Senin, 20 Oktober 2014

AoC Bandung, 20 Oktober 2014

AOC BANDUNG
20 OKTOBER 2014

By: Ev. Johan Surja

Bagaimana hidup kita di hadapan Tuhan dan orang lain? Apakah memberi bau dan memberi rasa, atau hanya memberi bau, atau hanya memberi rasa, ataukah tidak memberi bau ataupun rasa apapun?


By: ...

Semua hal akan menjadi mungkin bagi yang percaya! Haleluya adalah bahasa dari surga, it's a heavenly language! Dalam artian yang sederhana haleluya itu adalah puji Tuhan. Kalau kita teriak haleluya, surga itu turun, dan di dalam surga, tidak ada sakit penyakit, tidak ada tumor, kanker, katarak, dll. Apapun yang bukan dari Tuhan yang ada dalam dirimu, itu akan hilang sekarang! Kalau engkau percaya, semua hal adalah mungkin! 21 artinya open, Daniel berdoa dan di hari ke-21 surga terbuka! Kalau engkau lakukan sesuatu 21 kali, hal itu akan terbuka! Kita memasuki zaman Kerajaan Allah dimana engkau tidak perlu berkeringat terlalu banyak!

10 tahun ke depan dalam hidupmu adalah percepatan, dalam bisnis, karir, keluarga, dll!

Pengkhotbah 3:11
11: Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.

Ecclesiastes 3:11
11: He has made everything beautiful in its time. Also, he has put eternity into man's heart, yet so that he cannot find out what God has done from the beginning to the end.

Dikatakan it its time. Tuhan tidak dibatasi oleh waktu, Dia tinggal di luar dimensi waktu, Dia tinggal dalam kekekalan, waktu Tuhan itu kekal (eternity, endless) dan dalam kekekalan itu tidak ada batas waktu (timeless). Kita tinggal dalam keterbatasan waktu, dan Dia yang berada di dalam kekekalan (eternity) punya kekuatan untuk mengubah situasi / waktu kita.

Ecclesiastes 3:1
1: To every thing there is a season, and a time to every purpose under the heaven: 

Untuk setiap hal ada waktunya, dan ada waktunya untuk setiap hal yang berada di bawah surga. Di atas langit, tidak dibatasi waktu, tetapi di bumi, ada waktu dan masanya. Alkitab berkata, ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa, ada waktu untuk hidup, ada waktu untuk kehilangan, ada waktu untuk menerima, dll. Sebagai Anak Allah, apapun waktu yang sedang engkau lalui, Tuhan berkata, Dia punya kuasa untuk membuat segala sesuatunya! Dia membuat segala sesuatunya indah di dalam waktu apapun yang sedang engkau alami, dan artinya ketika engkau melihat masalah, engkau tidak komplain, karena kita menyembah Tuhan yang mengatur waktu.

Kalau engkau tidak menyerah pada Tuhan, imanmu itu akan mengubah waktu itu, karena Tuhan tidak berubah. Situasimu tidak bisa mengubah Tuhan, masalahmu tidak bisa mengubah Tuhan, Dia tidak berubah tidak peduli masalah apapun yang engkau alami. Kalau engkau percaya pada Tuhan, iman pada Tuhan, Tuhan bisa mengubah waktumu!

Ini adalah waktumu, bukan waktu Tuhan, karena Dia tidak berubah! Ini adalah waktumu! Dalam waktu 10 tahun, akan terjadi sesuatu yang radikal dengan sangat cepat. Beberapa hukum akan berubah, banyak rahasia akan dibukakan, sistem pendidikan akan meningkat menjadi lebih baik. Tuhan ingin kita kaya dalam pengetahuan dan peningkatkan dalam pengetahuan untuk kemuliaan Tuhan! 


By: Ev. Daniel Krestianto

Jangan pernah menyerah, never give up! Kuncinya ada pada imanmu! Apa yang engkau imani, itu yang terjadi, karena Tuhan kita tidak pernah berubah! Jangan pernah menyerah! Tuhan lihat hati. Sesuatu yang pertama muncul itu dari Tuhan, tapi sesudah itu, adalah dari daging. Untuk masuk ke mujizat, ada sesuatu yang harus dilewati, lewati keterbatasan dan kebiasaan kita sehingga next level itu bisa terjadi.


- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

Minggu, 19 Oktober 2014

KKR 1 IFGF PALEMBANG, 18 Oktober 2014 (Ev. Yusak Tjipto + Ev. Daniel Tjipto)

KKR 1 IFGF PALEMBANG
SABTU, 18 OKTOBER 2014

By: Ev. Daniel Tjipto

Untuk mendatangkan suatu mujizat, sudah bukan waktunya lagi engkau harus doa puasa, tetapi untuk mendatangkan mujizat, engkau harus connect dengan Tuhan, punya keintiman, tanya Tuhan, dan miliki mentalitas engkau tidak akan bisa mengerjakan mujizat apapun kalau bukan Tuhan yang bekerja di dalam kita.

Sesungguhnya hidupmu itu, setiap waktu harus diikuti dengan yang namanya mujizat, dan ini menjadi gaya hidupmu! Kemanapun engkau pergi, engkau buat mujizat, dan itu kehidupan Yesus. Kemanapun Dia pergi, Dia selalu membuat mujizat. Tidak harus direka-reka atau dipikirkan! Seketika itu bisa terjadi! Ketika suatu saat engkau mengalami sesuatu, Tuhan berbicara sesuatu, lakukan dengan iman, dan akan jadi! Kuncinya adalah IMAN, dan ini bukan sesuatu yang main-main!

Ini waktunya, 2014 dan 2015, ini waktunya dimana kekayaan, kelimpahan, akan dicurahkan dan dilimpahkan, dan dipercayakan pada setiap pribadi yang percaya dan mampu untuk menikmati yang namanya mega blessings! Bukan lagi sesuatu yang super, bukan hanya dua kali lipat, bukan yang biasa-biasa, tapi ini waktunya yang mega! Ini sesuatu yang spektakuler, yang sangat besar! Bukan sesuatu yang kita pikirkan besar, tapi ini adalah pikirannya Yesus yang dikatakan mega blessings! Sudah bukan lagi masuk dalam cara berpikirmu!

Kapan minyak mur muncul di Alkitab? Ketika Yesus lahir! Persembahan dari majus ada 3, emas, kemenyan, dan mur, dan ini sedang Tuhan percayakan dalam hidup kita! Yesus lahir, diberi emas kemenyan dan mur. Apakah suatu kebetulan? Tidak! Emas berbicara tentang kelimpahan, Yesus kemana-mana tidak pernah tidak berkelimpahan, bahkan Yesus adala seorang pribadi yang memiliki seluruh dunia ini. Ketika Dia butuh uang, Dia bisa datangkan, dan bahkan yang tidak mungkin bisa terjadi, contohnya ketika Dia menyuruh Yesus untuk menangkap ikan dan melihat uang di dalamnya, sehingga apapun yang dibutuhkan, detik itu juga disediakan Tuhan.

Orang kaya itu susah masuk surga, karena pusing dengan uangnya, ketika disuruh memberi yang besar, berpikir, sayang, dan menilai orang tersebut "apakah dia sudah layak menerima yang besar?" Misalnya ketika ada anak jalanan yang akan diberi uang 1 Milyar, apakah engkau protes? Engkau seharusnya tidak perlu komplain! Tuhan percayakan materi dalam hidup kita, dan Si Empunya berkata, "Beri 1 Milyar", engkau berkata, "Tidak bisa, itu kebanyakan". Sebenarnya orang ini tidak sadar kalau uangnya adalah milik Tuhan, merasa uangnya ya merupakan miliknya. Uang itu benih! Kalau benih tidak ditanam, tidak dilempar dan ditanam, tidak akan benih itu jadi pohon, tidak akan benih itu berbuah! Pada waktu ditanamn, maka itu akan tumbuh, pada waktu tumbuh, harus dipelihara, diberi air, dan ini berbicara mengenai keintiman, harus memegang janji-janji Tuhan. Ketika itu dipelihara, itu bertumbuh, dan akan memunculkan buah. Ketika muncul buah, lihat, multiplikasi sudah mulai terjadi, pelipatgandaan terjadi. Sebenarnya kekayaan memang bukan milik mereka, tapi semua punya Tuhan, dan seizin Tuhan dilimpahkan dalam hidup mereka, sekalipun melalui orang tua, pekerjaan, dll.

Ini waktunya Tuhan mau mempercayakan yang besar dalam hidupmu, dan itu harus dilemparkan dari dalam hidupmu, dan itu harus ditanam! Ini waktunya tinggal 3.5 tahun! 3x Tuhan berbicara, ini bukan main-main! Sebelum 5 tahun, Tuhan sudah jemput anak-anakNya di awan-awan. WaktuNya tinggal 5 menit, Tuhan datang menjemput kita di awan-awan, dan ini persis seperti Yesus mulai pelayanan di dunia dan menyelesaikannya, 3.5 tahun. Ini sesuatu yang spesial, dan sebelum 3.5 tahun Tuhan akan genapi semua kebenaran Firman! Semua yang tertulis dalam Firman, akan dilimpahkan bagi yang percaya dan meresponi! Yang punya semua hal itu Tuhan, kita hanya diberi kepercayaan untuk mengelola! Jangan jadi bendahara yang tidak baik, diberi Tuhan, lalu disimpan di dalam tanah. Untuk tiket ke surga, tidak bisa dibeli dengan uang berapapun!

Ketika Yesus datang di awan-awan, orang-orang kudus dan kita semua diangkat bersama dengan Dia, namun ada syaratnya, yaitu engkau harus menyelesaikan destinymu, selesaikan destinymu, jangan bergantung atau ikut-ikutan dengan orang lain. Miliki hubungan pribadi dengan Tuhan, dan mengerti siapa dirimu, siapa engkau, serta lakukan kebaikan, lakukan apa yang diminta Roh Kudus! Mulai jadi pelaku Firman! Gerbang mujizat itu sudah dibuka, asal engkau percaya! Kalau engkau mau diberkati, tapi tidak memberi yang spesial, tidak yang benar-benar wow, ya tidak bisa mengalami yang mega!

2 Raja-Raja 4:2
2: Jawab Elisa kepadanya: "Apakah yang dapat kuperbuat bagimu? Beritahukanlah kepadaku apa-apa yang kaupunya di rumah." Berkatalah perempuan itu: "Hambamu ini tidak punya sesuatu apa pun di rumah, kecuali sebuah buli-buli berisi minyak."

Apa yang engkau miliki, engkau harus sadar, mengerti, seberapa yang engkau miliki saat ini! Jangan pernah engkau berkata engkau punya semana tapi sebenarnya engkau belum punya. Engkau harus tahu kapasitasmu, jangan hidup dalam impian, janji iman! Tuhan tidak pernah minta yang tidak ada dari padamu! Firmannya berkata, seberapa yang ada padamu, dan itulah yang akan dilipatgandakan, bawa kepada Tuhan, dan detik engkau tangkap, dan lakukan, detik itu juga ledakan berkat akan datang sekalipun engkau tidak tahu berkat itu darimana. Ini adalah musimnya, nuansanya, dimana Tuhan akan memberikan mega blessings and mega wealth!

Berkat itu tidak hanya uang, tapi juga kesehatan. Untuk apa punya uang banyak tapi keluar masuk rumah sakit? Semua itu sudah diatur di surga, ada waktu khusus dimana memang berkat / keuangan kita harus dilepaskan. Dalam alam roh, semua sudah ditetapkan. Misalnya si A, hari apa, jam sekian, harus lepaskan uang sekian. Dan ketika itu, Roh Kudus berbicara untuk menabur, sehingga uang itu jadi benih dan tidak dihabiskan sia-sia, karena kalau tidak dilepaskan, tetap juga uang itu akan dilepaskan, entah karena kecelakaan, sakit penyakit, dll.

Kita akan diurapi dengan mur, kenapa mur? Orang yang diolesi mur itu masuk dan bisa mempengaruhi satu sisi otak, dan ketika otak itu kena mur, orang itu akan bisa menjadi cepat menangkap kesempatan, dan bisa mengambil keputusan dengan tepat! Tuhan Yesus ketika lahir dihadiahi mur, karena itu hidupNya selalu tepat, selalu berhasil, bisa mengambil keputusan dengan cepat dan tepat! Ini harus engkau percayai, lakukan dengan iman! Mur ini akan jadi atau tidak, berfungsi atau tidak, tergantung dari imanmu! Semuanya itu real, bukan hanya teori! Dai perkara kecil hingga perkara besar, Tuhan atur semuana dengan rapi. Sekali engkau menabur, ekornya akan luar biasa, bahkan menuai berkali-kali. Bagi yang percaya, engkau bisa buktikan, tidak lama lagi, semua itu akan terwujud! Ini sudah waktunya mega blessings dicurahkan dalam hidupmu! Semua sudah disodorkan ke hadapanmu, tergantung engkau mau meresponi dan percaya atau tidak! Tuhanmu adalah Tuhan mujizat, kalau engkau masukkan dalam otakmu, itu artinya bukan Tuhanmu! Tundukkan daging dan jiwamu, lompati tembok keterbatasanmu! Lompati tembok-tembok ketidakpercayaanmu!

Di Yohanes 2, Yesus melakukan mujizat di waktu yang sudah Tuhan tetapkan, bukan dengan kemauanNya sendiri.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

KKR 2 IFGF PALEMBANG, 19 Oktober 2014 (Ev. Yusak Tjipto + Ev. Daniel Tjipto)

KKR 2 IFGF PALEMBANG
MINGGU, 19 Oktober 2014
By: Ev. Yusak Tjipto
Jangan batasi Tuhan dengan pikiran kita, dan gunakan Roh Kudus sebagai penolong kita. Hanya anak-anak Tuhan di dunia ini belum banyak yang sungguh-sungguh memanfaatkan Roh Kudus, karena tidak mengerti, karena membatasi cara berpikir Tuhan. Ketika bangsa Israel akan masuk dalam tanah Kanaan, justru mereka 40 tahun di padang gurun, kenapa? Karena mereka tidak percaya, padahal 40 tahun sudah berkalan dengan Tuhan, dan saat sudah hampir masuk, gagal. Demikian juga kita, waktunya tinggal 3.5 tahun, kita harus mempertahankan sikap hati kita, karena waktunya sudah amat singkat. Kenapa sikap hati? Karena semua itu dimulai dan dilihat dari dalam sikap hati. Semua bisa berubah. Hidup di dalam Firman, hidup dalam penetapan Tuhan!

Cobalah belajar jujur di hadapan Tuhan sebab rata-rata orang Kristen itu tidak jujur di hadapan Tuhan karena tidak mengenal akan diri kita sendiri. Kita hanya melihat yang di depan, tapi kita tidak melihat proses kejadiannya seperti apa. Kalau engkau hidup dengan Tuhan dimulai dari kecil, engkau akan menikmati hal yang luar biasa! Jujur dengan Tuhan, jangan disimpan-simpan sendiri.

Dalam segala perkara, jangan batasi Tuhan! Di dalam kehidupan ini, kalau engkau sudah hampir sampai di tujuan, itu yang susah, mempertahankan percayamu. Apakah nanti ketika Tuhan kembali, didapati iman? Waktunya sudah sangat singkat, kita semua harus berubah cara pelayanannya, sikap hatinya, tindakannya seperti ketika Yesus berada di dalam dunia. Apa yang Yesus lakukan di dunia selama 3.5 tahun? Yesus berkeliling berbuat baik sampai seluruh Israel dijalani.

Kisah Para Rasul 10:38
38: yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.

Misalkan ketika ada orang sakti, ya doakan, sembuh tidak sembuh itu urusan Tuhan, jangan dipikirkan, yang penting engkau berbuat baik dan mendoakan orang. Kita harus mulai berubah, jangan cuma mau terima, tapi harus praktek! Mulai hari ini, engkau harus ingat, Yesus berkeliling berbuat baik, mendoakan orang. Engkau harus mempraktekkan ini, maka kemuliaan demi kemuliaan akan ada! Jangan pakai pikiran, nurut saja! Kalau engkau tidak mengalami Firman Tuhan itu secara pribadi, ya tidak akan jadi. Kalau engkau percaya, engkau akan melakukan apa yang Yesus lakukan bahkan lebih! Ini waktunya, engkau harus bertindak seperti Yesus.


By: Ev. Daniel Tjipto

Tuhan akan pakai anak-anakKu, yang penting PERCAYA! Modalnya hanya percaya, jangan pernah berpikir apa bisa, jangan mereka-reka caranya bagaimana, dll. Yang kita patut lakukan adalah tangkap setiap rhema, kairos dan itu akan jalan dalam hidupmu. Ketika engkau menangkap, lakukan dengan iman, nanti Roh Kudus yang ada di dalam kitalah yang akan membuat mujizat! Tapi Dia tidak akan bisa kalau tidak ada perantaranya. Siapa perantaranya? Aliran air itu besar, namun bagaimana biar bisa dialirkan? Ya harus ada paralon untuk menyalurkannya. Dia tidak berusaha untuk menambah volume air, membuat air, tapi paralon hanya menyediakan jalur agar mujizat terjadi. Ketika melihat ada kesempatan berbuat baik, ya lakukan, jangan dipikirkan nantinya bagaimana!

Jangan menjadi hakim! Apa yang disuruh lakukan, ya lakukan dengan sukacita! Yesus di kayu salib membebaskan kita dari semua kutuk, tapi seringkali kita sendiri yang membuat diri kita masuk dalam kutuk tersebut, yaitu dengan khawatir, ketakutan. Engkau harus putuskan kutuk itu, dan jangan pernah khawatir. Bagaimana agar diputuskan? Ya mengaku, akui semuanya itu. Banyak anak Tuhan yang tidak mengakui kelemahannya karena rasa sombongnya sangat tinggi.

Ada barang-barang dalam hidupmu yang bisa menjadi penghambat aliran berkat itu masuk dalam kehidupanmu, sehingga berkat itu tercecer itu ke kiri dan ke kanan. Hari ini Tuhan mau bebaskan engkau, buang batu-batu itu! Jangan jadi ahli taurat, karena engkau tidak tahu apa yang akan terjadi di depan. MAKSIMAL!

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY-
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

Rabu, 15 Oktober 2014

JKI Injil Kerajaan- 15 Oktober 2014 (MEGA WEALTH AND MEGA BLESSINGS)

JKI INJIL KERAJAAN
15 OKTOBER 2014

MEGA WEALTH AND MEGA BLESSINGS

By: Pdt. Petrus Agung

2 Raja-Raja 6:24
24: Sesudah itu Benhadad, raja Aram, menghimpunkan seluruh tentaranya, lalu maju mengepung Samaria.
25: Maka terjadilah kelaparan hebat di Samaria selama mereka mengepungnya, sehingga sebuah kepala keledai berharga delapan puluh syikal perak dan seperempat kab tahi merpati berharga lima syikal perak.
26: Suatu kali ketika raja Israel berjalan di atas tembok, datanglah seorang perempuan mengadukan halnya kepada raja, sambil berseru: "Tolonglah, ya tuanku raja!"
27: Jawabnya: "Jika TUHAN tidak menolong engkau, dengan apakah aku dapat menolong engkau? Dengan hasil pengirikankah atau hasil pemerasan anggur?"
28: Kemudian bertanyalah raja kepadanya: "Ada apa?" Jawab perempuan itu: "Perempuan ini berkata kepadaku: Berilah anakmu laki-laki, supaya kita makan dia pada hari ini, dan besok akan kita makan anakku laki-laki.
29: Jadi kami memasak anakku dan memakan dia. Tetapi ketika aku berkata kepadanya pada hari berikutnya: Berilah anakmu, supaya kita makan dia, maka perempuan ini menyembunyikan anaknya."
30: Tatkala raja mendengar perkataan perempuan itu, dikoyakkannyalah pakaiannya; dan sedang ia berjalan di atas tembok, kelihatanlah kepada orang banyak, bahwa ia memakai kain kabung pada kulit tubuhnya.
31: Lalu berkatalah raja: "Beginilah kiranya Allah menghukum aku, bahkan lebih dari pada itu, jika masih tinggal kepala Elisa bin Safat di atas tubuhnya pada hari ini."
32: Adapun Elisa, duduk-duduk di rumahnya, dan para tua-tua duduk bersama-sama dia. Raja menyuruh seorang berjalan mendahuluinya, tetapi sebelum suruhan itu sampai kepada Elisa, Elisa sudah berkata kepada para tua-tua itu: "Tahukah kamu, bahwa si pembunuh itu menyuruh orang untuk memenggal kepalaku? Awas-awaslah, apabila suruhan itu datang, segeralah tutup pintu dan tahanlah dia supaya orang itu jangan masuk. Bukankah sudah kedengaran bunyi langkah tuannya di belakangnya?"
33: Selagi ia berbicara dengan mereka, datanglah raja mendapatkan dia. Berkatalah raja kepadanya: "Sesungguhnya, malapetaka ini adalah dari pada TUHAN. Mengapakah aku berharap kepada TUHAN lagi?"

2 Raja-Raja 7:1-2
1: Lalu berkatalah Elisa: "Dengarlah firman TUHAN. Beginilah firman TUHAN: Besok kira-kira waktu ini sesukat tepung yang terbaik akan berharga sesyikal dan dua sukat jelai akan berharga sesyikal di pintu gerbang Samaria."
2: Tetapi perwira, yang menjadi ajudan raja, menjawab abdi Allah, katanya: "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Jawab abdi Allah: "Sesungguhnya, engkau akan melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi tidak akan makan apa-apa dari padanya."

Pertanyaannya sederhana, setelah Elisa bernubuat BESOK akan terjadi masa kelimpahan, pertanyaannya, apa yang harus dikerjakan orang Israel untuk mendapatkan penggenapan nubuatan itu? Tidak berbuat apa-apa. Yang dibutuhkan dalam hal ini hanya satu, yaitu percaya. Di dunia ini banyak nabi berbuat, terkadang bahkan nabinya sendiri tidak percaya, tapi Tuhan paksa untuk bernubuat. Yang jadi masalahnya, bukan pada nabinya, tapi apakah engkau percaya? Setelah ayat ini mendadak Alkitab menceritakan hal aneh, yaitu mengenai 4 orang kusta. Setelah malam ini, semua tergantung pada engkau, mau percaya, atau engkau buang dengan sia-sia perkataan Tuhan malam ini. Kalau orang lain berkata tidak percaya, itu urusannya dengan Tuhan, tapi ini waktunya sudah sangat dekat, Tuhan sangat ingin memberkati anak-anaknya, dan Tuhan mengerti kita membutuhkan keuangan yang luar biasa. Tuhan itu Tuhan yang berjanji dan sanggup menggenapi! Just believe!

Pada satu periode ini, engkau harus perhatikan. Kalau kita membaca di Alkitab, mengapa sampai orang Israel bisa menjarah begitu hebat? Ada hukum tabur tuai. Sebelum peristiwa ini, orang Israel sudah menabur sesuatu atas hidup orang Aram. Mereka ini sebenarnya bisa dibunuh, tapi apa yang mereka lakukan?

2 Raja-Raja 6:23-24
23: Disediakannyalah bagi mereka jamuan yang besar, maka makan dan minumlah mereka. Sesudah itu dibiarkannyalah mereka pulang kepada tuan mereka. Sejak itu tidak ada lagi gerombolan-gerombolan Aram memasuki negeri Israel.
24: Sesudah itu Benhadad, raja Aram, menghimpunkan seluruh tentaranya, lalu maju mengepung Samaria.

Orang-orang Samaria bisa bantai tentara Aram, tapi mereka tidak melakukannya karena perintah Tuhan, mereka memberi jamuan yang besar pada tentara Aram, dan ini adalah sebuah taburan. Walau mereka membalas dengan mengepung Samaria hingga kelaparan, namun tabur tuai tetap berlaku, akhrinya mereka memberikan jarahan yang luar biasa untuk orang Israel di Samaria.

Perhatikan cara engkau menabur! Seberapa engkau taat pada apa yang Tuhan perintahkan, itulah juga yang akan engkau tuai secara luar biasa. Just believe!


By: Ps. Darrel Stott

Tuhan ingin setiap kita mendengar suaraNya! Engkau perlu tahu, ibadah hari ini tidak hanya mengeani negara Indonesia saja, tapi juga bangsa-bangsa! Gereja ini bukan tempat hiburan, bukan tempat pengkhotbah hebat, tapi ini adalah tempat dimana orang dari seluruh dunia bisa datang dan berjumpa dengan Tuhan! Tuhan mengasihi Anda!

Banyak di antara kita yang memecat dirinya sendiri karena merasa tidak memenuhi syarat Tuhan. Tapi mengertilah, perkara besar akan terjadi malam hari ini. Kunci agar engkau mengalami mujizat Tuhan adalah darah Yesus Kristus! Paulus bukan oranng yang baik dulunya, dia orang yang jahat, dia pembunuh, namun Tuhan memilih Paulus. Siapa orang yang Tuhan kasihi? Orang yang dekat denganNya.

Engkau sudah gagal di hadapan Tuhan, karena engkau sudah jatuh dalam dosa, sudah tidak bisa mengurus keuanganmu dengan bai, dan engkau tidak mau orang lain mengetahui mengenai keuanganmu karena engkau sudah melakukan hal yang salah dalam keuangan itu, tapi Tuhan tetap mengasihi anda! Inilah malamnya engkau untuk menjadi besar! Sekarang kita sudah memiliki darah Yesus, Tuhan akan ampuni semuanya karena Tuhan mengasihi engkau! Jangan menganggap dirmu sendiri tidak layak, karena darah Yesus sudah membasuh hidupmu.

Yehezkiel 37:1-10
1: Lalu kekuasaan TUHAN meliputi aku dan Ia membawa aku ke luar dengan perantaraan Roh-Nya dan menempatkan aku di tengah-tengah lembah, dan lembah ini penuh dengan tulang-tulang.
2: Ia membawa aku melihat tulang-tulang itu berkeliling-keliling dan sungguh, amat banyak bertaburan di lembah itu; lihat, tulang-tulang itu amat kering.
3: Lalu Ia berfirman kepadaku: "Hai anak manusia, dapatkah tulang-tulang ini dihidupkan kembali?" Aku menjawab: "Ya Tuhan ALLAH, Engkaulah yang mengetahui!"
4: Lalu firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah mengenai tulang-tulang ini dan katakanlah kepadanya: Hai tulang-tulang yang kering, dengarlah firman TUHAN!
5: Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada tulang-tulang ini: Aku memberi nafas hidup di dalammu, supaya kamu hidup kembali.
6: Aku akan memberi urat-urat padamu dan menumbuhkan daging padamu, Aku akan menutupi kamu dengan kulit dan memberikan kamu nafas hidup, supaya kamu hidup kembali. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN."
7: Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan kepadaku; dan segera sesudah aku bernubuat, kedengaranlah suara, sungguh, suatu suara berderak-derak, dan tulang-tulang itu bertemu satu sama lain.
8: Sedang aku mengamat-amatinya, lihat, urat-urat ada dan daging tumbuh padanya, kemudian kulit menutupinya, tetapi mereka belum bernafas.
9: Maka firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah kepada nafas hidup itu, bernubuatlah, hai anak manusia, dan katakanlah kepada nafas hidup itu: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Hai nafas hidup, datanglah dari keempat penjuru angin, dan berembuslah ke dalam orang-orang yang terbunuh ini, supaya mereka hidup kembali."
10: Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan-Nya kepadaku. Dan nafas hidup itu masuk di dalam mereka, sehingga mereka hidup kembali. Mereka menjejakkan kakinya, suatu tentara yang sangat besar.

Ada panggilan di 5 jawatan, dan Alkitab juga berbicara mengenai pelayanan nabi. Seluruh lembah itu penuh dengan tulang-tulang dan Tuhan punya rencana agar semua tulang itu hidup, dan caranya itu ketika Yehezkiel bernubuat, maka tulang-tulang itu akan hidup kembali. Responi setiap perkataan nabi! Responi! Tanggapi! Iman itu selalu menanggapi, tidak pernah pasif, dan menabur sesuai dengan iman kita. Dan kalau engkau percaya, itu akan terjadi! Berkat itu nanti akan jauh lebih besar dari yang pernah dimiliki Raja Salomo! Tapi sebelum perjalanan ini, kalau orang miskin tidak punya apa-apa, maka Tuhan akan mulai mengerjakan sesuatu yang baru hari ini. Jika engkau sudah berhasil, sudah sukses, memiliki hidup yang baik, keuangan yang baik, terutama engkaulah juga harus mendengarnya!

Sekarang ini Tuhan akan membuat hatimu remuk, memberimu belas kasihan kepada dunia, dan mendanai pelayanan-pelayanan dimana-mana di dunia! Urapan keuangan itu selalu berhubungan dengan misionaris, dan itu berkaitan dengan bangsa-bangsa, dan bukan mengenai kenyamanan dan mobil / rumah pribadi anda sendiri. Ketika engkau mendengar suara Tuhan, engkau tidak memberi lagi sedikit, tapi engkau memberi dalam jumlah yang sangat besar (MEGA money)! Selalu pandang Yesus, karena Yesus yang akan memberi tahu orang-orang untuk bertobat.

Ketika kita taat pada Tuhan, menujukan mata kita kepada Tuhan, saat itulah akan terjadi berkat yang luar biasa dalam hidup kita! Ini adalah malam destiny, malam perubahan, karena ini bukan malam yang biasa. Biarlah berkat Tuhan itu, biarlah mega wealth itu turun atas keluargaku, gerejaku! EXPLODE mencapai destiny yang Tuhan tetapkan bagimu!

Seharusnya kita jadi solusi bagi masalah dunia! Tuhan akan urapi pikiran kita sehingga menjadi supranatural. Tuhan akan beri hikmat dan pengajaran terbaik, Tuhan berikan rahmat kepadamu! Tidak cukup hanya memiliki saja, tapi keuanganmu harus meledak, meledak dengan cara yang bahkan tidak bisa engkau bayangkan! Malaikat akan bersama engkau, berjalan bersama Tuhan, dan semua sumber-sumber surgawi akan datang kepadamu! Hikmat dari surga, dan surga akan berjalan bersama dengan engkau! Ketika engkau bergerak, surga bergerak bersamamu!

Anda mungkin masih remaja, tapi engkau punya hati untuk bisnis, maka engkau harus mengharapkan berkat dan rahmat dari Tuhan, maka engkau akan bergerak dengan cepat sekali, karena surga akan bekerja sama dengan engkau! Ini bukan waktu yang normal! Kepada mereka yang diberi banyak, diminta banyak juga. Jika Tuhan memberimu kekayaan besar, akankah engkau memberkati orang-orang di dunia ini? Yang penting engkau harus taat dan percaya! Singkirkan kepentingan diri sendiri, lalu responi Tuhan! Inilah waktunya, ketika kemuliaan Tuhan bergerak, kita juga harus bergerak! Ketika api itu bergerak, ketika awan itu bergerak, kita harus bergerak mengikutinya!

Inilah waktunya perubahan! Kesempatan-kesempatan yang tidak pernah dilihat dunia ini adalah tahun 2014-2015, dan tidak pernah ada masa-masa seperti ini! Inilah agendanya Tuhan! Kita tidak mengerjakan hal kecil, tapi kita mengerjakan segala sesuatu besar-besaran! Engkau harus percaya, bukan karena kesanggupanmu, tapi karena kesanggupan Tuhan! Kita tidak tahu bagaimana kita akan diberkati, tapi kita pasti akan diberkati! Kalau engkau tidak punya iman, bayangkan saja, berpura-pura sajalah engkau sudah menerimanya, karena untuk menerima mujizat, engkau perlu iman untuk percaya! Ketika engkau taat pada suara Tuhan dan melakukan apa yang Tuha mau engkau kerjakan, inilah waktunya yang sangat tepat untuk perubahan besar terjadi!


By: Pdt. Petrus Agung Purnomo

Sebenarnya di hadapan Tuhan semuanya sudah terjadi! Untuk kita, sudah terjadi! Tidak usah dipikirkan, ingat cerita nabi di Samaria tadi, mereka hanya percaya, Tuhan yang memberi nubuat, Tuhan yang menggenapi! Firman Tuhan ya dan amin hari ini! Tanya Tuhan berapa yang Tuhan mau untuk engkau beri pada hari ini, ayo lakukan dalam ketaatan! Setelah Tuhan bernubuat, Dia juga yang akan bertindak!

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

Senin, 13 Oktober 2014

AOC BANDUNG, 13 OKTOBER 2014 (KKR 6HT)

AOC BANDUNG (KKR 6HT)
13 OKTOBER 2014

By: Pdt. Petrus Hadi

Kalau kutuk itu tidak dicabut, tanaman kelimpahan, bangunan kelimpahan, tanaman keemasan dari Tuhan tidak akan bisa tumbuh. Ada otoritas yang Tuhan beri pada Yeremia, yaitu di Yeremia 1:10

Yeremia 1:10
10: Ketahuilah, pada hari ini Aku mengangkat engkau atas bangsa-bangsa dan atas kerajaan-kerajaan untuk mencabut dan merobohkan, untuk membinasakan dan meruntuhkan, untuk membangun dan menanam." 

Sesungguhnya Tuhan mau membangun bangunan-bangunan Tuhan yang namanya tuaian, keemasan, kelimpahan, sukacita, kesehatan, dan semua yang TOV yang dari Tuhan. Tapi kita perhatikan, Tuhan berkata pada Yeremia bahwa terhadap bangsa-bangsa, bukan cuma Israel ataupun Babel. Walau di Babel, pemeliharaan dan perlindungan Tuhan atas bangsa Israel tetap terjamin. Yeremia harus mencabut segala sesuatu yang bukan dari Tuhan di Babel. Hidup kita juga seperti itu, seperti di dalam pelayanan, kita mencari tahu apa yang harus dicabut dari suatu daerah, didatangi, diperangi, barulah ditanam apa yang dari Tuhan. Otoritas yang dari Tuhan kepada kita lebih banyak mengenai mencabut, di ayat tadi dikatakan mencabut, merobohkan, membinasakan, meruntuhkan, dan artinya ini harus tuntas, baru Tuhan bisa membangun bangunanNya, menanam tanamanNya. Banyak Tuhan berjanji kelimpahan, keemasan dll, tapi kenapa tidak terjadi? Karena seringkali mencabut, merobohkan dll nya belum tuntas!

Zama dulu, ketika petani tembakau ingin membuka lahan, petani itu akan menebas tanaman yang masih ada, dicabut akarnya, dan tanah itu diaduk dan tidak boleh ada bekas dari tanaman lain. Setelah semuanya bersih, baru ditanam tembakau, dan hasilnya petani-petani ini menjadi sangat kaya. Tapi itu tidak mungkin terjadi pada tanah biasa yang kalau ada tanaman hanya ditebang dan dibuang akarnya, dan langsung ditanam tembakau. Ini yang menyebabkan perbedaan, karena udara yang mirip ada, tanah yang mirip ada, tapi yang berbeda itu ketika dicabut hingga ke akarnya dan tidak ada sisa lagi dari tanaman yang lain.

Kita mau masuk masa tuaian, tapi seringkali kita tidak sadar, ada tanaman-tanaman lain dalam hidup kita yang kita tidak rela untuk dicabut hingga ke akar-akarnya. Perhatikan betul apa yang ada di dalammu, dan ini juga yang dilakukan Tuhan kepada Yeremia untuk mencabut, merobohkan, membinasakan dan meruntuhkan. Seperti di Keluaran 20, Tuhan begitu melindungi manusia sehingga ketika ada yang menyembah ilah lain, kutuk itu akan turun hingga ke generasi ketiga dan keempat, karena naturnya orang lebih sayang pada cucunya. Celah-celah seperti ini yang setan cari agar kita tidak mengalami yang maksimal dari Tuhan! Tuhan sedang mau mengingatkan sesuatu yang tidak kita lakukan dan yang harus

Yeremia 1:9
9: Lalu TUHAN mengulurkan tangan-Nya dan menjamah mulutku; TUHAN berfirman kepadaku: "Sesungguhnya, Aku menaruh perkataan-perkataan-Ku ke dalam mulutmu.

Yang Tuhan lakukan itu yaitu Tuhan bersihkan dulu mulutnya dan baru ditanam Firman. Kalau dalam hidup kita ada yang aneh-aneh dan tidak wajar, misalnya dalam hal rohani jatuh bangun terus dalam dosa, ada roh perzinahan, jangan-jangan nenek moyang kita seperti itu, dan itu tuntutan setan. Ada yang misalnya keluarganya cerai umur 32, anaknya juga seperti itu, anaknya lagi juga seperti itu. Ada yang misalnya ayahnya meninggal umur 60, pamannya juga meninggal umur 60. Misalnya dalam masalah jiwa, mudah stress, konflik begitu rupa dalam rumah tangga. Dalam hal keuangan ada yang misalnya mau naik, tiba-tiba hancur lagi, dan itu berulang-ulang terus, dan yang seperti ini harus dicabut!

Dengan mulut kita mencabut, dan dengan mulut kita menanam. Pemulihan segala sesuatu, rohani, jasmani, bahkan ekonomi, itulah tanaman yang Tuhan mau tanam dalam hidup kita, namun kita harus membersihkan dulu semuanya.

Pengurapan satu jari, taruh di ubun-ubun. Cabut semua kutuk nenek moyang, perzinahan, jasmani rohani, kutuk okultisme, kutuk perceraian, kutuk pertengkaran, kutuk sakit-penyakit, kutuk kematian, kutuk kebangkrutan, kutuk kesialan, kutuk kerugian, kami cabut dalam nama Yesus! Minta Roh Kudus singkapkan, pakai mulutmu untuk mencabut dan membangun yang dari Tuhan!


By: Ev. Yusak Tjipto

Biar tanaman yang dari Tuhan ditanam, dan semuanya membawa kemuliaan bagi nama Tuhan. Kalau sudah dibersihkan, sekarang ditanam yang baru. Tapi untuk menanam, ada harga yang harus dibayar. "Pelayanan sekarang harus berubah!". 5 menit lagi itu kurang lebih 3.5 tahun, dan itu seperti Yesus melayani di dunia. Ini waktunya sudah sangat singkat, pelayananmu harus berubah! Kalau kita mau ikut Tuhan, harus konsekuen, harus ada tekat, mau untuk bayar harganya, karena Tuhan lebih tahu apa yang baik untuk hidup kita. Kalau harus bayar, ya bayarlah harganya.

Kenapa Abraham tidak berani memberi tahu pada Sara kalau Ishak harus disembelih? Karena seorang ibu tidak tahan melihat anaknya akan dikorbankan. Dalam waktu 3.5 tahun ini kita akan mengalami macam-macam, tapi percayalah, jangan goyah, apapun yang terjadi, Tuhan mengasihi kita. Kita harus rela memberikan apapun yang Tuhan minta, karena kita tahu semua ada harga yang harus dibayar. Setiap orang sendiri-sendiri dengan Tuhan, tidak ada yang sama, tapi percayalah, dan katakan pada dirimu, lebih baik nurut pada Tuhan daripada nurut pada kehendak sendiri. Kalau engkau berani, Tuhan yang akan menyelesaikan dan membuka jalan. Percayalah, Tuhanmu adalah Tuhan yang luar biasa.


By: Pdt. Petrus Agung

Salah satu yang paling berat yang dialami Yesus ketika hidup di dunia itu adalah mengenai pembelaan dari manusia. Suatu hari Dia dikatakan akan ditangkap, disiksa, dibunuh, namun ketika Petrus mendengar itu, dia berkata "Dijauhkan dari padamu Tuhan!", tidak ada yang berkata untuk berdoa dan mengikuti Tuhan hingga Golgota. Kedekatan kita bisa menjadi alat iblis, karena kita mengasihi dengan cara yang menjerumuskan. 3.5 tahun adalah waktu yang sangat singkat, hanya bisa dijalani kalau Tuhan mendewasakan kita. Di taman Getsemani, Tuhan hanya minta 3 orang mendampingi, dan mereka tidur, karena terlalu berat untuk bisa melihat kenyataan orang yang mereka cintai akan mengalami hal yang mengerikan. Yang lebih ekstrim lagi, Petrus yang sama mencabut pedangnya dan memotong telinga orang untuk pembelaan secara manusia. 3,5 tahun hidup dengan cara Tuhan, salah satu tantangannya adalah seperti itu. Salah satu tantangan orang yang dicintai dan dihormati oleh orang lain adalah orang ini akan menerima pembelaan secara manusia, dan terkadang hal itu seperti orang lain tidak mau menyatakan kebenaran apa adanya pada orang ini, karena itu terlalu menyakitkan untuk dia dan untuk yang bersangkutan.

Apa yang harus diubah dari pelayanan kita semua untuk 3,5 tahun ke depan? Harus seperti cara Yesus melayani! Seperti apa Tuhan melayani? Itu bukan pelayanan yang mengundang orang. Selama ini gereja tujuannya membangun gedung gereja untuk menampung orang, sedangkan Tuhan tidak pernah. Dia turun ke jalan, Dia bersentuhan dengan manusia dan tinggal di jalanan, dan ini hampir untuk semua orang gereja menjadi berat.

Kisah Rasul 10:37-38
37: Kamu tahu tentang segala sesuatu yang terjadi di seluruh tanah Yudea, mulai dari Galilea, sesudah baptisan yang diberitakan oleh Yohanes,
38: yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.

Bentuk penyertaan Tuhan dalam hidup Yesus, ketika Yesus berjalan berkeliling, Dia tidak hanya berhenti di satu tempat, dan nyaris kita tidak bisa berkata dimana "markas"/"kantor"nya Yesus, karena kerjaanNya itu turun ke jalan-jalan. Apa yang Dia buat? Yang pertama yaitu berbuat baik. Keluar dan turun ke jalan. Lakukan sebuah kebaikan pada tiap hari. Yesus berkeliling berbuat baik. Tidak perluu mujizat besar untuk engkau bisa berbuat baik. Sentuh siapa yang engkau bisa sentuh dan berbuat baik seperti yang Tuhan mau. Tuhan mendidik kita agar jadi pasukan yang luar biasa. Setiap kita di jalan, di warung, atau dimanapun, dan engkau menemukan seseorang untuk engkau tolong, lakukanlah itu!

Yang kedua, Yesus menyembuhkan orang dari roh jahat. Penghambat kita untuk bisa berjalan dalam mujizat Tuhan adalah jiwa kita sendiri. Roh Kudus diberikan Tuhan untuk menguatkan roh kita, dan tinggal dalam hidup kita. Roh Kudus tidak merasuki hidup kita, hanya setan yang merasuki hidup orang. Tapi Roh Kudus tinggal dalam hidup kita, kehendakmu masih ada, free-will mu masih bisa. Tapi jiwa kita yang seringkali menghambat, misalnya seperti di Kota Nazaret, Yesus tidak dapat melakukan mujizat kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit. Jiwamu bisa membelenggu Tuhan, hati-hati. Belajar menang dari jiwamu! Ketika engkau melihat kesembuhan dan engkau berkata, "itu kan si A, si B, saya tidak", artinya semakin engkau menolak, semakin tidak akan terjadi apa-apa! Paksa jiwamu! Kalau engkau menuruti jiwamu, tidak akan kemana-mana, dan engkau juga menjadi tidak akan pernah berani mencoba. Berubah menjadi seperti Yesus! Didik jiwa kita, sepakat dengan RohNya!

Yesus berjalan keliling berbuat baik dan menyembuhkan orang. Ayo setuju dengan apa yang Dia lakukan itu! Setuju saja dengan apa yang Tuhan katakan!


By: Ev. Iin Tjipto

Tuhan butuh hati kita untuk bergetar menyambar setiap yang Tuhan beri. Seperti yang dikatakan di Alkitab, kalau Tuhan mau memberi sesuatu yang sangat besar tapi tidak ada orang yang menyambut, itu seperti bertepuk sebelah tangan. Ketika cintaNya meluap, tapi cinta kita hanya biasa, itu membuat Dia tidak bisa ekspresikan semuanya, itu tertahan. Kalau seseorang ingin menyatakan cinta pada pacarnya, sudah disiapkan bunga, diajak makan di restoran yang romanitis, tapi ketika dia sudah siapkan semuanya, yang perempuan mulai berkata "Apa-apaan yang seperti ini, ayo kita ngomong bisnis saja, saya tidak suka bunga, dll". Namun yang laki-laki akan berkata apa? Apakah si pria akan jadi memberi bunga itu? Tidak jadi. Karena tidak sejalan, dan hari-hari ini yang Tuhan rasakan.

Dari sudut Tuhan ada sebuah gelora, tapi begitu banyak anak Tuhan yang tidak bisa menerima terpaan gelora dan kerinduan yang berada di dalam diriNya yang sedang meluap. Biar kita menjadi orang yang bersahutan dengan Tuhan. Banyak kali kita nyanyikan lagu Melekat dengan hatiMu, tapi hati kita tidak melekat, tidak sejalan dengan Tuhan. Seperti penari pasangan, harus ada kerja sama. Namun bisakah kita bekerja sama dengan Tuhan, mengerti kodeNya? Seringkali Tuhan memberi kode pada kita, namun kita tidak mengerti. Biar kita bisa mengerti setiap kode dari Tuhan, walau hanya lirikan, atau kode apapun, sehingga Tuhan idak menjadi bertepuk sebelah tangan dengan kita.

Ulangan 8:3
3: Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kaukenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN.

Dalam hidup kita kadang Tuhan membuat kita gagal, tujuannya apa? Agar kita lapar, dan kita tahu bahwa tanpa Tuhan kita tidak bisa apa-apa. Lapar maksudnya apa? Seberapa engkau lapar, seberapa engkau bisa menghargai makanan. Hari-hari ini Bahtera sebenarnya mendengar Firman yang sangat dalam, tarian, dll, dan kita sudah 9 tahun dijamu dengan Tuhan, tapi sejujurnya kita seringkali tidak menjadi lapar lagi. Kita terima sangat banyak, dan seringkali membuat cara kita menghormati Tuhan, cara kita menunggu Tuhan, cara kita menghargai karunia sudah sangat menghilang. Kalau engkau tidak cukup lapar, engkau tidak akan melihat next level. Seberapa engkau lapar?

Ketika Kathryn Kuhlman sudah membuat sangat banyak mujizat dll, dan di sebuah kota Vegas yang sudah penuh dengan perjudian, kawin cerai, semua sudah terjadi, dan walikotanya berbicara "Mungkin kebaktian dimanapun bisa terjadi, tapi kota ini tidak pernah berhenti berbuat dosa, apakah seorang Kathryn Kuhlman bisa membuat kota ini berhenti berbuat dosa?". Lalu Tuhan menyuruhnya pergi, dia dan gerejanya berpuasa, dan mereka akan melihat bagaimana sebuah kota berhenti berbuat dosa. Tapi di hari ketika Kathryn Kuhlman turun dari mobil, tiba-tiba semua orang sedang judi berhenti, semua keluar, karena mereka merasa ketakutan dan seperti mau dibakar di neraka, lalu banyak air mata mengalir, hingga masuk TV bahwa hari itu, kota yang tidak pernah berhenti berbuat dosa, berhenti berbuat dosa. Akhirnya di jalan dibuat KKR, kebaktian besar-besaran. Kalau anak-anak Tuhan punya kelaparan seperti itu, maka bukan hal yang susah untuk Tuhan membuat Indonesia semua penduduknya adalah orang benar dan berhenti berbuat dosa.

Tuhan juga ingatkan mengenai kegerakan rohani di Wales, namun seberapa Bahtera siap untu bayar sampai semua itu terjadi? Semua sudah diajarkan mengenai tumen, deklarasi di gunung-gunung, dll, tapi seberapa engkau lapar hingga kegerakan itu terjadi, cawan itu dipenuhi, sampai yang beyond human itu terjadi? Seberapa engkau lapar, seberapa engkau mau bayar, seberapa engkau mau puasa? Biar hujan awal dan hujan akhir terbesar, lawatan Tuhan terbesar, Kabod terbesar itu terjadi sekalipun itu beyond human. Banyak yang dipanggil, sedikit yang dipilih, dan sangat sedikit yang setia. "RumahKu harus penuh."

Hari-hari ini engkau akan diajarkan melakukan hal yang baru yang mungkin belum engkau kenal. Lakukan, dan jangan pernah berkata itu tidak pernah terjadi. Engkau bisa menjadi orang yang membelenggu Tuhan, atau engkau bisa menjadi seperti perwira yang mendengar nubuat Elisa saat kelaparan besar. Kita tidak hidup dengan cara yang pernah kita pikirkan, tapi kita berjalan dalam cara dan perkataan Tuhan. Kita hidup bukan karena uang, bukan karena kata orang, bukan karena koneksi, tapi kita hidup karena Firman Tuhan, karena perkataan Tuhan. Pilihan ada di tangan setiap kita. Yudas adalah satu-satunya orang yang berkata sayang ketika minyak narwastu itu dipecahkan dan dibuang, dan buang roh Yudas dalam hidup kita! Kalau ada yang berkata, sayang uang untuk penginjilan, sayang uangnya, banyak yang ketika mau memberi, merasa terlalu banyak, hati-hati, itu roh Yudas!

Dia layak untuk terima yang terbaik, apapun yang kita beri itu tidak pernah terlalu banyak! Kita itu tidak pernah bisa memberi yang selayaknya Tuhan terima.


By: Ev. Nany Susanty
 
Yang pertama, Tuhan mencurahkan darahNya untuk pendamaian. Yang kedua, Tuhan beri sesuatu yang luar biasa untuk kita, yaitu pembebasan, dicabut, diruntuhkan semua yang bukan dari Tuhan hingga sedalam-dalamnya, dan ini adalah pembebasan dari semua kutuk. Yang ketiga, kita diingatkan 5 menit ke depan belajar mengikuti akan jejak Tuhan Yesus. Yang keempat, sentuhan dan mujizat akan menjadi milik kita, sentuhan Roh belas kasihan yang dapat kita lakukan untuk setiap orang yang kita temui, otoritas mujizat Tuhan anugrahkan untuk kita. Yang kelima, kita ditantang apakah benar kita mengasihi Tuhan lebih dari semuanya? Ambil keputusan, karena Tuhan mau kita mengambil keputusan dan ketekadan untuk melakukan sesuatu. Yang Tuhan rindukan adalah kita harus mengambil keputusan bahwa Yesus Kristus cukup bagiku, Yesus Kristus Tuhan adalah cukup bagiku, tidak ada yang lain, seperti pujian yang mengatakan, "Aku tidak akan mundur, aku tidak akan berbalik", dna ini keputusan yang Tuhan mau untuk kita, "Hanya Engkau yang cukup untukku".

Waktunya sudah amat sangat singkat. Apabila engkau tidak mengambil keputusan untuk tidak menoleh ke belakang, engkau akan tertinggal, engkau tidak akan dapat ambil bagian untuk diangkat, tidak dapat bagian untuk pesta Anak Domba. Waktunya sudah sangat singkat! Lepaskan semua yang merintangi hidupmu! Jangan berputar-putar dengan segala kesukaan, kelemahan, jangan berputar-putar dengan sakit hati, kekecewaan. Lepaskan semuanya! Lari, lari, dan lari! Ambil keputusan hari ini! 

Paksa kami supaya jangan sampai kami ditinggal. Paksa kami Tuhan agar kami bisa masuk dan menikmati pesta Anak Domba. Apapun yang harus kami potong, biar malam ini terjadi penyunatan. Sunat hati kami, sunat daging kami hari ini, supaya kami boleh masuk dalam rencanaMu selama 5 menit ke depan. Tuhan katakan, sampai dengan malam dan pagi hari, ada perkara-perkara yang Tuhan minta untuk kita lepaskan, dan saat Roh Kudus berbicara, jangan tahan, lepaskan semuanya, baik itu kelemahan, atau apapun yang Tuhan tunjukkan, lepaskan, lepaskan. Tuhan beri kesempatan hinga besok pagi. 

Yang engkau berikan pada malam ini, adalah persembahan korban, persembahan korban untuk membangun dan memperluas bait Allah, dan itu yang Tuhan rindukan agar boleh terjadi. Masing-masing berdoa, berapa yang harus engkau berikan untuk Tuhan.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

Sabtu, 11 Oktober 2014

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 12 Oktober 2014

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
12 OKTOBER 2014

By: Ps. Pendy Sofian

Kalau kebanyakan orang ditanya mujizat apa yang mau dialami, secara garis besar orang cenderung akan meminta mujizat untuk dirinya sendiri. Dalam Alkitab, bisa dibagi menjadi dua bagian orang yang terlibat dalam mujizat, yaitu ada orang yang mengalami mujizat, dan ada orang yang menjadi bagian agar orang lain mengalami mujizat. Namun kita juga tidak tahu apa yang terjadi setelah orang-orang di Alkitab yang mengalami mujizat, apakah mereka tetap mengikui Tuhan dan masuk surga, atau tidak, karena di Alkitab tidak dijelaskan. Misalnya 10 orang kusta, 9 disembuhkan, 1 kembali ke Tuhan, tidak ada yang jamin apa yang telah mereka alami (mujizat) itu membuat dia masuk surga.

Musa hampir tidak mengalami mujizat apapun dalam hidupnya, tapi seringkali dia yang menjadi alat Tuhan untuk membuat mujizat bagi bangsa Israel. Lalu Elia, dia tidak meminta api untuk dirinya sendiri, ketika dia meminta hujan pun bukan untuk dirinya sendiri. Semua yang dipakai Tuhan menjadi alat untuk melakukan mujizat, dia tidak melakukan semuanya itu untuk dirinya sendiri.

Kita semua diperhadapkan dengan dua hal ini, engkau mau mengalami mujizat, atau engkau mau menjadi penyalur mujizat? Mujizat itu selalu terjadi pada keadaan yang sangat sulit, tidak mudah. Ketika engkau mau mengalami mujizat setiap hari, jangan heran kalau Tuhan kirimkan masalah demi masalah dalam hidupmu. Engkau tidak akan bisa mengalami mujizat kesembuhan kalau engkau tidak sakit, engkau tidak akan bisa mengalami mujizat keuangan kalau engkau tidak mengalami kekurangan, engkau tidak akan mengalami mujizat kebangkitan kalau enkau belum mati, dll. Kalau engkau hanya meminta mujizat untuk dirimu sendiri, mulai bertobat! Ubah cara doamu! Jangan heran kalau permasalahan demi permasalahan masuk dalam hidupmu kalau engkau selalu berdoa ingin mengalami mujizat setiap hari. Engkau mau menjadi sebagai penerima mujizat, atau menjadi penyalur mujizat?

Contoh di gereja, kalau engkau lihat Ama Fifi, ketika Tuhan tanya mau minta apa, dia selalu meminta sesuatu untuk gereja, untuk Tuhan lawat gereja, berdoa untuk si A, si B, dll. Dia hampir-hampir tidak pernah datang ke Tuhan dengan meminta ini itu ini itu untuk pribadinya sendiri. Orang dengan mentalitas seperti ini, melihat mujizat setiap hari, tapi apakah engkau lihat permasalahan dalam hidupnya setiap hari? Tidak! Dia enjoy dengan hidupnya, mengalami mujizat setiap hari. Kehidupan yang bagaimanakah yang engkau pilih?

Ada satu hukum, apa yang engkau tabur, itu yang engkau tuai. Kalau engkau mau menabur mujizat untuk orang lain, di titik itulah engkau juga akan mengalami mujizat, bahkan berkali-kali lipat yang akan engkau alami, miracles explosions. Mungkin kalau engkau berdoa minta mujizat, ya engkau alami mujizat itu, dan selesai, tidak ada yang spesial dalam hidupmu. Tapi ketika engkau menjadi saluran mujizat, engkau akan mengalami mujizat demi mujizat di dalam hidupmu!`

Apakah setelah engkau menabur mujizat, engkau kehilangan jatah mujizatmu? Tidak! Misalnya ada seorang anak yang diberikan sejumlah uang, ketika dia mulai membagi-bagikan berkat bagi orang lain dan ketika dia kembali kepada bapaknya, bapak yang normal pasti akan senang pada anak tersebut dan memberi lagi sejumlah uang yang sama ataupun bisa lebih. Ketika anak ini hanya menggunakan uang tersebut untuk pribadinya sendiri, dan ketika ia kembali kepada bapaknya, ya tidak ada kelanjutannya lagi, karena sudah cukup untuk dirinya sendiri, dan dia tidak mengalami mujizat lagi.

Markus 16:15-18
15: Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
16: Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
17: Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
18: mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."

Ada jaminan dan janji Tuhan di hidup kita, bahwa mujizat itu ada dalam hidup kita. Kenapa seringkali kita tidak mengalami tanda-tanda seperti ini?

Kalau kita melihat kata-kata pertama di ayat ini, dikatakan "PERGILAH". Bukan berarti pergi menjadi misionaris, tapi ini artinya engkau terbuka untuk orang lain, engkau mau berusaha untuk orang lain. Kalau engkau tidak pernah pergi, ya tanda-tanda itu tidak akan pernah ada dalam kehidupanmu. Di ayat itu bukan dikatakan diamlah, duduk dan terima mujizat-mujizat itu. Kalau engkau hanya doa mengasihani diri sendiri, meminta untuk diri sendiri, tidak akan pernah ada mujizat tersebut dalam hidupmu.

Lalu di ayat 17, dikatakan tanda-tanda itu akan menyertai orang yang PERCAYA. Seringkali kita ini tidak percaya. Seringkali kita membatasi diri kita sendiri untuk menjadi saluran mujizat karena kita tidak percaya kalau kita bisa menjadi saluran mujizat Tuhan dalam hidup kita. Seringkali juga mulutnya yang hanya berkata percaya, tapi sungguhkah dari dalam hatimu engkau percaya? Pikiran kita juga bisa membatasi Tuhan untuk Tuhan melakukan banyak mujizat dalam hidup kita. Misalnya ketika engkau disuruh mendoakan orang, engkau mengeluh, "Ah sembuh saja tidak, ..." Itu artinya engkau tidak percaya! Ingat kalau semua tanda-tanda di ayat tersebut hanya menyertai orang yang PERCAYA.

Lalu yang ketiga, engkau harus MENGASIHI orang lain yang engkau mau doakan agar mujizat itu terjadi. Engkau tidak akan bisa mendoakan orang lain kalau engkau tidak mengasihi orang tersebut. Dasarnya adalah kasih. Ketika engkau mengasihi seseorang, engkau pasti akan bisa mendoakan orang itu dengan sungguh.

Yang keempat, caranya mudah, yaitu BERDOA.
Yakobus 5:16
16: Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.

Doanya yang benar atau orangnya yang benar? Orangnya yang benar! Bukan masalah doanya, tapi masalah hidupmu, apakah engkau benar di hadapan Tuhan?
17: Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujan pun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan.
18: Lalu ia berdoa pula dan langit menurunkan hujan dan bumi pun mengeluarkan buahnya.
19: Saudara-saudaraku, jika ada di antara kamu yang menyimpang dari kebenaran dan ada seorang yang membuat dia berbalik,

Di ayat 17 ditekankan kalau Elia adaah manusia biasa sama seperti kita. Yang membuat perbedaan yang mana? Dia SUNGGUH-SUNGGUH BERDOA! Seringkali kita tidak berdoa dengan sungguh! Seringkali yang orang lakukan, tidak menaruh pengharapan total kepada Tuhan, masih memiliki alternatif ketika misalnya Tuhan tidak menjawab doanya. Kenapa Elia dikatakan sungguh-sungguh berdoa? Elia pertama kali sudah berdoa 3,5 tahun untuk tidak hujan, dan kalau kita pikirkan secara natural, seharusnya setelah 3,5 tahun itu tanpa didoakan pun pasti akan turun hujan.

Pertanyaannya, apakah kita berdoa sungguh-sungguh untuk tema bulanan dalam hidup kita? Misalnya ketika Jehovah Jireh, apakah engkau sungguh berdoa agar bisa mengalami itu? Atau engkau hanya berdoa, ya jadilah seperti yang Tuhan berikan, Jehovah Jireh. Seringkali kita tidak mengalami tema bulanan ini karena kita tidak mendoakannya dengan sungguh-sungguh agar tema itu jadi dalam hidup kita. Elia tidak melewatkan waktu ketika dia berdoa, dia ngotot harus turun hujan hari itu, tidak ada besok-besok lagi. Elia berdoa sungguh-sungguh agar hujan itu jadi di hari itu, hingga menyuruh berkali-kali pada bujangnya untuk naik dan melihat tanda yang ada, sampai dia melihat awan setelapak tangan. Seringkali mentalitas kita tidak sungguh-sungguh berdoa, seringkali berkata, "ya kalau tidak jadi ya sudah...". Elia berdoa sungguh-sungguh, dia ngotot, ketika belum hujan, doa lagi, ketika belum, doa lagi dan seterusnya hingga jadi.

Apakah engkau sungguh-sungguh berdoa, atau hanya sekali lewat? Hujan tidak akan turun sebelum Elia sungguh-sungguh berdoa untuk hal tersebut. Kalau engkau tidak sungguh-sungguh berdoa untuk hal tersebut, ya itu tidak akan jadi dalam kehidupa kita. Dan juga Elia tidak berdoa itu untuk dirinya sendiri, tapi ada satu hal yang dia jaga, yaitu Firman Tuhan. Dalam hati Elia mungkin dia berkata seperti ini: "Hari itu harus turun hujan, dan itu tidak boleh gagal, karena sudah 3,5 tahun". Seringkali kita menggunakan berbagai alasan akitabiah yang bisa diutarakan ketika berdoa dan itu belum jadi. Belajar seperti Elia yang sungguh-sungguh ketika berdoa !

Ada 2 hal yang jadi kunci kalau engkau mau melihat miracle explosion, yaitu jangan minta untuk dirimu sendiri, tapi minta untuk orang lain, dan berdoa sungguh-sungguh.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

Senin, 06 Oktober 2014

AoC Bandung, 6 Oktober 2014

AOC BANDUNG
6 OKTOBER 2014

By: ...

Tuhan sedang menyiapkan gerejaNya agar tidak bercela dan bisa menyambut kedatanganNya yang kedua.

Ibrani 12:1-3
1: Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.
2: Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.
3: Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa.

Di sini Alkitab berbicara tentang saksi-saksi yang mengelilingi kita, dan berbicara mengenai pahlawan-pahlawan iman perjanjian lama, mulai dari Kitab Kejadian hingga Maleakhi, dari Matius hingga Wahyu. Alkitab menggambarkan dengan sangat indah mengenai pahlawan iman, dan ini berbicara mengenai seseorang yang memulai dan mengakhiri dengan tuntas. Banyak yang memulai, tapi Alkitab memberi gelar pahlawan pada orang yang memulai dan menyelesaikannya dengan tuntas. Di Ibrani 11 diceritakan mengenai pahlawan-pahlawan iman, dan pasal 12 ini berbicara mengenai pahlawan-pahlawan iman yang mengelilingi kita, yang sudah melewati masa yang paling sulit dalam hidup mereka, bahkan beberapa dari mereka melalui masa yang paling sulit, ada juga yang kehilangan semuanya, namun menyelesaikannya dengan baik. Seorang pahlawan adalah orang yang memulai dan mengakhiri semua yang terjadi itu dan menyelesaikan semuanya dengan baik.

Alkitab menggambarkan hidup kita ini seperti perlombaan, dan ada target dalam sebuah perlombaan, serta tidak ada kata kembali / berhenti. Di perlombaan, akan ada juga orang yang di sekitarnya yang bisa menghentikan kita, tapi kita harus tetap melihat dan fokus ke depan pada panggilan kita. Ada 2 kondisi agar kita tetap konsisten dan tekun, yaitu membuang beban-beban yang tidak perlu dalam hidup, dan membuang semua kebiasaan buruk. Inilah hal yang seringkali menunda, memperlambat kita mencapai tujuan. Jangan membesar-besarkan kekecewaan, tekanan, dan semua yang tidak benar dalam hidupmu. Yesus berkata di Matius 6, yaitu jangan khawatir mengenai apa yang akan dimakan, diminum, apa yang akan dipakai, mengenai hari esok, dll, karena itu hanya akan membuat engkau menjadi tertekan dan tidak bisa menaikkan dirimu. Tidak ada yang engkau bisa raih dengan menjadi khawatir. Buang beban kekhawatiran itu dan dosa-dosa kecil yang mungkin engkau bisa taklukan tapi engkau tidak sadar mengenai hal itu. 

Apa mandat dan misi kita dalam sebuah perlombaan? Memandang pada Yesus! Banyak saksi di sekitar kita, tapi kita hanya boleh memandang Yesus. Mereka semua berada di sekitar kita untuk memberi tahu bahwa kita tidak sendirian, mereka juga ada untuk membantu kita. Tidak ada yang bisa dibandingkan dengan Yesus.

Siapa Yesus di Kitab Ibrani ini?
Di Ibrani 2, dikatakan kalau Tuhan sebagai The Author and The Perfecter of Faith. Banyak ayat yang mengatakan mengenai Allah yang memulai dan mengakhiri dan menyempurnakan semuanya. Apapun yang Tuhan mulai, Tuhan juga akan selesaikan semuanya.

Filipi 1:6
6: Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus.

Tuhan tidak hanya memulai, tapi Dia juga tahu bagaimana Dia mengakhirinya.

1 Tesalonika 5:24
24 Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya.

Dia sanggup karena Dia setia. Dia setia karena Dia sanggup.

Di Roma 4 dikatakan bahwa Abraham percaya di dalam Tuhan, dan Abraham percaya Tuhan. Believe in God, believe God. Bagaimana Abraham percaya? Ketika Tuhan menyuruh untuk Dia mempersembakan Ishak di Gunung Moria, Abraham tidak pernah meragukan Tuhan, Abraham percaya Tuhan. Dia tidak membawa anak dan juga seekor domba untuk cadangan, tapi dia benar-benar hanya membawa anaknya ke Gunung Moria dan membaringkan anaknya di sana. Kenapa Abraham percaya Tuhan, tidak pernah meragukan Tuhan? Karena dia tahu sesuatu tentang Tuhan. Tuhan sanggup membangkitkan orang mati, dan Tuhan sanggup membuat yang tidak ada menjadi ada.

Roma 4:17
17: seperti ada tertulis: "Engkau telah Kutetapkan menjadi bapa banyak bangsa" --di hadapan Allah yang kepada-Nya ia percaya, yaitu Allah yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada.

Abraham percaya kalau Tuhan memberi kehidupan pada orang mati, dan Abraham tahu kalau Tuhan yang memberi Ishak sebagai keturunannya, dan ketika Tuhan suruh untuk mengorbankan anaknya, dan di kejadian inilah kejadian mengenai membangkitkan orang mati dibukakan, serta dari yang tidak ada menjadi ada, dan Tuhan yang mampu menyelesaikan semuanya, El Shaddai, Tuhan yang Maha Kuasa yang mampu untuk mencipta, menyelesaikan, menggenapi, menuntaskan, yang tidak hanya memulai, tapi juga menyelesaikannya. Tuhan tidak pernah setengah-setengah dalam melakukan pekerjaanNya, karena Dia juga menjadikan semuanya indah.

Pengkhotbah 3:2-8,11
2: Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam; 
3: ada waktu untuk membunuh, ada waktu untuk menyembuhkan; ada waktu untuk merombak, ada waktu untuk membangun; 
4: ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa; ada waktu untuk meratap; ada waktu untuk menari;
5: ada waktu untuk membuang batu, ada waktu untuk mengumpulkan batu; ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan diri dari memeluk; 
6: ada waktu untuk mencari, ada waktu untuk membiarkan rugi; ada waktu untuk menyimpan, ada waktu untuk membuang; 
7: ada waktu untuk merobek, ada waktu untuk menjahit; ada waktu untuk berdiam diri, ada waktu untuk berbicara; 
8: ada waktu untuk mengasihi, ada waktu untuk membenci; ada waktu untuk perang, ada waktu untuk damai. 
11: Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.
Mungkin ada waktunya untuk engkau untuk menangis, tapi tangisan yang sama juga bisa membawa kebahagiaan. Dia sanggup mengubah segala situasi, mengubah masa, dll.

Rasul-rasul kecuali Yohanes, mereka mengalami kematian sebagai martir, Paulus dipenggal, Markus ditarik dari 4 sisi oleh kuda, Petrus disalib terbaik, Thomas ditombak hingga mati, dan hanya Yohanes inilah yang meninggal secara normal. Dia mengalami hal yang lebih menyakitkan dari yang lainnya, karena sejarah mencatat kalau dia mengalami penderitaan yang luar biasa, misalnya dibakar hidup-hidup. Namun kenapa dia dibuang ke Pulau Patmos? Pemerintah yang berkuasa pada masa itu ingin menghancurkan kekristenan, dan kenapa penguasa Roma akhirnya membuang dia dan bukan membunuhnya? Karena mereka menyadari ada sebuah rahasia mengenai orang ini, mereka sudah mencoba berkali-kali untuk membunuhnya, namun pada akhirnya mereka menyadari kalau dia tidak bisa dibunuh. Ada orang yang seperti ini, tidak bisa mati sekalipun musuhnya ingin menghancurkannya, iblis membuat kecelakaan dahsyat, dll, tapi dia tetap selamat.

Penguasa saat itu mengerti kalau Yohanes tidak bisa dibunuh, dan Yohanes adalah satu-satunya rasul yang masih ada di sisi Yesus ketika Yesus disalib, yang lainnya ada yang kabur, bahkan ada yang mengkhianati Yesus. Di masa yang paling sulit dan menyakitkan, Yohanes tetap ada di dekat Yesus. Di masa apapun, Dia tetap berada di dekat Tuhan. Seperti Henokh, Elia, Musa, Tuhan mengambil mereka, dan Yohanes berada pada karakteristik orang-orang seperti ini juga.

Pulau Patmos adalah pulau yang gersang, terpencil, dan artinya adalah mandul (infertile), tidak subur. Pohon mungkin akan tumbuh, tapi tidak akan bisa berbuah / menghasilkan, dan artinya kalau ada orang yang dibuang ke sini, mereka akan mati kelaparan. Di sana ia hanya bisa melihat ombak, melihat tengkorak lain yang sudah mati karena kelaparan. Namun tiba-tiba Tuhan Yesus datang dari belakang, Dia menyatakan diriNya sebagai Yang Awal dan Yang Akhir, apa yang sudah Dia mulai, akan Dia selesaikan, sehingga Yohanes akan tetap melihat kemuliaan Tuhan hingga akhir pelayanannya. Tuhan memakai pulau yang gersang untuk menyingkapkan kemuliaan dari gereja Tuhan di masa yang mendatang. Ketika manusia melihat sebagai hal yang ketidakmungkinan, kematian dari semuanya, tidak ada yang berhasil, mandul, tidak ada buah, baik di pelayanan, bisnis, dll, tapi Tuhan bisa untuk melipatgandakan, melimpahkan, dan menghasilkan! Apapun yang dimulai dari Tuhan, tidak akan pernah berakhir dengan musibah.

Di Matius 14, setelah Tuhan memberi makan 5000 orang, Tuhan menyuruh murid-muridNya menyebrang, dan mereka melewati badai. Namun Alkitab berbicara kalau ada seseorang yang berjalan di atas air, sehingga para murid menjadi takut karena mereka belum pernah melihat yang seperti itu sebelumnya. Petrus mungkin berharap untuk badainya yang berhenti agar dia bisa menemui Yesus. Ada 3 macam air, ada air yang bisa dihardik dan menjadi tenang, ada air yang bisa diperintahkan dan terbelah, ada juga jenis air yang kita harus berjalan di atasnya dan tidak akan ada kerugian yang menimpa kita. Ada jalan dimana kita harus berjalan dahulu, baru jalan itu ada, dan itulah iman. Iman itu bisa direncanakan sebelumnya, tapi tidak bisa disiapkan sebelumnya sebelum kita melangkahkan hati kita.

Di tengah padang gurun, tantangan bagi Bangsa Israel adalah Laut Mati. Ada jalan yang direncanakan Tuhan sebelumnya, namun tidak dipersiapkan, hingga akhirnya Musa memukul air itu, dan akhirnya jalan itu terlihat. Ketika mereka melangkah, saat itulah terjadi jalan. Seperti di Kitab Yosua, ketika imam yang membawa tabut itu mencelupkan kakinya ke air, dan akhinya air itu terbuka. Bukan airnya yang terbelah dulu, tapi engkau harus melangkah terlebih dahulu, baru itu terbelah. Petrus melangkah ke air itu berdasarkan perintah dari Yesus, bukan dari keinginannya sendiri. Dia melangkah karena Tuhan yang mengatakannya. Walaupun dia mau tenggelam, tapi dia tidak tenggelam. Apa yang engkau mulai dari perintah Tuhan, walau akan menghadapi kesulitan dan tantangan, tapi tidak akan pernah hanya selesai setengah jalan, karena Tuhan sanggup menyelesaikan semuanya. Yang diawali dengan Tuhan, tidak akan berakhir dengan malapetaka. Tidak hanya "survive", tapi akan jadi luar biasa!

Dia tidak hanya sanggup untuk menciptakan, tapi juga bisa menciptakan kembali! Dia sanggup untuk memulai dan juga menyelesaikannya!


By: Ev. Daniel Krestianto

Biar jiwa kita tunduk kepada Kristus, dan mengerti kalau apa yang terjadi itu yang terbaik yang sudah ditetapkan Tuhan. Tuhan yang menciptakan semuanya, yang tidak ada pun jadi ada, yang tidak mungkin pun jadi mungkin. Bangkitkan iman! Kita masuk dalam masa ledakan mujizat, jangan sampai terlewat! Buang kepahitan, marah dengan Tuhan, komplain, dan juga dosa dll. Zaman dulu, anak Harun membawa ukupan bukan di waktu yang tepat, api datang dan menyambar mereka. Buang dosamu! Jangan disimpan, jangan berdusta, karena engkau berdusta bukan dengan manusia, tapi dengan Tuhan. Ananias dan Safira berbohong, dan mati. Waktunya sudah sangat singkat, dan HARUS berbuah! Banyak hal yang menghalangi kita sehingga tidak berbuah, karena tidak mengerti siapa kita sesungguhnya. Ingat darimana kita diambil, jangan sombong. Ikuti saja tanpa banyak berpikir dan pertimbangan. Iman itu harus ada, karena semua yang engkau lakukan tanpa iman adalah dosa. Iman tidak perlu uang, tapi perlu pengertian yang benar dan engkau percaya kalau itu terjadi. Yesus tidak pernah membesar-besarkan ketika Dia berjalan di atas air, Dia menganggap semuanya biasa. Yang membuat mujizat tidak bisa terjadi yaitu pikiran kita. Tangkap hal ini, Yesus yang menciptakan, semua bisa terjadi. Berbuah bagaimana? Berbuat baik pada sekitar kita, itu berbuah, itu adalah gaya hidup kita, jangan direka-reka.
- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -