuhan ingin membuat suatu hukum / pelajaran terjadi saat itu, dan juga membuat hukum tidak berlaku lagi, karena Tuhan berada di atas hukum, lalu juga mulai pengajaran dan pengenalan akan Tuhan diberikan saat itu, melampaui batas manusia, yang seharusnya bukan Yahudi tidak boleh, tapi Dia melampaui hukum ini. Yesus saat itu "menyebrang", membuat sesuatu menjadi lebih besar, yaitu kepada bangsa-bangsa lain.

Ayat 11-14
11: Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam; dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu?
12: Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub, yang memberikan sumur ini kepada kami dan yang telah minum sendiri dari dalamnya, ia serta anak-anaknya dan ternaknya?"
13: Jawab Yesus kepadanya: "Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi,
14: tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal."

Setiap seseorang yang membersihkan hidupnya, menjadi saluran yang bersih, maka Tuhan tidak akan menunda-nunda, Dia akan memberikan Air Kehidupan itu masuk dalam hidupnya. Dari seseorang yang bersih, ketika dia mendapat sesuatu dari Tuhan, itu juga akan keluar bersih dan memberkati orang lain, dari konsumen menjadi produsen. Seperti di ayat 14, air itu aka memancar ke luar. Tapi masalahnya apakah hidupmu, saluranmu ini bersih atau kotor? Kalaupun airnya bersih, tapi salurannya kotor, air itu akan jadi kotor. Cek dirimu, apakah masih ada iri hati, kepahitan dalam dirimu? Daud punya hak untuk sakit hati, iri, komplain, tapi dia tidak lakukan itu, artinya dia bersihkan hidupnya. Bersihkan hidupmu dengan sungguh! Seseorang yang memelihara domba itu selalu memperhatikan dombanya. Kalau ada domba yang menjadi "troublemaker", gembala ini akan ambil domba ini dan membunuh domba itu, ditembak mati. Waktu kita kurang dari 5 tahun lagi, kalau engkau masih tidak mau berubah, akan ada yang dibawa pulang Tuhan dalam waktu dekat.

Bersihkan hidupmu dari iri hati, dengki, minder, kesombongan, kepahitan, tidak bisa mengampuni, keras hati, bersihkan! Karena Tuhan mau pakai hidupmu menjadi saluran dari mata air surgawi! Ini waktunya, bukan kita yang memlilih Tuhan, tapi Tuhan yang memilih kita. Umur berapapun kita, Tuhan mau pakai kita! Siapapun yang mendengar Firman ini, apapun keadaanmu, Tuhan akan berikan air surgawi ini dalam hidupmu, dan air itu akan berbual-bual, dan orang di sekitarmu akan diberkati. Engkau akan dipakai secara luar biasa! Buang kata-kata tidak mungkin dipakai Tuhan secara dahsyat, dll. Sangat mudah untuk Tuhan mengangkat engkau dan memakai engkau secara dahsyat. Yang lalu biarlah berlalu, jangan ingat masa lalu! Tuhan ingin kita menjadi saluran yang bersih. Jangan pernah katakan, apa bisa? Buang kata-kata itu! Iman!

Kenapa dia siang hari mengambil air? Karena tidak ada orang yang mengambil air di siang hari, karena orang datang pagi atau sore. Wanita itu bukan orang benar, dia pelacur, sehingga dia datang di siang hari, agar tidak menjadi cemoohan kalau orang melihat dia di pagi atau sore hari di sumur tersebut, tapi Yesus ada di sana, di siang hari. Bereskan hidupmu, karena di dalam Yesus ada harapan, sebesar apapun dosamu, ketika engkau bertobat, Tuhan akan pakai hidupmu, engkau bisa jadi sumur kehidupan, apa yang engkau lakukan itu memberkati orang, karena ada Roh Kudus yang hidup dalam hidupmu. Bersihkan "saluran air"mu!

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

Minggu, 14 September 2014

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 14 September 2014 (Ps. Trisna - AoC Bandung)

IFGF PALEMBANG
14 SEPTEMBER 2014

By: Ps. Trisna (AoC Bandung)

Bilangan 24:9
9: Ia meniarap dan merebahkan diri sebagai singa jantan, dan sebagai singa betina; siapakah yang berani membangunkannya? Diberkatilah orang yang memberkati engkau, dan terkutuklah orang yang mengutuk engkau!"


KedatanganNya yang kedua kali akan ditandakan mengenai Pohon Zaitun, dan itu maksudnya adalah Israel atau Yerusalem. Tanda-tanda yang akan menandakan kedatangan Tuhan, bisa kita lihat dari Israel.

Firman Tuhan ini mengenai perjanjian Tuhan dengan Abraham, dan ini juga berbicara mengenai Israel, karena Abraham adalah keturunan di atas Israel (Yakub). Kenapa Tuhan sangat memperhatikan mengenai Israel? Ketika engkau memiliki kerinduan untuk datang dan memberkati Israel, engkau pasti akan menerima kembali berkat dari Tuhan.

Zakharia 8:20-23
20: Beginilah firman TUHAN semesta alam: "Masih akan datang lagi bangsa-bangsa dan penduduk banyak kota.
21: Dan penduduk kota yang satu akan pergi kepada penduduk kota yang lain, mengatakan: Marilah kita pergi untuk melunakkan hati TUHAN dan mencari TUHAN semesta alam! Kami pun akan pergi!
22: Jadi banyak bangsa dan suku-suku bangsa yang kuat akan datang mencari TUHAN semesta alam di Yerusalem dan melunakkan hati TUHAN."
23: Beginilah firman TUHAN semesta alam: "Pada waktu itu sepuluh orang dari berbagai-bagai bangsa dan bahasa akan memegang kuat-kuat punca jubah seorang Yahudi dengan berkata: Kami mau pergi menyertai kamu, sebab telah kami dengar, bahwa Allah menyertai kamu!"


Ada berkat ketika engkau ke Israel!

Yehezkiel 47:1
1: Kemudian ia membawa aku kembali ke pintu Bait Suci, dan sungguh, ada air keluar dari bawah ambang pintu Bait Suci itu dan mengalir menuju ke timur; sebab Bait Suci juga menghadap ke timur; dan air itu mengalir dari bawah bagian samping kanan dari Bait Suci itu, sebelah selatan mezbah.


Bait Suci didirikan di Yerusalem. Sungai itu berbicara mengenai urapan dan hadirat Tuhan mengalir dari Yerusalem, dan ketika engkau ke Israel, engkau bisa ambil ini dan membawanya ke bangsa-bangsa.

Kejadian 2:13
13: Nama sungai yang kedua ialah Gihon, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Kush.


Gihon ini diletakkan di Taman Eden, dan Israel ini merupakan taman eden Tuhan di bumi.

Yehezkiel 28:13
13: Engkau di taman Eden, yaitu taman Allah penuh segala batu permata yang berharga: yaspis merah, krisolit dan yaspis hijau, permata pirus, krisopras dan nefrit, lazurit, batu darah dan malakit. Tempat tatahannya diperbuat dari emas dan disediakan pada hari penciptaanmu.


Di Gunung Moria tempat Abraham akan menyerahkan Ishak, di situ juga kemudian Tuhan menetapkan kota Yerusalem, membangun kota Yerusalem di atasnya.

Ketika Yakub di Bethel, dia melihat malaikat Tuhan yang turun naik ke surga, itu sebenarnya adalah portal surga. Dasarnya apa?

Efesus 1:3
3: Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.


Ada tempat dimana berkat-berkat Tuhan disediakan.

Mazmur 24:7
7: Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!

Daud melihat ada pintu surgawi yang bisa dibuka, pintu yang berabad-abad, dan ini bisa dibuka kapanpun Tuhan mau.

Di depan Danau Galilea ada tempat yang bercahaya biru, dan itu juga portal surgawi. Ada tempat-tempat dimana terdapat portal surgawi, tapi engkau tetap harus bayar harga ke tempat itu untuk mengambil yang dari Tuhan.

Apa yang engkau butuhkan itu sebenarnya Tuhan sudah sediakan, tapi seringkali kita yang tidak bisa melihat berkat tersebut kalau sudah disediakan. Kenapa? Karena mata kita tertutup, mata kita terlalu melihat hal yang terlalu jauh ke depan, terlalu besar, sehingga hal ini engkau bisa sampai tidak dapat melihatnya. Banyak yang berpikir terlalu jauh, terlalu rumit, padahal sebenarnya semua itu sangat simple, semua sudah Tuhan sediakan, tinggal engkau minta Tuhan bukakan matamu agar bisa melihatnya.

Salah satu ciri portal, itu akan banyak menarik orang untuk datang dan menyembah.

Zakharia 14:16-19
16:  Maka semua orang yang tinggal dari segala bangsa yang telah menyerang Yerusalem, akan datang tahun demi tahun untuk sujud menyembah kepada Raja, TUHAN semesta alam, dan untuk merayakan hari raya Pondok Daun.
17: Tetapi bila mereka dari kaum-kaum di bumi tidak datang ke Yerusalem untuk sujud menyembah kepada Raja, TUHAN semesta alam, maka kepada mereka tidak akan turun hujan.
18: Dan jika kaum Mesir tidak datang dan tidak masuk menghadap, maka kepada mereka akan turun tulah yang ditimpakan TUHAN kepada bangsa-bangsa yang tidak datang untuk merayakan hari raya Pondok Daun.
19: Itulah hukuman dosa Mesir dan hukuman dosa segala bangsa yang tidak datang untuk merayakan hari raya Pondok Daun.


Dari ayat tersebut dikatakan kalau orang-orang dari bangsa-bangsa yang datang dan merayakan Pondok Daun, akan Tuhan curahkan hujan, berkat yang besar, dll, dan kalau ada yang mengabaikan hariNya Tuhan, akan menerima kutuk. Ada berkat dan kutuk di hariNya Tuhan, dan hari-hari Tuhan bisa kita lihat dari hari raya orang Yahudi. Kenapa Yahudi / Israel? Karena mereka adalah akarnya, dan kita hanya dicangkokkan ke pohon tersebut.

Wahyu 1:10
10: Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh dan aku mendengar dari belakangku suatu suara yang nyaring, seperti bunyi sangkakala,

Yohanes di Pulau Patmos mengalami pewahyuan mengenai masa depan dan hal-hal yang supranatural, dan ini terjadi ketika hari Tuhan! Ketika dia merayakana hari Tuhan, dia melihat penglihatan, mendapat pewahyuan. Ada berkat yang besar ketika kita menghormati Israel!

Efesus 2:14-15
14: Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,
15: sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,


Orang yang bukan Yahudi pun harus menghormati Israel, karena itu akar dari bangsa-bangsa.

Maleakhi 4:5-6
5: Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu.
6: Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.


Yerusalem atau Israel adalah bapak secara rohani, dan kita ini sebenarnya anak-anak rohani dari Israel itu. Artinya anak akan kembali ke bapak, dan orang yang menjauhi Israel akan kembali dan berbalik menghormati Israel. Ada berkat yang besar kalau engkau mengerti mengenai hal ini! Gereja Tuhan sekarang ini digambarkan dengan Elisa, dan kalau engkau menghormati Israel, akan ada berkat double porsi dari Elia, yaitu Israel!

Roma 11:11-12
11: Maka aku bertanya: Adakah mereka tersandung dan harus jatuh? Sekali-kali tidak! Tetapi oleh pelanggaran mereka, keselamatan telah sampai kepada bangsa-bangsa lain, supaya membuat mereka cemburu.
12: Sebab jika pelanggaran mereka berarti kekayaan bagi dunia, dan kekurangan mereka kekayaan bagi bangsa-bangsa lain, terlebih-lebih lagi kesempurnaan mereka.


Ketika kita menghormati mereka-berkat-berkat Tuhan itu juga akan kembali lagi kepada hidup kita.

Mazmur 122:6-7
6: Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem: "Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa.
7: Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembokmu, dan sentosa di dalam purimu!"

Psalms 122:6 (NASB)
6: Pray for the peace of Jerusalem: "May they prosper who love you.


Kalau engkau mengasihi dan mencintai Yerusalem, engkau akan menerima dan mengalami prosperity ini! Ini adalah Firman, dan Firman adalah perjanjian.

Yesaya 60:14-22
14: Anak-anak orang-orang yang menindas engkau akan datang kepadamu dan tunduk, dan semua orang yang menista engkau akan sujud menyembah telapak kakimu; mereka akan menyebutkan engkau "kota TUHAN", "Sion, milik Yang Mahakudus, Allah Israel."
15: Sebagai ganti keadaanmu dahulu, ketika engkau ditinggalkan, dibenci dan tidak disinggahi seorang pun, sekarang Aku akan membuat engkau menjadi kebanggaan abadi, menjadi kegirangan turun-temurun.
16: Engkau akan mengisap susu bangsa-bangsa dan akan meminum susu kerajaan-kerajaan maka engkau akan mengetahui, bahwa Akulah, TUHAN, Juruselamatmu, dan Penebusmu, Yang Mahakuasa, Allah Yakub.
17: Sebagai ganti tembaga Aku akan membawa emas, dan sebagai ganti besi Aku akan membawa perak, sebagai ganti kayu, tembaga, dan sebagai ganti batu, besi; Aku akan memberikan damai sejahtera dan keadilan yang akan melindungi dan mengatur hidupmu.
18: Tidak akan ada lagi kabar tentang perbuatan kekerasan di negerimu, tentang kebinasaan atau keruntuhan di daerahmu; engkau akan menyebutkan tembokmu "Selamat" dan pintu-pintu gerbangmu "Pujian".
19: Bagimu matahari tidak lagi menjadi penerang pada siang hari dan cahaya bulan tidak lagi memberi terang pada malam hari, tetapi TUHAN akan menjadi penerang abadi bagimu dan Allahmu akan menjadi keagunganmu.
20: Bagimu akan ada matahari yang tidak pernah terbenam dan bulan yang tidak surut, sebab TUHAN akan menjadi penerang abadi bagimu, dan hari-hari perkabunganmu akan berakhir.
21: Pendudukmu semuanya orang-orang benar, mereka memiliki negeri untuk selama-lamanya; mereka sebagai cangkokan yang Kutanam sendiri untuk memperlihatkan keagungan-Ku.
22: Yang paling kecil akan menjadi kaum yang besar, dan yang paling lemah akan menjadi bangsa yang kuat; Aku, TUHAN, akan melaksanakannya dengan segera pada waktunya.


Ada berkat bangsa-bangsa yang akan Tuhan perintahan untuk datang kalau engkau memberkati Israel! Diberkati bangsa yang memberkati Israel, dan juga sebaliknya! Contoh ketika Amerika menyuruh Israel memberi jalur Gaza ke Palestina, beberapa hari kemudian terdapat badai yang menghancurkan sebagian dari kota di Amerika itu, ada yang pernah menekan Israel secara ekonomi, justru sebaliknya negara tersebut yang mengalami kehancuran ekonomi. Lalu pernah Israel disuruh untuk memberikan Yerusalem sebagai ibukota dari Palestina, dan tepat sehari setelahnya bursa saham di Eropa hancur, dan banyak lagi yang lainnya yang tercatat

Zaman dahulu ketika ada yang menghalangi Israel, tangan Tuhan teracung, dan di zaman ini pun ini masih terjadi.

Zakharia 13:3
3: Dan apabila seseorang masih tampil sebagai nabi, maka ayahnya dan ibunya, yang telah memperanakkan dia, akan berkata kepadanya: Janganlah engkau hidup lagi, sebab yang kaukatakan demi nama TUHAN itu adalah dusta! Lalu ayahnya dan ibunya, yang telah memperanakkan dia, akan menikam dia pada waktu ia bernubuat.


Setiap bangsa yang berusaha menekan bangsa Israel, tangan Tuhan akan mengacung, dan memerangi bangsa tersebut. Dari satu bangsa, engkau bisa menerima berkat, dan juga dari bangsa yang sama engkau bisa menerima kutuk. Kalau engkau mencintai dan memberkati Israel, ada janji kelimpahan yang akan diberikan, tapi kalau mengutuki Israel, malah kembali akan dikutuk. Banyak kekayaan harta benda dan kehormatan serta terobosan baru yang Tuhan sediakan ketika kita mengerti masalah ini. Miliki hati untuk mencintai Israel! Kalau engkau ke Israel hanya ingin ikut-ikut saja dan melihat-lihat tempat, itu tour, engkau tidak mengerti! Miliki hati yang mau memberkati Israel.
- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

Rabu, 10 September 2014

AoC Bandung, 9 September 2014 (Seminar Karakter - Pdt. Petrus Hadi)

AOC BANDUNG
9 SEPTEMBER 2014

By: Pdt. Petrus Hadi


Yohanes 9:1-7
1: Waktu Yesus sedang lewat, Ia melihat seorang yang buta sejak lahirnya.
2: Murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: "Rabi, siapakah yang berbuat dosa, orang ini sendiri atau orang tuanya, sehingga ia dilahirkan buta?"
3: Jawab Yesus: "Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia.
4: Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorang pun yang dapat bekerja.
5: Selama Aku di dalam dunia, Akulah terang dunia."
6: Setelah Ia mengatakan semuanya itu, Ia meludah ke tanah, dan mengaduk ludah-Nya itu dengan tanah, lalu mengoleskannya pada mata orang buta tadi
7: dan berkata kepadanya: "Pergilah, basuhlah dirimu dalam kolam Siloam." Siloam artinya: "Yang diutus." Maka pergilah orang itu, ia membasuh dirinya lalu kembali dengan matanya sudah melek.
Ketika Yesus lewat, Dia melihat orang yang buta sejak lahirnya. Awalnya bukan karena muridNya yang bertanya, tapi pertanyaan dari murid-murid itu dimulai karena mata Yesus tertuju pada orang yang buta sejak lahir ini. MataNya tidak tertuju pada yang lain, tapi tertuju pada orang ini, sehingga kalau kita lihat di ayat kedua, kita bisa lihat kenapa dia bisa sampai buta, apakah karena dosanya atau dosa orang tuanya.
Hari ini mata Tuhan sedang tertuju pada orang-orang yang tidak bisa melihat kemuliaan Tuhan, tidak bisa melihat keindahan Tuhan, kepada orang yang bertanya, "Dimana sih Tuhan, dimana sih gunung yang indah, laut yang luas?" Orang ini tidak bisa melihat, padahal orang ini juga diciptakan serupa dan segambar dengan Tuhan. Dari hal ini, Tuhan mau agar setiap kita itu bisa melihat, bisa menikmati semua yang dari Tuhan selagi hari masih siang. Ini bukan berbicara tentang alam, tapi berbicara tentang roh, yaitu tentang masa anugrah, agar kita punya kesempatan demi kesempatan, karena 5-6 tahun ini adalah waktu yang sangat singkat. Itu sebabnya hari-hari ini mata Tuhan sedang tertuju pada orang yang ingin melihat keajaiban Tuhan di semua aspek kehidupannya, dalam hal rohani, jasmani, dll.

Dalam hal rohani, kalau orang belum masuk dalam kedalaman Tuhan, orang ini tidak bisa merasakan hadirat Tuhan itu bagaimana, karena ini adalah hal yang abstrak dan sulit untuk dijelaskan. Banyak yang cari uang sedemikian rupa sehingga tidak ada waktu untuk keluarga, ini salah. Orang bisa sakit, tapi kalau sampai hidupmu diisi oleh sakit penyakit yang terus-menerus, itu artinya masih ada yang salah, karena di dalam Alkitab sudah dikatakan kalau semua sudah disembuhkan oleh bilur Yesus, dan kalau orang ini tidak mengalami janji kesembuhan dan pemulihan Tuhan ini, dia bisa menjadi kecewa. Sama juga ketika mengenai hal keuangan. Kita diciptakan itu menjadi kepala dan bukan ekor, kalau ada yang sampai tidak mengalami hal ini, orang tersebut bisa menjadi kecewa.
Orang yang buta ini ada kaitan dengan dosa, tapi sayangnya murid-murid ini "menghimpit" Tuhan. Yesus hanya diberi dua pilihan oleh urid-muridNya, apakah dia sakit karena dosanya atau karena dosa orang tuanya. Yesus dihimpit, Yesus dibatasi dengan pertanyaan muridNya tersebut. Sebenarnya bukan karena dosanya dia, bukan karena dosa orang tuanya juga. Namun apa yang seringkali tidak bisa membuat kita menerima jawaban dari Tuhan? Karena kita seringkali membatasi Tuhan, menghimpit Tuhan seolah-olah Tuhan hanya diberi dua pilihan oleh kita.

Ketika Abraham tidak bisa melihat Tuhan, Tuhan berjanji kalau keturunannya akan banyak, diberkati dll, itu pun Abraham tidak bisa melihatnya, sehingga Tuhan harus membawa dia keluar dari kemah dan melihat bintang-bintang di langit. Ini adalah masa keemasan, masa keajaiban, ini terus memuncak hingga 5-6 tahun ke depan dan akhirnya adalah pengangkatan. Ini Tuhan yg janjikan, karena setelah masa kelimpahan, akan ada masa kesusahan, masa antikris, dll.

Ayat 3:
 3: Jawab Yesus: "Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia.

Bukan dia, bukan ortunya. Jadi karena apa? Karena pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia.

Ayat 4-5:
4: Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorang pun yang dapat bekerja.
5: Selama Aku di dalam dunia, Akulah terang dunia."

Tapi pekerjaan apa yang akan dinyatakan? Yesus membawa murid-muridNya untuk tidak terus berteori, tidak hanya bertanya-tanya, tapi langsung menyatakan kuasaNya, menyatakan pekerjaanNya, yaitu di ayat ke 6.
Ayat 6:6: Setelah Ia mengatakan semuanya itu, Ia meludah ke tanah, dan mengaduk ludah-Nya itu dengan tanah, lalu mengoleskannya pada mata orang buta tadi
Iman harus seimbang dengan perbuatan. Tapi perbuatan tanpa iman, bahaya. Kalau tidak ada jaminan Tuhan, percuma. Yesus mengaduk ludahNya dengan tanah, mengolesnya ke mata orang itu. Ada protokulernya, ada sesuatu yang harus memiliki legalitas di alam roh. Contoh ada yang kesurupan di Gadara, ketika iblisnya mau diusir, iblis itu berkata untuk usir mereka ke dalam babi. Itu ada protokulernya. Orang mungkin salah mengerti, "Kok Tuhan menuruti permintaan setan?", tapi sebenarnya bukan begitu, karena semua ada perhitungannya, dan di Gadara itu ada ikatan cinta uang, sehingga Yesus langsung lakukan dengan mengusir setan itu untuk masuk ke babi dan kemudian babi itu terjun ke jurang, Dia memaksa untuk pekerjaanNya jadi. Orang Gadara itu salah sangka, mereka awalnya memang senang ketika ada yang disembuhkan, namun ketika mereka mendengar tentang 2000 babi mati, mereka lgsg menolak Yesus.
Banyak dari kita yang menghimpit Tuhan, banyak yang tidak tahu diri, "Aku kurang apa?", dll. Tindakan Tuhan ini bukan tindakan ngawur / iseng, karena tidak ada perbuatan Tuhan yang iseng, tapi semuanya ada tujuan yang pasti. Contoh ketika ada orang yang berzinah dan orang Farisi mau melempar batu, Yesus membungkuk dan menulis sesuatu dengan jariNya, dan Yesus ingin berkata kalau mereka juga berasal dari debu tanah, dan siapa yang tidak pernah berdosa, silakan melempar batu terlebih dahulu.
Kalau kita lihat dari kejadian di Kitab Yohanes 9 tadi, apa yang keluar dari mulut Tuhan? Air ludah. Air ini lambang dari Firman Tuhan, yang tidak ada jadi ada, itu karena Firman Tuhan. Dunia yang tidak ada, karena Firman, itu semua bisa jadi ada. Kemana Yesus keluarkan? Ke tanah! Yesus ingin memberi tahu hal yang tersirat, dan cara untuk dia sembuh adalah Firman yang berkaitan dengan tanah, berkaitan dengan orang mati. Tapi setelah Yesus meludah dan mengaduknya dengan tanah, itu artinya pengertian yang benar, dan yang bisa menyembuhkannya yaitu Firman yang berkaitan dengan tanah dan harus dengan pengeritan yang benar.
Ibrani 12:1-2 1: Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.2: Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.
Berlomba mendapatkan yang terbaik, yang TOV dari Tuhan, dll. Banyak saksi ini apa? Lihat di Ibrani 11, yaitu orang-orang yang sebelum kita. Zaman dulu tongkat estafet memang dari orang per orang, tapi zaman sekarang, tongkat estafetnya korporat.
Ibrani 11:40 40: Sebab Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita; tanpa kita mereka tidak dapat sampai kepada kesempurnaan.

Di estafet ini, setan mengerti mengenai hal ini, karena kita adalah pelari terakhir dan kita harus finish strong agar semua mencapai kesempurnaan! Terkadang keluarga kita ada ribut, masalah ini itu, penyakit, dll, dan beban inilah yang terkadang membuat kita tidak bisa mencapai puncak. Seringkali ada sesuatu dari orang mati yang menuntut kehidupan kita, dan itu yang harus diputuskan dari hidup kita. Ada banyak orang mengerjakan segala sesuatu tanpa passion, karena mereka tidak bisa "melihat".
Keluaran 20:1-3 1: Lalu Allah mengucapkan segala firman ini:
2: "Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan.
3: Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.

Hukum yang pertama kali dari 10 perintah Allah, yaitu perintahnya jangan ada ilah / allah lain. Kalau engkau perhatikan perintah lain, perintah yang lain pendek-pendek, tapi yang ini panjang dan detail.

Ayat 4-5:
4: Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.

Dalam keluarga, yang paling menyakitkan adalah kalau suami / istri selingkuh. Jangan ada ilah lain, jangan ad "wanita/pria lain" dalam hidupmu, karena itu yang paling menyakitkan. Tuhan mengerti mengenai hal ini, karena itu Tuhan berkata seperti di ayat 5:
Ayat 5:
5: Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,

Kalau orang salah mengerti, mereka mungkin akan berkata: "Kalau yang salah 4 angkatan di atas kita, kok akibatnya bisa kena kepada angkatan kita?". Tuhan tahu naturalnya setiap orang itu seperti apa, karena rata-rata seseorang itu lebih sayang cucunya dibanding anaknya, oleh karena itu Tuhan memberi Firman ini agar menjadi benteng, agar kita tidak mencintai ilah lain dan agar cucu kita tidak dituntut setan dan akhirnya bisa mendapat hal yang ajaib dari Tuhan. Setan mengerti ini, karena itu kita minta 5-6 tahun diperpnjang, namun setan terus mencari pijakan yang membuat itu bisa menjadi beban yang membuat kita tidak bisa lari dan mencapai dengan maksimal.

Kalau kerohanian kita stuck, kejiwaan kita stuck, ribut tidak, manis juga tidak, jalani semuanya biasa-biasa saja, itu hati-hati, karena sesuatu yang monoton, rutinitas, tanpa passion, tidak akan ada kemanisan. Hati-hati kalau stuck! Kesehatan juga begitu, ada yang tidak terlalu fit, tapi sedikit-sedikit capek, sedikit-sedikit pegal, ketika disuruh melayani capek, lemas, dll. Ini tidak sehat. Dalam keuangan juga seperti itu, bisnis dan dagang juga seperti itu. Banyak yang sepertinya abu-abu, tidak hitam, tidak putih.
Sebenarnya bukan apa yang kita lakukan, tapi apa yang nenek moyang kita lakukan, apalagi yang berkaitan langsung dengan setan. Setan itu selalu mencari apa yang bisa ditariknya dari hidup kita sehingga kita tidak bisa maksimal. Setan menghambat, dan mencari apapun yang bisa ditarik dari kita, apakah itu jubahnya, kasutnya, atau yang lainnya sehingga kita tidak bisa maksimal.
Kalau engkau stuck, hati-hati. Karena setiap kita akan terus naik dan tidak turun, tidak stuck. Setan itu kerjanya selalu menghambat! Hukum taurat itu ada 3, yaitu hukum 10 printah Allah , hukum tentang makanan, dan hukum tentang pentahiran. Kutuk hukum taurat itu ketika engkau tidak bisa lakukan 1 saja, walaupun engkau bisa lakukan 9 yang lainnya, engkau tetap gagal, dan itu kutuknya! Tapi Tuhan datang ke dunia dan sudah menggenapi semuanya sehingga tidak ada lagi kutuk hukum taurat dalam hidup kita!
Galatia 3:13
13: Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"

Yesus yang sudah menebus semua kutuk hukum taurat. Kita awalnya tidak akan bisa menghormati orangtua, tapi Yesus yang memberi penebusan agar kita mampu melakukan semuanya itu karena Tuhan, karena anugrah. Yesus bukan agama, Dia pribadi yang ajaib! Kalau orang 4 keturunan di atas kita, dan kalau orang Chinese, biasanya ada roh cinta uang, karena yang menyaingi Tuhan di bumi juga adalah mamon.
Matius 15:12-13
12: Maka datanglah murid-murid-Nya dan bertanya kepada-Nya: "Engkau tahu bahwa perkataan-Mu itu telah menjadi batu sandungan bagi orang-orang Farisi?"
13: Jawab Yesus: "Setiap tanaman yang tidak ditanam oleh Bapa-Ku yang di sorga akan dicabut dengan akar-akarnya.
Orang Farisi kenapa tidak bisa percaya pada Yesus, tidak bisa terima ajaran Yesus? Karena banyak tanaman yang bukan dari Tuhan yang masih tertanam dalam hidup mereka.

Yeremia 1:9-10
9: Lalu TUHAN mengulurkan tangan-Nya dan menjamah mulutku; TUHAN berfirman kepadaku: "Sesungguhnya, Aku menaruh perkataan-perkataan-Ku ke dalam mulutmu.
10: Ketahuilah, pada hari ini Aku mengangkat engkau atas bangsa-bangsa dan atas kerajaan-kerajaan untuk mencabut dan merobohkan, untuk membinasakan dan meruntuhkan, untuk membangun dan menanam."

Pertama-tama mulut Yeremia dibersihkan dan ditahirkan terlebih dahulu sebelum Tuhan menaruh Firman di mulut Yeremia. Setelah dibersihkan dan diberi Firman oleh Tuhan, barulah Yeremia diperintahkan untuk memperkatakan Firman yang ada di mulutnya, untuk mencabut, merobohkan, membunasakan, meruntuhkan, membangun, dan menanam. Tapi mengapa harus dengan perkataan? Kenapa harus ngucap?

Roma 10:10
10: Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.
Doa di hati memang Tuhan dengar, nyanyi di hati Tuhan juga dengar, deklarasi di hati pun Tuhan dengar, Tuhan mengerti, dll, tapi dengan mulut orang yang mengakulah yang akan diselamatkan, yang akan dilepaskan dan dibebaskan.

Yohanes 9:66: Setelah Ia mengatakan semuanya itu, Ia meludah ke tanah, dan mengaduk ludah-Nya itu dengan tanah, lalu mengoleskannya pada mata orang buta tadi

Yesaya 10:27
27: Pada waktu itu beban yang ditimpakan mereka atas bahumu akan terbuang, dan kuk yang diletakkan mereka atas tengkukmu akan lenyap."

Yesaya 10:27 (KJV)
27: And it shall come to pass in that day, that his burden shall be taken away from off thy shoulder, and his yoke from off thy neck, and the yoke shall be destroyed because of the anointing.


Dalam bahasa lain itu urapan, dan bahasa lainnya itu dengan minyak urapan!
Jangan pernah mengiyakan atau mengaminkan ramalan-ramalan apapun, zodiak, feng shui, termasuk sekalipun dikatakan yang baik untuk engkau, jangan pernah diaminkan, karena ketika engkau aminkan, itu akan jadi pijakan iblis, karena itu sudah menjadi sebuah perjanjian dengan setan ketika engkau mengaminkan hal tersebut!
Kalau engkau punya tanaman cinta uang, uang dari bangsa-bangsa tidak akan bisa masuk dalam hidupmu. Kutuk kemiskinan, ketidakharmonisan, perzinahan, penyakit, kematian, harus dicabut!

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

Senin, 08 September 2014

AoC Bandung, 8 September 2014 (Seminar Karakter - Pdt. Petrus Hadi)

AOC BANDUNG
8 SEPTEMBER 2014

By: Pdt. Petrus Hadi

Setan tahu kalau 5-6 tahun ke depan adalah anugrah khusus, sebuah perpanjangan waktu untuk setiap kita mencapai puncak dalam tuaian, kelimpahan, keemasan, dan hal-hal lain yang dijanjikan Tuhan yang belum kita terima secara maksimal. Karena itu setan ini mencari celah, dan mencari pijakan apa yang masih ada dalam hidup kita sehingga kita tidak bisa mendapatkan janji Tuhan secara maksimal.

Kalau kita tidak waspada dan tidak memperhatikan hal yang lain, maka kita bisa sampai kecewa jika kita tidak mengalami janji Tuhan, tidak menikmati Allah sebagai El Shaddai

Yeremia 1:1-10
1: Inilah perkataan-perkataan Yeremia bin Hilkia, dari keturunan imam yang ada di Anatot di tanah Benyamin.
2: Dalam zaman Yosia bin Amon, raja Yehuda, dalam tahun yang ketiga belas dari pemerintahannya datanglah firman TUHAN kepada Yeremia.
3: Firman itu datang juga dalam zaman Yoyakim bin Yosia, raja Yehuda, sampai akhir tahun yang kesebelas zaman Zedekia bin Yosia, raja Yehuda, hingga penduduk Yerusalem diangkut ke dalam pembuangan dalam bulan yang kelima.
4: Firman TUHAN datang kepadaku, bunyinya:
5: "Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa."
6: Maka aku menjawab: "Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya aku tidak pandai berbicara, sebab aku ini masih muda."
7: Tetapi TUHAN berfirman kepadaku: "Janganlah katakan: Aku ini masih muda, tetapi kepada siapa pun engkau Kuutus, haruslah engkau pergi, dan apa pun yang Kuperintahkan kepadamu, haruslah kausampaikan.
8: Janganlah takut kepada mereka, sebab Aku menyertai engkau untuk melepaskan engkau, demikianlah firman TUHAN."
9: Lalu TUHAN mengulurkan tangan-Nya dan menjamah mulutku; TUHAN berfirman kepadaku: "Sesungguhnya, Aku menaruh perkataan-perkataan-Ku ke dalam mulutmu.
10: Ketahuilah, pada hari ini Aku mengangkat engkau atas bangsa-bangsa dan atas kerajaan-kerajaan untuk mencabut dan merobohkan, untuk membinasakan dan meruntuhkan, untuk membangun dan menanam."

Yeremia dipakai Tuhan sampai pada waktu bangsa Israel mengalami pendidikan di Babel. Yang ajaib adalah, di Babel di negeri asing, yang disebut sebagai pendidikan untuk bangsa Israel, tapi kalau kita perhatikan, di negeri ini, tetap ada Kerajaan Tuhan di situ, sehingga bangsa Israel tetap terpelihara walau di dalam pendidikan yang keras di sana. Banyak yang ketika dididik, hanya merasa sakit, tapi kalau engkau tidak bisa melihat kebaikan Tuhan di pendidikan itu, engkau akan bisa bereaksi yang salah. Kehadiran Tuhan melalui nabiNya di Babel, membuat kontrol itu tetap ada. Beberapa kali Raja Babel hingga membuat keputusan yang menguntungkan bangsa Israel. Pertanyaannya kenapa bisa seperti itu? Karena Tuhan benar-benar membekali Yeremia. Yang pertama, dia dipanggil sebagai imam, sehingga di tengah keadaan bagaimanapun, dia tetap berada di sekitar jiwa-jiwa, dia tetap meratap dan berdoa.

Banyak orang yang tahu panggilan hanya karena terbawa-bawa dan tidak sungguh-sungguh mengetahui panggilannya. Kalau engkau salah panggilan, itu akibatnya akan sangat besar dan sulit, dan setan juga akan menuntut engkau kalau engkau salah panggilan!

Kutuk itu dimulai ketika kita miss, ketika kita tidak mengerti apa yang Tuhan mau atas hidup kita! Setelah Yeremia ditempatkan dengan benar, lalu apa yang Tuhan lakukan? Di ayat 10, dia diangkat atas bangsa-bangsa dan kerajaan-kerajaan, untuk mencabut dan merobohkan, untuk membinasakan dan meruntuhkan. Ada bagian penting yang Tuhan berikan kepada Yeremia, dan Tuhan tahu kalau dia akan masuk ke Babel dan di Babel adalah Kerajaan yang memiliki perjanjian dengan kuasa yang lain yang membuat peraturan-peraturan di negeri itu. Namun ujungnya juga tetap Yeremia awalnya harus mencabut, merobohkan, meruntuhkan, dan membinasakan, lalu membangun dan menanam. Yeremia melakukan pencabutan dan menanam Kerajaan Tuhan, sehingga sekalipun mereka di Babel, tetap ada kontrol dari Tuhan.

Di setiap kota, di setiap hidup kita, ada yang seperti itu, jadi harus dicabut terlebih dahulu, baru semua yang dari Tuhan ditanam. Ada "tanaman" yang lain yang bukan dari Tuhan yang seringkali harus dicabut dari diri kita dahulu, baru yang dari Tuhan yang ditanam.

Roma 10:9-10
9: Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
10: Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

Kita tidak boleh pasif, tapi kita juga harus aktif. Perintah Tuhan pun untuk mengusir setan-setan, dan itu adalah tanda orang percaya. Memang Tuhan sudah menang atas semuanya, sudah menebus semuanya, tapi kita tetap harus lakukan sesuatu.

Seringkali kita tidak sadar, nenek moyang kita tidak karuan, garis keturunan di atas kita tidak karuan, kita hanya diam saja. Kalau masih ada tanaman-tanaman lain dalam hidupmu, engkau tidak akan pernah bisa maksimal dalam hidupmu. Semua tanaman yang bukan dari Tuhan harus dicabut dari hidup kita! Bagaimana caranya mencabut? Bagaimana caranya menanam?

Yeremia 1:9
9: Lalu TUHAN mengulurkan tangan-Nya dan menjamah mulutku; TUHAN berfirman kepadaku: "Sesungguhnya, Aku menaruh perkataan-perkataan-Ku ke dalam mulutmu.

Dengan apa cara mencabutnya? Dengan cara apa menanamnya? Dengan perkataan!
Tuhan membersihkan dan mentahirkan dulu mulutnya, dicabut semua yang bukan dari Tuhan di mulutnya, baru Tuhan tanam, Tuhan bangun. Sekalipun engkau membaca Alkitab terus-menerus, kalau engkau tidak melekat kepada Tuhan, penglihatanmu bisa bercampur-campur dengan yang lainnya. Tuhan mau bawa kita terbang tinggi, tapi jangan sampai ada beban dan dosa yang merintangi. Salah panggilan itu pun beban!

5-6 tahun ini kita harus mengerti kedalaman hatinya Tuhan! Engkau harus melakukan semua hal dengan KETEPATAN! Melakukan keimaman dengan KETEPATAN! Lakukan apa yang Tuhan mau, itulah ketepatan! Seringkali bukan apa yang kita lakukan, tapi apa yang orangtua kita lakukan, apa yang nenek/kakek kita lakukan, apa yang orangtua dari nenek/kakek kita lakukan! Setan selalu mencari celah apa yang bisa menjadi pijakannya dalam hidup kita!

Banyak yang penginjilannya belum maksimal itu juga karena ada hal yang bukan dari Tuhan yang belum dicabut! Semuanya harus dicabut dengan perkataan, dengan diperkatakan / deklarasi! Sampai kapan dibangun? Sampai jadi bangunan! Sampai kapan ditanam? Sampai buahnya bisa dirasakan! Tanaman Tuhan adalah kebahagiaan, keharmonisan keluarga, berkat keuangan, kesehatan, dll.

Keluaran 20:1-17

Ini adalah 10 hukum Taurat. Yesus sudah menebus kutuk hukum taurat. Apa yang dimaksud kutuk hukum taurat? Hukum itu memang tetap berlaku, tapi yang tidak berlaku itu kutuk hukum taurat. Zaman dulu, kalau engkau lakukan 9 hukum, tapi 1 gagal, engkau tidak masuk surga, dan itulah kutuk hukum taurat. Kutuknya tidak berlaku, tapi hukumnya tetap berlaku.

Keluaran 20:5
5: Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,


Kalau 4 keturunan di atas kita ada yang melakukan yang tidak benar, kalau ini tidak diputuskan kutuknya, engkau akan sulit menjadi bendahara-bendahara Tuhan untuk menerima kekayaan bangsa-bangsa! Setan selalu mencari alasan untuk bisa menghambat kita! Kalau orang yang kekristenannya stuck, bisa karena ada sesuatu dari atasan kita, bisa karena keluarga. Misalnya dalam hal jasmani, penyakit keturunan, penyakit yang selalu ada dari keturunan ke keturunan, dalam hal jiwa, misalnya perzinahan yang selalu ada di semua keturunan, cinta uang, dll, itu artinya ada kutuk keturunan yang harus diputuskan! Kalau engkau pasif, diam saja, hati-hati! Banyak yang mengalami kerugian itu karena kebodohan, bukan karena ujian.

SEMUA YANG DARI TUHAN HARUS MELIMPAH, HARUS MAKSIMAL DALAM HIDUPKU DAN KELUARGAKU. DALAM NAMA YESUS, TUHAN ROH KUDUS, SINGKAPKAN TANAMAN APAPUNY AGNDITANAM YANG BUKAN DARI BAPA DI SURGA DALAM HIDUPKU DAN KELUARGAKU. INGATKAN AKU, SINGKAPKAN AKU TUHAN, AGAR SEMUA ITU TERCABUT HINGGA AKAR-AKARNYA AGAR AKU BISA MENIKMATI BERKAT TUHAN SECARA AJAIB. AMPUNI KAMI, KELUARGA KAMI, NENEK MOYANG KAMI KALAU MEREKA MENYEMBAH BERHALA, MENYEMBAH UANG, DLL. MULAI HARI INI AKU SEPAKAT DENGNA TUHAN, DI 5-6 TAHUN INI, SEMUANYA MAKSIMAL DALAM HIDUPKU, DI DALAM NAMA YESUS!
- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

Minggu, 31 Agustus 2014

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 31 Agustus 2014 (Jedidiah Tham)

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
31 AGUSTUS 2014

By: Ps. Jedidiah Tham


LET US GO UP TO THE MOUNTAIN OF GOD

Siapa saja yang dilahirkan kembali di dalam Kerajaan Tuhan, harus naik ke atas gunungnya Tuhan. Semua yang disebut orang Kristen harus naik ke atas gunungnya Tuhan.Setiap engkau minimal harus sekali ke Israel seumur hidupmu, dan salah satu tempat yang paling suci di muka bumi ini. Apa arti profetik dari gunung Tuhan? Kenapa kita perlu naik ke atas gunungnya Tuhan?

Yesaya 56:7
7: mereka akan Kubawa ke gunung-Ku yang kudus dan akan Kuberi kesukaan di rumah doa-Ku. Aku akan berkenan kepada korban-korban bakaran dan korban-korban sembelihan mereka yang dipersembahkan di atas mezbah-Ku, sebab rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa.


Ini bukan hanya naik ke gunung itu, tapi kerinduan Tuhan sendiri itu yang mau memawa kita ke atas gunungNya yang kudus. Itu adalah keinginan Tuhan agar kita naik ke atas gunungnya Tuhan. Kenapa Tuhan mau membawa kita ke atas gunungNya? Untuk membuat kita bersukacita di dalam rumah doaNya Tuhan. Ketika engkau naik ke atas gunung ini, Tuhan akan mengurapimu untuk pelayanan doa dan bersyafaat.

Di sana korban persembahan kita akan diterima oleh Tuhan. Mungkin kita setiap minggu atau setiap bulan memberikan persembahan, tapi apakah itu dijamin kalau akan diterima oleh Tuhan? Ketika kita naik ke gunung Tuhan itu, persembahan itu akan diterima 100% oleh Tuhan Yesus!

Ketika engkau naik ke atas gunung Tuhan, engkau akan berikan pelayanan internasional, berdampak bagi bangsa-bangsa! Engkau akan memiliki panggilan profetik sebagai rumah doa bagi segala bangsa!

Ikuti Yesus saja, walau kita tidak mengerti! Di Kitab Yosua, keimaman bangsa Israel tidak akan kemana-mana tanpa tabut perjanjian itu! Ketika engkau memiliki gagasan untuk membangun tabut itu, itulah saat pertama gereja itu dibangun secara roh. Gereja akan mengikuti tabut perjanjian itu, dan tabut perjanjian itu selalu ada di atas gunungnya Tuhan. Ketika engkau membangun taman di sini, engkau sedang mendirikan panggilan pertama untuk gereja ini. Keika engkau naik ke atas gunung Tuhan, engkau sedang memulai untuk ikut dalam pelayanan keimaman, mempersembahkan persembahan di hadapan Tuhan.

Wahyu 21:1-2
1: Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi.


Ketika surga dan bumi berlalu, gunung Tuhan selalu tetap ada untuk selama-lamanya. Kenapa harus naik ke atas gunung Tuhan?

2: Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.

10: Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga, dari Allah.


Ada Yerusalem fisik di Israel, tapi ada juga Yerusalem yang kudus dan roh di dalam dunia roh. Apa gunung ini? Disebut mempelai wanitanya Tuhan. Engkau dipanggil naik ke atas gunung karena engkau dipanggil sebagai mempelai wanita Yesus Kristus. Ketika engkau naik ke atas gunungnya Tuhan, maka engkau sedang meneguhkan hubungan awalmu dengan Tuhan Yesus Kristus, karena Yesus adalah mempelai laki-lakinya. Engkau adalah mempelai wanitanya Tuhan. Engkau naik gunung itu untuk meneguhkan keimamanmu dan meneguhkan panggilan sebagai mempelai wanita dari Kristus Yesus.

Di Kitab Keluaran 3, ketika Tuhan memanggil Musa ke atas gunung, dia naik, dia melepaskan kasutnya, karena tempat itu adalah tempat yang kudus. Lalu untuk pertama kalinya dia mendengarkan suara Tuhan Allah yang hidup, dan dia memperkenalkan diriNya sebagai I AM WHO I AM. Ketika engkau naik ke gunungnya Tuhan, Tuhan akan nyatakan sesuatu yang baru dalam hidupmu, Dia akan menyingkapkan tujuan hidupmu di atas gunung itu. Di atas gunung itu Musa mendengarkan suara Tuhan, dan setiap engkau naik ke gunung Tuhan itu, Tuhan akan berbicara secara pribadi untuk engkau! Semua kehendak Tuhan akan disingkapkan di atas gunungNya!

Yohanes 4:12
12: Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub, yang memberikan sumur ini kepada kami dan yang telah minum sendiri dari dalamnya, ia serta anak-anaknya dan ternaknya?"


Orang ini berkata kepada Yesus apakah Engkau lebih besar dari bapa kami Yakub? Yakub adalah nenek moyang Israel, tidak ada yang lebih besar dari Yakub selain Abraham dan Ishak. Ketika engkau naik ke atas gunung Tuhan, Tuhan akan menaikkan tingkat kebesaranmu dan kedahsyatanmu! Ketika engkau naik ke gunung Tuhan, Tuhan akan berikan warisan! Di mana ada warisan itu? Itu selalu, selalu, SELALU ada di atas gunungnya Tuhan.

Perempuan ini sedang menunjukkan dua gunung, gunung berkat dan gunung kutuk yang dulu di Kitab Ulangan dilepaskan peraturan mengenai berkat dan kutuk. Ketika engkau naik ke atas gunung Tuhan, berkat Tuhan di Ulangan 28 akan engkau alami!

Air hidup itu ditemukan di atas gunung. Sumber mata air yang hidup itu dinyatakan di tempat ini. Di seluruh gunung di dunia selalu ada mata air yang mengalir, dan mata air akan selalu ditemukan di atas gunung.

Ayat 18:
18: sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang ada sekarang padamu, bukanlah suamimu. Dalam hal ini engkau berkata benar."


Perempuan ini menjawab pertanyaan Yesus dengan benar, dia dulunya memiliki hubungan dengan 5 laki-laki yang berbeda, dan laki-laki yang keenam itu juga hanya tinggal serumah dengannya. Lalu Yesus mulai menggeser topik pembicaraan dan Yesus berkata untuk menyembah Bapa di dalam roh dan kebenaran. Apa maksudnya untuk naik ke atas gunung Tuhan? Menemukan hubungan yang baru, membangun perjanjian yang baru yaitu dengan Tuhan Yesus Kristus!

Naik ke atas gunung itu berbicara tentang penyembahan. Ketika Yesus berbicara di Yohanes 4 ini, Tuhan Yesus berata untuk menyembah dalam roh dan kebenaran. Ketika engkau naik ke gunung Tuhan itu, engkau sedang membangun dirimu sebagai penyembah yang sejati di hadapan Tuhan. Apa itu worship? Ini jauh melebihi dari ekspresi musik, tarian, dll, tapi penyembahan ini selalu berhubungan dengan hubunganmu dengan Tuhan! Engkau menyembah Tuhan karena engkau memiliki satu perjanjian hubungan dengan Tuhan! Penyembahan itu adalah ekspresi cintamu kepada Tuhan Yesus!

Perempuan ini mulai mengetahui mengenai penyembahan, dan itu selalu dimulai dari hubungan. Dan di ayat 29, dia mulai bersaksi dan menginjil untuk yang pertama kali di perjanjian baru. Suatu pelayanan itu selalu dimulai dari kepenuhanmu dengan Tuhan, penuh dengan sukacita, penuh dengan Air Kehidupan, dll.

The fullness of Passion to Jesus!
Kita harus naik lebih tinggi lagi, dan penyembahan yang keluar dari cinta, dari kasihmu kepada Yesus, dan itu akan melahirkan sesuatu yang baru. Semua orang harus mencintai Tuhan dengan segenap hati, jiwa, kekuatan, dan akal budi mereka!

Deeper in love with Jesus! Deeper and deeper in love with Jesus!
Lord i want to be like Jesus in my heart.. Kami mau menjadi Yesus yang mengasihi Bapa sedemikian rupa.
Just to be close to Thee.. Just to know Your lov..... Just to live to worship You and to see Your Holy face. Draw me, draw me, draw me close to Thee. Nearer.. Nearer.. Nearer close to Thee. Just to live to worship You and to see Your Holy face. Draw me, draw me, draw me close to Thee.

Hari ini Tuhan mau memantik api gelora cintamu lagi kepada Tuhan, dan tujuan penyembahanmu itu adalah memandang wajah Yesus yang kudus. Biar hari ini Tuhan berikan gelora cinta yang baru, dan Tuhan mau pulihkan ini!

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

Selasa, 26 Agustus 2014

AoC Bandung, 26 Agustus 2014 (Ps. Robert Lie - AoC Palembang)

AOC BANDUNG
26 AGUSTUS 2014

By: Ps. Robert Lie


Untuk berjalan bersama Tuhan, ada hal-hal yang harus dilepaskan, salah satunya mengenai keuangan. Contohnya seperti seorang kaya yang mendatangi Tuhan Yesus, dia ingin mengikuti Tuhan, tapi Tuhan Yesus berkata ada yang kurang, yaitu menjual hartanya lalu mengikut Yesus. Namun orang ini menjadi kecewa. Tuhan tidak melarang kita memiliki uang, tapi Tuhan tidak suka kalau kita memiliki yang namanya cinta uang. Karena uang saja keluarga bisa saling membunuh. Kita ini memang membutuhkan uang, bahkan ada pepatah yang mengatakan uang bukan segalanya, tapi segalanya butuh uang, bahkan buang air kecil pun harus bayar. Uang bisa membeli rumah tapi tidak bisa memberi kenyamanan, uang bisa membeli obat, tapi tidak bisa membeli kesehatan, dll.

Bagaimana kita bisa memberkati orang kalau kita tidak diberkati Tuhan? Kalau orang Kristen mengikuti dirimu, itu wajar, tapi bagaimana orang dunia akan mengikuti engkau kalau engkau hidupnya tidak berubah menjadi lebih baik, tidak sukses?

Lepaskan cinta uang! Karena ini adalah akar dari semua kejahatan. Jangan salahkan uangnya, tapi yang salah adalah ketika kita mencintai uang lebih dari Tuhan dan hati kita melekat kepada uang. Untuk mengalami Jehovah Jireh, engkau harus berani melepaskan yang terbaik. Abraham ketika itu merespon apa yang Abraham lakukan, dan saat itu Tuhan bahkan mengubah janjiNya menjadi sumpahNya kepada Abraham demi dirinya sendiri. Dari hanya sebuah perjanjian, diubah menjadi sumpah. Janji ini artinya kalau Abraham mati, janji itu selesai, tapi Tuhan bersumpah demi diriNya sendiri, itu artinya Tuhan akan lakukan sumpah itu. Kalau seseorang bersumpah, itu baru batal ketika orang itu mati, tapi ini Tuhan yang bersumpah, artinya janjiNya itu akan terus ada, sumpah itu kekal dan tidak akan berakhir dalam hidup kita!

Kalau engkau berani memberi yang terbaik, bahkan apa yang sudah engkau cita-citakan engkau serahkan kepada Tuhan, dan itu bahkan sangat sakit dalam hidupmu, tidak hanya dirimu yang akan mengalami Jehovah Jireh, tapi juga bahkan keturunanmu akan mengalami hal ini.

Engkau mau hidup secara supranatural, atau mau yang natural? Bagaimana engkau mau mengalami yang supranatural kalau engkau tidak pernah berkata-kata, memikirkan, dan percaya dengan hal yang supranatural? Tuhan kita bukan Tuhan yang hanya biasa-biasa! Kejar Tuhan, bukan kejar uangnya. Harusnya di rumah Tuhan tidak ada yang kekurangan, bahkan harusnya berkelimpahan secara ajaib! Dia bisa buat apa yang tidak mungkin jadi mungkin! If you believe that, you will receive! Kalau engkau kejar Tuhan sungguh-sungguh, uang itu akan mengejar engkau, tapi kalau engkau mengejar uang, uang itu akan terbang darimu dan engkau tidak dapat Tuhan, sehingga malah engkau tidak dapat dua-duanya.

Kalau engkau mau mengalami financial breakthrough, cari Tuhan, kejar Tuhan habis-habisan! Seringkali hidp kita hanya fokus kepada berkat yang Tuhan beri, tapi tidak fokus pada si Pemberi Berkat tersebut. Kalau engkau tidak pernah menabur, jangan berharap engkau akan menuai.

Ada 3 tipe orang yang memberi:
1. Batu
Batu akan mengeluarkan api ketika digesekkan dengan batu lainnya. Ini seperti pemberi yang dipaksa, dan yang diberi pun hanya ketika dipaksa.
2. Spons
Tipe Spons ini kalau tidak dipencet, tidak ditakut-takuti, tidak memberi. Tipe ini harus dikhotbahkan, ditakut-takuti, altar call dulu baru mau memberi.
3. Sarang Tawon
Sarang tawon tidak perlu diapa-apain, sekalipun disedot, tetap keluar madu, tidak ada komplain sama sekali.

Semakin engkau banyak memberi, akan semakin banyak diberkati. Tidak ada orang miskin di antara kita, dan kalau ada yang masih miskin dan kekurangan, artinya ada sesuatu yang salah dalam hidup kita, dan yang salah bukan Tuhan, tapi di orang tersebut. Jangan berpikir apa yang bisa kita dapat dari gereja, tapi apa yang kita bisa bagi gereja!

Dimensi Keuangan
- Apakah uangmu memberi nilai tambah bagi orang lain? Tidak perlu jauh-jauh, minimal orang tuamu. Kalau engkau mengurus orang tuamu, memberkati orang tuamu, lakukan yang terbaik, engkau pasti juga akan mengalami breakthrough dalam keuangan. Siapa yang menabur banyak, menuai banyak, dan sebaliknya.
- Apakah uangmu memberi value kepada next generation? Ini kapastias yang lebih besar. Kalau berbicara tentang generasi, ini mengenai jangka panjang. Nabur apa untuk next generation? Bisa mengenai beasiswa, bisa mengenai menabur untuk rumah Tuhan. Banyak juga yang hanya memperhatikan rumah sendiri dan sibuk masing-masing, tapi orang yang memperhatikan rumah Tuhan, Tuhan sendiri yang pasti akan memberkati hidupmu. Tuhan adalah Tuhan dari generasi ke generasi, Dia sangat konsen untuk mempersiapkan generasi demi generasi. Kalau engkau punya hati seperti ini, sama seperti Yesus, uangmu juga akan terus bermultiplikasi.
- Apakah ketika engkau punya uang, engkau menjadi lebih dekat dengan Tuhan atau tidak? Kalau engkau malah menjauh dari Tuhan ketika punya uang, ya Tuhan akan ambil uangmu, itu demi kebaikanmu agar engkau tetap mencari Tuhan dan bergantung kepada Tuhan, bukan melekat kepada uang. Tuhan lebih sayang dirimu daripada apapun, sehingga kalau ada apapun yang membuatmu jauh, itu akan diambil dan dijauhkan Tuhan dari hidupmu.
- Apakah engkau jujur dalam mengelola uang? Kalau engkau tidak setia dengan perkara kecil, engkau tidak akan bisa dipercayakan hal yang lebih besar. Kalau semua anak Tuhan jujur dalam mengelola keuangan dan perpuluhan, tidak mungkin ada gereja yang kekurangan ataupun minus. Kalau engkau tidak jujur mengelola uang, itulah waktunya keuanganmu semuanya stop.

Yohanes 10:10
10: Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.


Kelimpahan artinya luber, tumpah, artinya engkau menikmati sampai cukup dan bahkan masih bisa memberkati orang lain. Kalau hidupmu hanya untuk dirimu sendiri dan tidak bisa memberkati orang lain, itu artinya engkau belum berkelimpahan. Orang yang berkelimpahan itu ketika dia menerima berkat Tuhan dan bisa memberkati orang lain dengan berkat itu. Seperti di cerita Elia dan janda sarfat, sebenarnya yang beruntung itu siapa? Mungkin ada yang berkata Elia, tapi juga ada yang berkata Elia jahat, tapi sebenarnya Tuhan mau memberkati janda sarfat ini dengan berkat nabi, sehingga Tuhan beri kesempatan untuk janda ini memberkati Elia.

Ketika engkau berani melepaskan berkat yang Tuhan percayakan kepadamu, saat itu juga Tuhan akan makin memberkatimu, uangmu tidak akan berkekurangan. Alkitab mengatakan kita akan terus naik dan tidak turun, akan jadi kepala dan bukan ekor, akan menjadi berkat dan memberkati banyak orang. Kalau engkau melekat dengan Tuhan, Tuhan yang akan memberi proteksi dalam hidupmu, dan Tuhan akan bawa engkau ke atas gunung kemuliaan, asalkan engkau tetap melekat kepada Tuhan. Semakin banyak engkau memberi, semakin Tuhan akan memberkati hidupmu! Hidupmu tidak bergantung dari apa yang orang lain katakan, tapi apa yang Tuhan katakan dalam hidupmu. Jangan bohongi Tuhan lagi, jujurlah dalam mengelola keuangan.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------

Hukum Tabur Tuai

Dalam Kerajaan Allah, ada hukum yang tidak bisa dipungkiri, tidak bisa disangkali.

Kejadian 8:22
22: Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam."


Hukum yang pertama yang ada dalam Kerajaan Allah, yaitu (1) ada hukum tabur tuai.

2 Korintus 9:6
6: Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.


Ini hukum lainnya, kalau engkau mau menuai banyak, artinya engkau harus menabur banyak. Engkau (2) menabur banyak, menuai banyak, menabur sedikit, menuai sedikit.

Galatia 6:7
7: Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.


(3) Apa yang engkau tabur, itu yang engkau tuai.

Amsal 11:24
24: Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan.


(4) Ada yang sering nabur, tapi malah diberkati Tuhan.

Kejadian 26:12
12: Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN.


Terkadang malah menabur ketika masa kesulitan, Tuhan kembalikan hingga berkali-kali lipat.

Hukum Tuhan berbeda dengan hukum dunia. Dalam ilmu dunia, hemat pangkal kaya, tapi di Amsal tadi berbeda, menyebar harta malah bertambah kaya. Tapi bukan berarti engkau menabur sembarangan, semua harus tepat.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------

Hukum roti dan benih.

2 Korintus 9:10
10: Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu;

Yesaya 55:10
10: Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan,


Ada 2 pengertian, ternyata semua uang yang Tuhan beri dalam hidup kita, ada roti, ada benih. Yang roti, artinya kita boleh makan. Yang benih, itu yang harus ditabur, tidak bisa dimakan. Kalau engkau menabur roti, ya busuk, engkau tidak bisa menuainya. Tuhan itu Tuhan yang baik, Dia senang kalau engkau diberkati, dan ada waktunya memang engkau harus menikmati berkat Tuhan. Roti untuk kita nikmati, benih itu untuk ditabur, agar Tuhan bisa melipatgandakannya untuk bulan-bulan berikutnya. Benih itu efektif untuk dilipatgandakan, untuk ditabur.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------

Hukum Investasi

Dalam Kerajaan Allah, berlaku hukum investasi, seperti di Matius 25:14-30. Hanya Tuhan Yesus yang diberikan secara gratis, barangsiapa yang percaya akan beroleh hidup yang kekal. Tapi untuk tinggal tetap di situ, ada sistem Kerajaan yang harus dimengerti, yaitu sistem investasi. Kalau hukum Kerajaan Surga hanya pinjam, artinya ketika dipercayakan satu, ya dikembalikan satu, tapi di ayat tersebut berlaku hukum investasi. Cara memberimu pun diperhitungkan Tuhan dalam bagaimana Dia akan mempercayakan banyak hal dalam hidupmu. Tuhan bisa buat dari yang tidak ada jadi ada, dan juga dari yang ada menjadi tidak ada apa-apa, jadi hati-hati. Waktu kita tidak sampai 5 menit lagi, kumpulkan harta di surga!

Investasi ini sebenarnya tes dari Tuhan. Kalau engkau melihat di ayat tadi, setelah orang itu dipercayakan dan bisa mengelola berkat yang dipercayakan, orang itu dipercayakan hal yang lebih besar lagi. Apakah engkau bisa dipercaya Tuhan untuk berkat yang lebih besar lagi? Kalau engkau bisa dipercaya dalam berkat Tuhan, engkau artinya akan menjadi ahli waris, dan engkau akan menerima segalanya. Tuhan bisa mendatangkan uang dengan cara yang supranatural, seperti ketika Tuhan menyuruh Petrus untuk memancing ikan dan di dalam mulutnya ada uangnya. Ujungnya ketika engkau bisa dipercaya, engkau akan menjadi ahli warisnya Tuhan!

--------------------------------------------------------------------------------------------------------

Hukum Kapasitas
Kapasitas sangat penting untuk dipersiapkan sebelum engkau akan menerima berkat yang dari Tuhan.

Lukas 6:38
38: Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu."


Kapasitas untuk tidak menjadi sombong ketika diberkati Tuhan. Ketinggian sebuah gedung, tergantung dari seberapa dalam fondasi yang dibangun. Tuhan ingin semua kita diberkati! Kaya itu sudah jadi takdir kita, tapi kalau engkau masih berdoa untuk menjadi kaya, itu goblok, karena Tuhan rela jadi miskin agar engkau jadi kaya, dan olehmu semua bangsa akan diberkati Tuhan! Kalau engkau belum kaya, ya perbaiki dirimu, persiapkan kapasitasmu sehingga ketika engkau diberkati, engkau tidak menjadi sombong. Kapasitasmu harus diperbaiki!

Kapasitas tidak melupakan Tuhan saat sudah diberkati. Banyak yang belum kaya, belum diberkati, masih mencari Tuhan. Tapi ketika diberkati, malah berkata tidak bisa ke gereja, sibuk, banyak meeting, dll. Hati-hati. Miliki kapasitas yang mengerti siapa yang memberkatimu! Kalau engkau sadar untuk menempatkan Yesus di depanmu, itu yang akan membuat dirimu berarti.

Kapasitas untuk tidak menjadi tamak ketika diberkati. Ada yang tamak ketika melihat orang diberkati, mau semuanya. Jangan engkau melihat banyak hamba Tuhan, dan engkau mau semuanya. Engkau itu luar biasa, tidak ada yang sama, dan setiap kita miliki kapasitas kita masing-masing. Setiap kita itu penting, semua punya fungsinya masing-masing. Dalam Kerajaan Allah, semuanya penting dan semuanya berguna. Jangan tamak! Kalau karuniamu banyak tapi tidak didukung karakter, engkau akan habis! Karunia hanya bisa membuatmu naik ke puncak, tapi karakter yang akan membuatmu bisa bertahan dan naik ke puncak yang lainnya. Jangan saling iri, jangan saling dengki, karena setiap orang sudah ada bagiannya masing-masing. Kita tidak bisa berjalan sendiri, kita membutuhkan orang lain.

Kapasitas untuk tidak menjadi kikir. Semakin engkau mau berbagi, menjadi saluran berkat, semakin Tuhan juga akan senang. Elia mewariskan dua kali lipat kepada Elisa, dan seharusnya kalau Gehazi hidupnya benar, dia akan mendapatkan dua kali dari Elisa, dan artinya empat kali dari Elia. Jangan punya hati pelit, tapi berbagilah.


- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

AoC Bandung, 25 Agustus 2014 (Ps. Robert - AoC Palembang)

AOC BANDUNG
25 AGUSTUS 2014

By: Ps. Robert Lie

Tanggal 1 setiap awal bulan itu penting, karena ada streaming dan ada arahan untuk bulan itu, dan itu tindakan profetik kita mempersembahkan satu bulan itu ke hadapan Tuhan.

Kalau Tuhan berbicara mengenai Jehovah Jireh, engkau harusnya tahu kalau Tuhan akan memberkatimu, namun sikap hatimu kalau "uang lagi, uang lagi", engkau tidak akan mengalaminya! Bagaimana kita bisa berkata OUR GOD IS A REAL GOD tapi hidup kita tidak menjadi teladan bagi orang lain?

Tuhan tidak menghendaki kita hidup kekurangan, melarat, ataupun pas-pasan!

Yohanes 10:10
10: Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.


Tuhan tidak pernah janji hidup kita pas-pasan, maksudnya habis bulan habis gaji. Tuhan datang membawa hidup dan kelimpahan! Selain itu Tuhan rela jadi miskin agar kita menjadi kaya!

Seperti janji Tuhan kepada Abraham di Kejadian 12:3

Kejadian 12:3
3: Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."


Karena itu, Tuhan tidak menghendaki kita hidup biasa-biasa!

Apakah engkau alami Tuhan Jehovah Jireh? Terkadang kita terlalu mudah ngomong ini, tapi apakah engkau mengalami Jehovah Jireh dalam hidupmu? Seringkali kita maunya melihat hal yang besar-besar mengenai Jehovah Jireh, tapi seringkali kita tidak melihat berkat-berkat yang Tuhan sediakan selama ini, makanan, minuman, bahkan bisa pergi ke Semarang, bisa buat jubah, bisa ikut Retreat, bisa ke Israel, dll. Seringkali manusia terbuai dan terlalu berharap yang sangat besar, mobil mewah, rumah mewah, dll, padahal Tuhan Jehovah Jireh sudah menyediakan semuanya dalam hidupmu.

Panggilan setiap kita adalah untuk jadi berkat dan memberkati!

Zakharia 8:23
23: Beginilah firman TUHAN semesta alam: "Pada waktu itu sepuluh orang dari berbagai-bagai bangsa dan bahasa akan memegang kuat-kuat punca jubah seorang Yahudi dengan berkata: Kami mau pergi menyertai kamu, sebab telah kami dengar, bahwa Allah menyertai kamu!"


Ini tidak hanya mengenai yang supranatural, tapi juga bisa karena engkau tergolong orang yang sukses dari apa yang engkau kerjakan! Ini tidak hanya mengenai yang rohani, karena orang dunia tidak tertarik hal yang rohani, tapi orang dunia akan tertarik ketika seseorang yang berkekurangan hidupnya diubah menjadi sukses! Destiny kita itu besar! Tuhan bukan hanya mencukupi keperluanmu, tapi bahkan menyediakan hal yang tidak engkau pikirkan, dll.

Tapi apa yang menjadi penghambat untuk orang mengalami ini? Karena ada yang tidak berani melakukan apa yang telah dinazarkannya kepada Tuhan.

Bilangan 30:2
2: Apabila seorang laki-laki bernazar atau bersumpah kepada TUHAN, sehingga ia mengikat dirinya kepada suatu janji, maka janganlah ia melanggar perkataannya itu; haruslah ia berbuat tepat seperti yang diucapkannya.


Persis, tepat seperti apa yang orang itu katakan.

Banyak orang yang tidak mengerti mengenai nazar, dan kalau belum mengerti, bagaimana orang bisa melakukan nazar dengan tepat?

Perbedaan Janji, sumpah, dan nazar.
Janji: melibatkan 2 pihak, sebuah perkataan yang diucapkan kepada orang lain, dan dikuatkan dengan sebuah materai, atau sebuah cap legalitas, contohnya ketika membuka usaha dengan seseorang.
Sumpah: biasa dilakukan ketika diangkat menjadi pejabat, misalnya sumpah jabatan, dan sumpah ini kepada banyak orang (rakyat) atau pada orang yang memberikan kepercayaan kepadanya, dan ini tergantung kepercayaannya masing-masing, berdasarkan kitab sucinya masing-masing.
Nazar: sumpah kepada Tuhan, yang diikat dalam nama Tuhan Yesus. Ini melibatkan pihak Tuhan, karena ini pribadi kita yang bersumpah dengan Tuhan.

Nazar itu mendorong permintaan kita hingga kita mengalami terobosan, yang bisa menjebol apa yang mungkin sudah engau doakan dan bahkan engkau puasa namun belum jebol / belum jadi.

Ada harga dari sebuah nazar, dan kita akan belajar dari dua tokoh di Alkitab.
1. Yefta
Hakim-Hakim 11:29-31
29: Lalu Roh TUHAN menghinggapi Yefta; ia berjalan melalui daerah Gilead dan daerah Manasye, kemudian melalui Mizpa di Gilead, dan dari Mizpa di Gilead ia berjalan terus ke daerah bani Amon.
30: Lalu bernazarlah Yefta kepada TUHAN, katanya: "Jika Engkau sungguh-sungguh menyerahkan bani Amon itu ke dalam tanganku,
31: maka apa yang keluar dari pintu rumahku untuk menemui aku, pada waktu aku kembali dengan selamat dari bani Amon, itu akan menjadi kepunyaan TUHAN, dan aku akan mempersembahkannya sebagai korban bakaran."


Ketika Yefta berperang melawan bani Amon, dia mulai bernazar kepada Tuhan, dan masing-masing ada tanggungjawab untuk melakukan kewajibannya. Dari pihak Yefta dia akan memberikan apa yang keluar dari rumahnya kepada Tuhan, dan kewajiban dari pihak Tuhan adalah memberikan kemenangan kepada pihak Yefta. Kalau misalnya Yefta tidak menang perang, dia tidak perlu memberikan apa yang keluar pertama kali dari rumahnya kepada Tuhan, tapi kalau dia menang, dia harus lakukan apa yang menjadi nazarnya itu.

Secara hukum, nazar Yefta ini sebenarnya cacat hukum. Apapun yang keluar dari rumahnya, dia akan persembahkan jadi korban bakaran. Ini sebenarnya tidak jelas.

Ayat 34-36:
34: Ketika Yefta pulang ke Mizpa ke rumahnya, tampaklah anaknya perempuan keluar menyongsong dia dengan memukul rebana serta menari-nari. Dialah anaknya yang tunggal; selain dari dia tidak ada anaknya laki-laki atau perempuan.
35: Demi dilihatnya dia, dikoyakkannyalah bajunya, sambil berkata: "Ah, anakku, engkau membuat hatiku hancur luluh dan engkaulah yang mencelakakan aku; aku telah membuka mulutku bernazar kepada TUHAN, dan tidak dapat aku mundur."
36: Demi dilihatnya dia, dikoyakkannyalah bajunya, sambil berkata: "Ah, anakku, engkau membuat hatiku hancur luluh dan engkaulah yang mencelakakan aku; aku telah membuka mulutku bernazar kepada TUHAN, dan tidak dapat aku mundur."


Dia tidak ada ekspektasi kalau anaknya yang akan keluar, dan inilah yang cacat.

Ayat 37-38:
37: Lagi katanya kepada ayahnya: "Hanya izinkanlah aku melakukan hal ini: berilah keluasan kepadaku dua bulan lamanya, supaya aku pergi mengembara ke pegunungan dan menangisi kegadisanku bersama-sama dengan teman-temanku."
38: Jawab Yefta: "Pergilah," dan ia membiarkan dia pergi dua bulan lamanya. Maka pergilah gadis itu bersama-sama dengan teman-temannya menangisi kegadisannya di pegunungan.


Ketika Yefta mengalami kemenangan, dia sangat sedih karena melihat anaknya yang keluar pertama kali. Anaknya mengerti mengenai nazar ini, sehingga dia meminta waktu untuk bisa menangisi kegadisannya. Tapi sebenarnya anak ini tidak mati, karena dia menangisi kegadisannya, bukan menangisi kematiannya itu. Dalam terjemahan bahasa lain, dikatakan kalau anaknya ini berkata kalau dia tidak akan menikah. Tuhan ketika meminta seseorang membayar nazar saat itu, tidak akan melanggar hukum taurat, karena orang tua tidak boleh mempersembahkan anaknya sebagai korban bakaran, contohnya seperti Ishak yang akan dipersembahkan Abraham.

Zaman dulu ketika dikatakan anak yang dipersembahkan kepada Tuhan, ini artinya seperti Samuel, anaknya akan tinggal dan hidup di Bait Allah. Yefta sedih karena anaknya tidak akan menikah dan dia tidak akan memiliki keturunan lagi. Tuhan tidak jahat, tapi sebenarnya yang salah itu Yefta karena dia tidak jelas dalam bernazar, karena dia tidak memiliki ekspektasi kalau anaknya yang akan keluar, sehingga dia harus menerima konsekuensi dari yang dia katakan.


2. Hana
1 Samuel 1:11
11: Kemudian bernazarlah ia, katanya: "TUHAN semesta alam, jika sungguh-sungguh Engkau memperhatikan sengsara hamba-Mu ini dan
mengingat kepadaku dan tidak melupakan hamba-Mu ini, tetapi memberikan kepada hamba-Mu ini seorang anak laki-laki, maka aku akan memberikan dia kepada TUHAN untuk seumur hidupnya dan pisau cukur tidak akan menyentuh kepalanya."


Ada perbedaan antara nazar Yefta dan Hana, dan kalau Hana mengucapkan nazarnya secara terperinci. Dia meminta hal yang spesifik, dia mengerti mengenai nazar yang benar, dan dia juga tahu kalau bernazar itu dia harus berkata yang benar dan terperinci. Misalnya ketika engkau bernazar akan memberikan mobil untuk Tuhan kalau Tuhan tolong, itu masih tidak jelas, karena tidak jelas mobil apa, merk apa, jenis apa. 5 tahun setelah Yefta menang atas bani Amon, dia meninggal, itu juga karena hidupnya tidak tentram, karena sering memikirkan mengenai anaknya dan kesalahannya dalam bernazar kepada Tuhan. Tidak seperti Hana, dia bernazar akan memberikan anaknya kepada Tuhan seumur hidupnya, dan ini dia katakan secara spesifik.

Banyak orang yang ngawur berbicaranya kepada Tuhan. Dan selain itu juga banyak yang tidak mengalami Jehovah Jireh karena menunda-nunda nazarnya. Salomo pun bahkan mengatakan (dalam kitab Pengkhotbah) kalau yang menunda-nunda untuk melakukan nazarnya itu disamakan seperti orang bodoh. Tuhan itu seringkali ingin menguji kita, apakah kita mengelola berkat Tuhan dan keuangan itu dengan benar atau tidak. Nazar itu mengikat kita dengan Tuhan untuk Dia melakukan hal yang dahsyat.

Ketika Tuhan melakukan apa yang dinazarkan Hana, Hana tidak kaget. Jehovah Jireh tidak hanya tentang uang, tapi juga semua aspek dalam hidupmu. Ada harga yang mahal kalau engkau mau mengalami keajaiban-keajaiban yang Tuhan beri. Jangan sampai engkau salah berkata-kata kepada Tuhan! Jangan pernah minta fasilitas atau privilege apapun! Ketika engkau melakukan bagianmu, Tuhan juga pasti akan melakukan yang jadi bagianNya atas hidupmu. Kalau engkau sampai tidak mengalami Jehovah Jireh, artinya ada sesuatu yang salah dalam hidupmu! Coba cek hidupmu, apakah engkau benar melakukan apa yang engkau nazarkan kepada Tuhan? Kalau engkau tidak mau bayar harga, engkau tidak akan bisa mengalami keajaiban Tuhan!

Tuhan tidak pernah membatalkan janjiNya kepada Tuhan, tapi yang bisa membuat itu tidak terjadi karena apa yang engkau lakukan dan apa yang jadi keputusanmu. Banyak orang yang sudah diberkati Tuhan tapi tidak bisa mengelolanya, sehingga engkau tidak bisa dipercayakan hal yang lebih besar lagi. Banyak yang tidak mengalami Jehovah Jireh karena tidak jujur mengenai keuangannya.

Semua uang yang diberikan Tuhan kepadamu, ada benih untuk ditabur dan ada roti untuk dinikmati. Hanya benih yang ditabur / ditanam, bukan roti untuk dilipatgandakan. Ada kalanya kita menikmati roti yang Tuhan beri, tapi juga kalau engkau menikmati benih, itu juga salah! Memberkati tidak hanya dengan doamu, tapi dengan keuangan yang ada padamu. Kita ditakdirkan Tuhan untuk memberkati, dan bagaimana engkau bisa memberkati kalau engkau hanya pas-pasan? Memang awalnya harus dimulai melalui pas-pasan, tapi kalau engkau lakukan semuanya dengan setia, engkau pun akan diberkati Tuhan secara ajaib!

Ketika Hana bernazar dengan ketulusan hati dan Tuhan genapi nazarnya, respon Hana itu yang akan menentukan apakah dia akan dibawa ke next level atau tidak, sama seperti kita, kalau respon kita salah, kita akan stuck di titik tersebut! Ketika Samuel lahir, Hana tidak kaget. Ketika Tuhan menggenapi nazarmu, apa yang engkau lakukan?

Hana saat itu kisahnya seperti Abraham yang hampir mengalami kegagalan dalam rencana Tuhan, tapi ujungnya dia tetap mau mempersembahkan Ishak, dan di situlah tes yang sebenarnya. Tuhan tidak mati kalau engkau tidak menggenapi nazarmu, tapi engkau yang akan "mati" ketika tidak menggenapi nazarmu, dan yang rugi adalah engkau sendiri kalau engkau tidak melakukan nazarmu.

Tuhan tidak pernah minta dari apa yang kita tidak punya! Ketika Tuhan minta Ishak, Tuhan sudah siapkan pengganti Ishak. Kalau Tuhan minta sesuatu dari hidup kita, itu sebenarnya ada dalam hidup kita, tidak pernah tidak ada dari hidup kita! Mungkin kita bisa lupa, tapi sebenarnya semuanya ada dalam hidup kita!

Ketika kita menggenapi nazar kita, yang untung itu kita, kenapa?

1 Samuel 2:20-21
20: Lalu Eli memberkati Elkana dan isterinya, katanya: "TUHAN kiranya memberikan keturunan kepadamu dari perempuan ini pengganti yang telah diserahkannya kepada TUHAN." Sesudah itu pulanglah mereka ke tempat kediamannya.
21:Dan TUHAN mengindahkan Hana, sehingga dia mengandung dan melahirkan tiga anak laki-laki dan dua anak perempuan lagi. Sementara itu makin besarlah Samuel yang muda itu di hadapan TUHAN.


Ketika Hana mandul, dan ketika nazarnya digenapi dan Hana memberikan Samuel sebagai nazarnya, kemudian dia diberkati 5 anak. Kenapa 5? Artinya abundant grace, karena ini adalah anugrah. Kalau engkau bisa menggenapi nazarmu, engkau akan hidup dalam abundant grace, anugrah demi anugrah dalam hidupmu. Dia beri yang terbaik, dan Tuhan lipatgandakan apa yang telah dia berikan kepada Tuhan, dia diberkati dengan anugrah yang melimpah dari Tuhan!

Tuhan tidak pernah berhutang!

Selain itu, nama Hana dicatat di dalam Alkitab sebagai contoh yang baik. Apa bedanya dengan Yefta? Ketika dia mengalmai kemenangan, dia merespon dengan sikap hati yang tidak baik, dan bahkan akhir hidupnya juga kurang baik, tidak seperti Hana, dia menggenapkan nazarnya dengan bahagia, sehingga dia mengalami anugrah demi anugrah dari Tuhan.

Hana dan Yefta sama-sama bernazar, sama-sama nazarnya digenapi oleh Tuhan, tapi yang membedakannya adalah responnya. Masalahnya Yefta kecewa, sehingga dia tidak mendapatkan pengganti untuk anaknya itu. Bahkan yang lebih berpotensi untuk memiliki anak itu Yefta dan istrinya, karena Hana mandul, tapi justru Yefta tidak memiliki anak hingga dia mati karena dia kecewa. Ini yang seringkali terjadi pada orang Kristen, sering membuat aturan sendiri, dan dia sendiri yang melanggar, dan ketika tidak digenapi, malah marah.

Sebuah kehormatan kalau engkau bisa melayani Tuhan! Sebuah kehormatan kalau engkau bisa melayani Tuhan sepenuh waktu! Apa yang dipandang rendah oleh manusia, selama engkau sungguh-sungguh dengan Tuhan, engkau akan bisa diangkat oleh Tuhan sendiri selama engkau tidak sombong dan melakukan setiap nazar yang digenapi Tuhan.

Jehovah Jireh tidak dibatasi dengan hal-hal keuangan, tapi juga semua aspek hidupmu. Kalau engkau punya sikap hati seperti Hana, ketika engkau tidak punya dan Tuhan berkati jadi punya, dan engkau kembalikan kepada Tuhan, engkau akan hidup dalam abundant grace dari Tuhan!


By: Ev. Daniel Krestianto
Tuhan lihat hatimu, tidak ada satupun yang terlewat! Tuhan lihat hatimu! Mungkin engkau berkata "kok aku tidak dijamah, tidak dipegang?" Tuhan lihat hatimu, tidak ada satupun yang terlewat, semua dapat bagiannya masing-masing.

Mulai benahi tentang perpuluhan! Ini mengenai Jehovah Jireh! Banyak yang terhambat karena salah dalam perpuluhan! Ada yang salah perpuluhan karena melepaskan perpuluhannya kepada orang yang tidak tepat, dan bahkan ada yang setelah salah perpuluhan ini, orang itu bisnisnya hancur, semua yang dimiliki bahkan hilang. Semua ada aturannya, tapi kesalahannya karena dia menentukan sendiri perpuluhannya kemana, dan itu diperhitungkan sebagai tidak bisa dipercaya dan tidak memiliki karakter. Uang perpuluhan itu ada aturannyanya! Yang penting, jangan terikat dengan keuangan!

Kalau engkau melihat wanita, engkau tertarik, dan hatimu tergila-gila, maaf kata itu artinya engkau sama seperti binatang. Hati-hati! Engkau tawanan Roh Kudus, engkau manusia dan bukan binatang! Destinymu bisa gagal kalau engkau salah memilih jodoh, hati-hati! Engkau ciptaan yang terindah dan termulia, setiap pribadi punya destiny yang luar biasa, jangan rendahkan dan hancurkan dirimu seperti binatang!


- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -