Selasa, 18 November 2014

Seminar Karakter AoC Bandung, 18 November 2014 (Ev. Iin Tjipto)

SEMINAR KARAKTER (2)- AOC BANDUNG
18 NOVEMBER 2014

By: Ev Iin Tjipto

Amos 9:11-13
11: "Pada hari itu Aku akan mendirikan kembali pondok Daud yang telah roboh; Aku akan menutup pecahan dindingnya, dan akan mendirikan kembali reruntuhannya; Aku akan membangunnya kembali seperti di zaman dahulu kala,
12: supaya mereka menguasai sisa-sisa bangsa Edom dan segala bangsa yang Kusebut milik-Ku," demikianlah firman TUHAN yang melakukan hal ini.
13: "Sesungguhnya, waktu akan datang," demikianlah firman TUHAN, "bahwa pembajak akan tepat menyusul penuai dan pengirik buah anggur penabur benih; gunung-gunung akan meniriskan anggur baru dan segala bukit akan kebanjiran.
14: Aku akan memulihkan kembali umat-Ku Israel: mereka akan membangun kota-kota yang licin tandas dan mendiaminya; mereka akan menanami kebun-kebun anggur dan minum anggurnya; mereka akan membuat kebun-kebun buah-buahan dan makan buahnya.

Hujan awal selalu bersamaan dengan musim membajak, dan hujan akhir slalu bersamaan dengan musim menuai. Tapi ketika itu digabung, keajaiban terjadi, yaitu seperti yang dikatakan di Kitab Amos ini, pembajak akan tepat menyusul penuai, artinya baru membajak sudah menuai, dan langsung membajak lagi, artinya itu kerja dan percepatan! Apapun yang dibuat, sangat cepat, belum sampai 3 bulan, karena jarak antara hujan awal dan hujan akhir itu 3-6 bulan, dan apapun yang engkau buat, engkau tabur, belum sampai 3 bulan, engkau sudah dapat, dan itulah suatu keajaiban dari Tuhan.

Itu tidak akan terjadi kalau engkau tidak membereskan hidupmu, dan lihat dari ayat ke-11, dikatakan kalau Tuhan akan membangun kembali Pondok Daud yang roboh dan menutup pecahan dindingnya. Seringkali tanpa kita sadari, ada ynag roboh dalam hidup kita. Pondok Daud itu berbicara mengenai puji-pujian. Mungkin ada yang setiap pagi menyembah Tuhan dan mengalami hadirat Tuhan, tapi kemudian itu roboh, mungkin engkau memang tetap melayani, tapi engkau tidak lagi bangun pagi untuk berdoa dan menyembah Tuhan, dan itu artinya sudah ada yang roboh.

Kalau hari-hari ini Tuhan berkata akan memuihkan, coba cek apa yang roboh dari hidupmu. Mungkin ada yang dulunya suka membuat lagu, sekarang tidak lagi. Coba cek apa yang roboh dari dalam hidupmu, karena Tuhan ingin memulihkanmu, dan akan terjadi keajaiban. Apapun yang engkau buat, belum sampai 3 bulan akan dijawab Tuhan, usaha apapun akan cepat berhasil. Hujan awal dan hujan akhir tidak hanya berbicara mengenai jasmani dan rohani, tapi juga percepatan, jaminan, bahwa apa yang engkau buat akan dengan cepat menghasilkan.

Bereskan yang roboh, dan yang kedua yaitu menutup pecahan dinding. Ada yang seringkali tidak sadar kalau hidupnya ada yang pecah, ada lubang, dan itu menghasilkan banyak kerugian karena iblis masuk lewat pecahan tersebut. Banyak anak Tuhan yang di tempat yang tersembunyi ada pecahan, dan ini menghasilkan sesuatu yang mengerikan. Ada yang mungkin jatuh bangun dengan masturbasi, ada yang hatinya selalu iri, iri melihat orang lain sepertinya lebih diberkati, lebih mengalami daripada yang dia alami sendiri. Tapi ingat, Saul juga awalnya seperti itu, ketika dia iri mendengar Daud membunuh berlaksa-laksa dan dia hanya diperhitungkan beribu-ribu. Ini soal kecil, tapi makin hari makin mengerikan, makin tidak bisa bersyukur dengan apa yang ada. Ada yang iri dengan pelayanan orang lain, iri dengan berkat orang lain, dan ujungnya akan menjadi Saul, stress, gagal, rusak, berkata yang negatif, semuanya habis. Banyak orang pecah, dan mereka tiak benar-bnar menyadari apa yang pecah dalam hidupnya. Hari ini, berdoa sungguh-sungguh, lihat apa yang pecah dari hidupmu, biar Tuhan bebat semuanya, Tuhan tutup ynag pecah dalam hidup kita.

Engkau punya sekecil apapun talenta, kalau engkau bersyukur dan engkau kerjakan dengan setia, itu akan menghasilkan hal yang ajaib! Walaupun hanya 1 talenta kecil, tapi kalau engkau bersama dengan Tuhan, itu akan jadi hal yang luar biasa! Hari ini, coba cek apa yang pecah dalam hidupmu. Kalau mentalmu mencari uang dalam pelayanan, engkau tidak akan bisa bertumbuh dan tidak bisa jadi besar! Tapi kalau mentalmu bersama Tuhan engkau mau membayar dan membiayai pelayanan, semuanya akan berbeda. Mental yang pecah itu juga menentukan, karena itu akan membuat hidupmu hancur. Ada yang jadinya selalu berpikir negatif, maunya yang mudah dan enak. Seringkali berkat itu datang dari pintu kesempatan, bukan hanya jatuh dari atas, tapi semua ini tergantung seberapa engkau bisa melihat pintu kesempatan dan seberapa engkau bisa menyambar.

Ayat 12
12: supaya mereka menguasai sisa-sisa bangsa Edom dan segala bangsa yang Kusebut milik-Ku," demikianlah firman TUHAN yang melakukan hal ini.

Menguasai Edom. Seringkali tanpa sadar di dalam kita itu masih ada ke-edom-an. Apa itu? Kita tidak bisa melihat yang rohani, kita tidak bisa melihat value / nilainya. Esau menganggap sepele hak kesulungan, tapi Yakub tahu kalau ada value di dalamnya. Sampai hari ini, orang Israel jadi yang terbaik, kaya raya, dan dari seluruh warganya, 70% warganya S1, tapi Edom, tidak sampai 5%. 70% nobel di dunia dikuasai oleh Israel, Edom tidak ada. CEO terbaik 60% Israel, Edom 0%. 50% orang terkaya keturunan Israel, Edom hanya beberapa karena ada minyak. Yang satu bisa melihat value rohani, yang satu tidak. Kalau engkau berkata engkau menguasai Edom, artinya nafsu kita, penilaian kita karena ditentukan dari kelaparan / marah / keadaan, bisa kita kuasai sepenuhnya. Esau menjual hak kesulungan karena dia berada dalam keadaan capek, lapar, dan marah.

Banyak orang yang berkata karena sudah capek, lalu ada yang membuat gara-gara, ya wajar marah. Itu sebenarnya bukan masalah kalau engkau mau menguasai Edom-mu. Banyak yang tidak bisa melihat sisi / value yang rohani. Kalau ada orang yang memaki kita, kalau reaksinya dari yang ilahi, yaitu kita lihat kalau upah kita akan makin banyak, karena Alkitab juga berkata berbahagialah kalau orang menjelekkan kita, memaki kita, dll. Tapi kalau engkau tidak bisa melihat yang seperti ini, dan ketika engkau dijelek-jelekkan dan engkau membalasnya, ya sama saja artinya. Misalnya lagi ketika engkau baru capek pelayanan dan engkau melihat orang miskin, kalau engkau tetap melayaninya, artinya engkau bisa melihat value yang rohani. Belajar lihat yang ilahi, bukan yang jasmani.

Setiap hari adalah sebuah pilihan. Banyak orang yang di dalamnya masih ada Edom, dan bereaksi karena kemarahan, keadaan, lapar, lemah, mau cepat, ketika mepet, berhutang. Maunya apa yang mudah, dan itu juga Edom! Esau hidup dari ayahnya, tapi Yakub hidup dari keringatnya. Banyak anak-anak yang maunya hanya menikmati berkat orang tuanya, tidak mau bekerja, dan kalau engkau seperti itu, engkau tidak akan pernah bisa mengalami hujan awal dan hujan akhir. Kalahkan Edom dalam hidupmu, dan engkau akan berbeda. Lihat suatu value yang ilahi, hidupmu akan menjadi sesuatu yang besar. Kejar yang ilahi lebih dari yang jasmani! Tuhan itu tidak pernah berhutang.

Kuasai Edom-mu, maka engkau akan berbeda! Biar setiap kita mengalami sesuatu yang luar biasa tiap harinya, terus dibawa ke level yang lainya.

Kalau engkau mau lihat anggur baru, hujan awal dan hujan akhir, bangun kotamu! Kapan terakhir engkau membuat pemetaan, berdiri di gunung-gunung memberkati kota, turun ke pelosok-pelosok memberi makan, membuat pendamaian di setiap titik kota? Bangun kotamu, dan engkau akan dibangun Tuhan. Belajar punya hati yang bertanggungjawab atas kota dan bangsamu. Apa yang engkau buat kota, Tuhan memperhitungkannya! Kalau engkau memberi makan yang paling hina, engkau artinya sedang menjamu Tuhan! Ketika kita membangun kota, hujan awal dan hujan akhir itu bagian kita!

Tuhan beri anggur, itu berbicar amengenai cinta, pengurapan, hati Tuhan sendiri. Kalau engkau ingin mengalami hujan awal hujan akhir, ingin mengalami percepatan, pelajari sungguh-sungguh, apakah ada yang rubuh, yang pecah, bagaimana kita melihat / memandang yang ilahi, dan apakah kita sudah membangun kota?
 
- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

Senin, 17 November 2014

Seminar Karakter AoC Bandung, 17 November 2014 (Ev. Iin Tjipto)

SEMINAR KARAKTER (1)- AOC BANDUNG
17 NOVEMBER 2014

By: Ev Iin Tjipto

Dalam segala hal, ada perhitungannya, yaitu 20% dipikirkan benar-benar, dipertimbangkan, 30% peperangan, 20% di set di alam Roh, 30% kerja. Sesibuk apapun kita, waktu semepet apapun, pentingkan yang di Roh dibandingkan dengan yang di jasmani. Kalau kita serahkan semuanya kepada Tuhan, hasilnya akan berbeda. Kalau kita membuat porsi kerja lebih besar daripada porsi doa, porsi kerja lebih banyak daripada peperangan rohani, itu akan menjadi masalah. Seberapapun engkau berusaha memberi yang terbaik, kalau bukan Tuhan yang membereskan, semuanya juga akan sia-sia.

Kenapa harus pakai jubah? Itu sebagai tanda kita siap, kita menghargai Tuhan, karena di Alktab pun dikatakan yang tidak pakai baju pesta disuruh keluar. Engkau tidak akan bisa mengalami mujizat kalau engkau tidak memiliki hati yang lemah lembut (bukan lemah gemulai). Apa itu lemah lembut?
1. Mudah dididik, artinya sangat mudah untuk berubah seperti yang Tuhan mau.
2. Mudah adaptasi, tapi bukan seperti bunglom, jika bertemu yang merah, langsung jadi merah. Adaptasi adalah menjadi garam dan terang. Makanan seperti apapun ketika tanpa garam itu tidak enak, tapi kalau ada garam pasti menjadi enak, dan seperti itulah adaptasi.
3. Kemampuan menyerap. Contohnya ketika ada gelas, dan yang satu diisi batu, lalu kain, dan yang satu lagi busa / spons. Spons bisa menyerap habis! Banyak yang datang ibadah, mendengar khotbah, tapi seperti batu, tidak percaya, harus sesuai prinsipnya dan caranya sendiri, memang mungkin engkau bisa tersentuh oleh Firman sedikit, namun di dalamnya masih keras, masih tidak bisa berubah. Seperti anak sulung, ketika disuruh, iya, tapi tidak melakukan. Ada yang seperti kain, dibatas-batasi, apa yang sesuai dengannya saja yang diserap, ada yang ditolak, menyerap sebagian saja, tapi ada yang seperti spons, menyerap semuanya hingga ke dalam sel-selnya.

Orange itu berbicara tentang matahari. Tanaman tidak bisa menghasilkan oksigen tanpa matahari. Matahari itu menghasilkan keajaiban! Buat hatimu lemah lembut dan mengarah pada matahari, maka engkau akan melihat keajaiban.

Hujan awal dan hujan akhir. Hujan awal dimulai dari warna merah yaitu darah Yesus, dan akhirnya adalah Kingdom, Kerajaan Tuhan harus ditegakkan di keluarga dan di bangsa kita! Ketika itu dicampur, maka akan timbul warna magenta. Tidak ada satupun yang boleh mencuri kemuliaan itu, harus seperti emas murni, yang menyinarkan kemuliaan Tuhan, bukan kita.

Yoel 2:23
23: Hai bani Sion, bersorak-soraklah dan bersukacitalah karena TUHAN, Allahmu! Sebab telah diberikan-Nya kepadamu hujan pada awal musim dengan adilnya, dan diturunkan-Nya kepadamu hujan, hujan pada awal dan hujan pada akhir musim seperti dahulu.

Ada 2 hujan, hujan awal itu sebenarnya dimulai bulan-bulan Oktober, November, dan hujan akhir itu dimulainya Maret, hingga Juli. Hujan awal itu membuat tanah menjari gembur, lembut, dan enak untuk ditanam. Hujan akhir itu membuat semua tanaman itu menjadi besar dan siap dituai. Jika berbicara mengenai hujan awal, itu berbicara mengenai seberapa kita punya hati yang lembut, siap ditanam? Ada yang tanah hatinya seperti tanah yang keras di jalan, berbatu-batu, semak duri, ada yang subur. Setelah itu, tanah itu juga akan dibajak.

Ada yang memulai dengan Roh, tapi akhirnya menggunakan kekuatan daging. Banyak yang terlalu menggampangkan segala sesuatu, membuat segala sesuatunya sudah biasa dan seperti kebiasaan, menganggap enteng berkat Tuhan, dll. Uza juga sudah terlalu biasa, lalu mereka membawa tabut juga sudah dengan sangat biasa, tanpa bertanya lagi kepada Tuhan, tanpa takut dan gentar akan Tuhan. Ada yang pada awalnya untuk menari saja puasa, ingin yang terbaik, tanya Tuhan dulu jubahnya bagaimana, tapi ada yang sudah tidak tanya Tuhan lagi, dll. Ketika Uza disambar, Daud justru takut dan marah kepada Tuhan.

Hujan awal itu untuk membajak hati kita, dan seberapa siap hati kita untuk dibajak? Tanah itu perlu dibajak! Biar setiap kita hatinya lembut ketika dibajak oleh Tuhan! Tapi ingat, jangan marah ketika dibajak! Karena hanya dengan dibajak kita bisa berbuah banyak. Bersyukurlah kalau kita dibajak Tuhan.

Setelah hujan awal, yang disiapkan adalah hujan akhir, dan apa yang diperlukan? Kemampuan untuk menyerap. Kalau engkau tidak bisa menyerap, ya percuma, tapi kalau engkau bisa menyerap, itu bisa membuat tanaman itu cepat tumbuh dan berbuah. Ada yang awalnya ketika ingin datang beribadah, dari beberapa jam sebelumnya sudah mempersiapkan diri, sudah sangat ingin menanti-nantikan ibadah, tapi bagaimana dengan sekarang? Seringkali tanpa sadar kita kehilangan kemampuan menyerap, karena kita menjadi terlalu biasa dengna semuanya, kerinduan kita berkurang dan terus berkurang. Yang lebih ngeri lagi, kemampuan menyerap kita hilang karena kita kenyang. Alkitab berbicara orang kenyang menginjak-injak madu. Alkitab juga berbicara berbahagialah yang haus dan lapar akan Firman, karena mereka akan dikenyangkan. Kenapa bisa kenyang? Merasa sudah tahu, sudah oke, dan ini bahaya besar! Ketika engkau merasa sudah baik, sudah bisa, itu bahaya besar!

Coba cek hatimu hari-hari ini. Hujan awal dan hujan akhir harus dimulai dari hidupmu sendiri, bukan dari orang lain. Kalau engkau nanti ke Semarang tanpa kerinduan yang besar, engkau tidak akan mendapatkan apapun!

Hujan awal dan hujan akhir itu berbicara mengenai menggabungkan 2 hal, menggabungkan yang awal dan yang akhir. Yang awal semua dasarnya adalah Firman. Jika kita lihat Abraham, sebagaimana kita bisa belajar imannya, ketaatannya, bagaimana dia meletakkan anaknya yang dikasihi, dan itu hujan awal. Hujan akhir berbicara mengenai hari-hari ini, hal yang ajaib yang kita lihat, misalnya ada yang di Wales, ada seorang anak yang setiap hari terus membaca Firman, perkatakan Firman, setiap hari berjam-jam berdoa menangis di jalan, selalu berdoa semalaman, dll, dan akhirnya satu kota tiba-tiba mendapatkan penglihatan mengenai surga dan neraka hingga akhirnya satu kota mengalami pertobatan. Abraham mempersembahkan ketaatan, kenyamanannya. Abraham tidak membuat rumah sekalipun dia punya bahannya.

Gabungkan hujan awal dan hujan akhir, dan kita akan lihat bagaimana dahsyatnya. Daud adalah hujan awal mengenai pujian. Setiap hari Daud memiliki jam menyembah itu 7x dalam sehari. Kita bisa melihat bagaimana cintanya mengenai musik, bahkan dia mengumpulkan semua alat musik dari seluruh dunia dan dia taruh di kemahnya, serta menyuruh anak buahnya mempelajari alat-alat musik tersebut dan membuat paduan suara hingga 3 oktaf dan dibagi dalam 7 golongan. Pada akhir zaman, pada masa-masa awal kita bisa lihat Don Moen, ketika dia menyanyi, semua orang menangis bertemu Tuhan, yang sakit sembuh, yang duduk di kursi roda tanpa disentuh langsung sembuh, anak autis sembuh, dll.

Hari ini, hujan awal dan hujan akhir itu disodorkan kepada kita. Ada urapan Elia yang dia berkata jika aku hamba Tuhan, api turun. Ada yang namanya berlian, hujan emas, gigi bolong menjadi gigi emas, tanah didoakan dan diperkatakan hingga mengeluarkan minyak. Hujan awal dan hujan akhir adalah ketika keduanya digabungkan, dan engkau bisa bayangkan betapa dahsyat dan ajaibnya semua hal itu! Banyak yang menemukan mengenai apa yang di dunia ini adalah anak Tuhan, dan itu hujan awal. Seberapa engkau mau mempelajari semuanya dan merindukan semuanya?

Hujan awal itu juga seperti di Amos, ketika dia menabur, dia langsung menuai juga.


By: Ev. Daniel Krestianto

Hari ini, biar kita benar-benar merendahkan diri. Coba lihat, ketika kita dikoreksi, apakah kita marah? Kalau kita marah, tersinggung, hati-hati, artinya kita sudah kehilangan kasih yang mula-mula, sudah kehilangan hati yang gembur, kehilangan hati yang siap untuk dibajak. Ada yang tidak merindukan pelayanan karena sudah menganggap biasa, bahkan tidak menghargai jubah. Kadang kita berdoa sepertinya untuk mencari Tuhan, tapi banyak yang sebenarnya bukan karena ingin menyenangkan Tuhan, tapi karena takut dikoreksi, takut dilihat jelek. Mari kembali kepada sesuatu yang benar. Hujan awal dan hujan akhir disatukan.

Banyak yang untuk membuat jubah pun perlu untuk bekerja, cari uang, dll, tapi engkau harus lihat hari ini, jubah tersebut akan menjadi sangat berharga dibandingkan dengan jubah yang bisa didapatkan orang dengan mudah, dan sesungguhnya engkau harus berbahagia, sekalipun mungkin orang tuamu atau siapapun tidak ada yang membantu, bahkan mencela engkau mengenai hal ini. Sampai engkau bisa membuat jubah itu dengan keringatmu sendiri, dengan hasil kerjamu sendiri, itu adalah jubah pengorbanan, dan itu akan mendapat nilai lebih dari Tuhan karena didapatkan dari perjuangan yang sangat. Bagi orang-orang yang membatasi, menghalangi hal itu, bertobat!

Banyak yang menganggap remeh pelayanan, hidup tidak kudus namun berani pelayanan, karena engkau menganggap Tuhan tidak lihat, Tuhan pasti mengampuni, dan pemimpinmu tidak melihatnya. Tapi, akan ada harga yang harus engkau bayar, mungkin ada yang dikumpulkan hingga cawan itu penuh dan akhirnya engkau menikmati hasil dari dosamu. Kalau ada yang meremehkan pelayanan, meremehkan untuk bertemu dengan Tuhan, bertobat! Jangan main-main, karena ini adalah Bait Tuhan!

Uza semenjak remaja sudah memelihara tabut Tuhan, tapi ketika dia menjamah karena punya perasaan sudah biasa, kurang menghargai tabut, langsung api itu menyambar. Apa bedanya dengan kita melayani Tuhan, dan kita tidak mempersiapkan hati, tidak mempersiapkan diri, kita menganggap semuanya biasa dan itu di hadapan Tuhan sama saja seperti Uza.

Miliki hati yang lembut, hati yang siap untuk dikoreksi. dan tidak marah untuk dikoreksi. Banyak yang ketika dikoreksi maah marah, tersinggung, engkau merasa engkau sudah berkorban, sudah dipuji oleh hamba Tuhan, dan ketika engkau dikoreksi, engkau marah. Bertobat! Untuk apa engkau bawa api asing? Tuhan tidak suka itu!

Mari kita bertobat! Hujan awal dan hujan akhir biar sunggu-sungguh terjadi! Power, urapan, itu akan bersatu, dan akan Tuhan buat sesuatu yang besar. Seringkali yang menghambat Tuhan bekerja itu adalah cara berpikir kita, oleh karena itu lepaskan cara berpikirmu sendiri! Baik dari pengalaman, pelajaran, teori, dll. Seringkali kita tidak sadar kalau kita membatasi Tuhan dengan cara berpikir kita, padahal di atas semua itu ada Tuhan di atas semua pikiran kita. Manusia terbatas, tapi Tuhan tidak terbatas. Kalau engkau berkata tidak mungkin, ya tidak akan terjadi apa-apa. Memang tidak ada jalan, tapi Tuhan bisa buat jalan baru! Jangan batasi Tuhan dengan pikiran kita, berkata positif, selalu berkata kalau semuanya bisa, dan itu yang akan terjadi! Yang tidak ada pun jadi ada, yang tidak mungkin pun akan jadi mungkin!


- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

Minggu, 16 November 2014

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 16 November 2014

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
16 NOVEMBER 2014

By: Ps. Pendy Sofian
Awesome God itu tidak hanya berbicara mengenai Tuhan memegang perjanjianNya, tapi juga Ia menunjukkan kasih setiaNya pada umatNya. Tidak hanya mengenai engkau mendengar kesaksian orang lain, melihat mujizat, tapi dari hatimu sendiri yang mengatakan kalau Dia adalah Awesome God. Akan muncul kekaguman dari hidupmu kalau Dia Allah yang dahsyat.

Maximum Miracle Explosion tidak akan pernah terjadi kalau kita hanya mementingkan diri kita sendiri. Sama seperti Awesome God juga seperti itu, biar kita yang akan menjadi alat Tuhan untuk membuat orang lain memiliki kekaguman akan Tuhan. Ada satu tanggungjawab, kemanapun kita pergi, apapun pelayanan yang kita lakukan, harus memuliakan nama Tuhan. Standar pelayanan kita adalah pelayanan Tuhan Yesus. Life character ministry same like Jesus.

Bagaimana Tuhan Yesus melayani selama di dunia itu sangat luar biasa.

Lukas 17:11-19
11: Dalam perjalanan-Nya ke Yerusalem Yesus menyusur perbatasan Samaria dan Galilea.
12: Ketika Ia memasuki suatu desa datanglah sepuluh orang kusta menemui Dia. Mereka tinggal berdiri agak jauh
13: dan berteriak: "Yesus, Guru, kasihanilah kami!"
14: Lalu Ia memandang mereka dan berkata: "Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam-imam." Dan sementara mereka di tengah jalan mereka menjadi tahir.
15: Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring,
16: lalu tersungkur di depan kaki Yesus dan mengucap syukur kepada-Nya. Orang itu adalah seorang Samaria.
17: Lalu Yesus berkata: "Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang itu?
18: Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain dari pada orang asing ini?"
19: Lalu Ia berkata kepada orang itu: "Berdirilah dan pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau."


Kalau engkau lihat ayat ini, mengapa Tuhan Yesus melakukan banyak mujizat dalam pelayananNya, itu agar orang memuliakan nama Allah. Namun ketika ini, Tuhan melakukan ini juga agar semua orang itu bisa memuliakan nama Tuhan, tapi 9 orang itu tidak ada yang kembali dan memuliakan Tuhan.

Matius 15:31
31: Maka takjublah orang banyak itu melihat orang bisu berkata-kata, orang timpang sembuh, orang lumpuh berjalan, orang buta melihat, dan mereka memuliakan Allah Israel.


Lukas 18:43
43: Dan seketika itu juga melihatlah ia, lalu mengikuti Dia sambil memuliakan Allah. Seluruh rakyat melihat hal itu dan memuji-muji Allah.


Ini seharusnya yang menjadi standar ketika kita melayani Tuhan dan orang lain, yaitu hingga semua orang memuliakan Allah.

Matius 9:8
8: Maka orang banyak yang melihat hal itu takut lalu memuliakan Allah yang telah memberikan kuasa sedemikian itu kepada manusia.


Yang jadi fokus kemuliaannya itu bukan kepada Yesus, tapi kepada Allah Israel. Saat itu bangsa Israel itu tidak memuji Tuhan Yesus, tapi memuji Allah Israel, dan orang-orang kagum karena Allah Israel memberikan karunia dan kuasa sebesar itu kepada seorang manusia.

Tuhan Yesus berhasil melakukan hal yang luar biasa, yaitu kekaguman yang keluar itu kepada Allah Israel, bukan kepada Tuhan Yesus.

Nabi-nabi di perjanjian lama itu hampir tidak ada yang melakukan mujizat kesembuhan, karena nabi Tuhan dari zaman dulu hanya mengalirkan Firman Tuhan kecuali beberapa kasus khusus pada Elia dan Elisa, dan ketika Yesus melakukan kesembuhan ini, inilah keajaiban yang terjadi di Israel saat itu, dan respon hati orang-orang lain ketika melihat semuanya itu justru memuliakan Tuhan.

Apa yang jadi respon orang ketika engkau melayani? Kita harus naik ke level selanjutnya, sehingga ketika engkau melayani, orang lain itu terkagum-kagum kepada Tuhan, bukan kepada hamba Tuhan. Kalau engkau tidak punya mentalitas seperti ini, tinggal tunggu waktunya saja kita bisa jatuh karena orang kagumnya kepada kita, bukan kepada Tuhan.

Ketika ada pelayanan malaikat, semuanya mengejar hal itu juga, tapi pertanyaannya, bagi kemuliaan siapa? Engkau kejar begitu banyak pelayanan malaikat itu untuk kemuliaan siapa? FOR WHOSE GLORY? Untuk membuat tarianmu lebih hebat, untuk kepentingan pribadimu, atau untuk kepentingan Tuhan?

Bagaimana Tuhan Yesus bisa melakukan pelayanan seperti itu?

2 Tawarikh 7:6
6: Para imam telah siap berdiri pada tempat mereka. Begitu pula orang-orang Lewi telah siap dengan alat-alat musik untuk memuliakan TUHAN, yakni alat-alat musik yang dibuat raja Daud untuk mengiringi nyanyian syukur bagi TUHAN: "Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!" setiap kali mereka ditugaskan Daud menyanyikan puji-pujian. Dalam pada itu para imam berdiri berhadapan dengan mereka sambil meniup nafiri, sedang segenap orang Israel berdiri.


Ada kata yang begitu kuat di ayat ini, yaitu "Begitu pula orang-orang Lewi telah siap dengan alat-alat musik untuk memuliakan TUHAN,". Kenapa kemuliaan Tuhan bisa turun ketika melakukan ibadah? Karena ketika itu mereka siap untuk memuliakan Tuhan dalam ibadah mereka. Kesiapanmu dalam melayani akan menentukan kadar kemuliaan Tuhan. Setiap orang Lewi itu sudah siap berdiri dengan alat musik mereka untuk memuliakan Tuhan. Mulai naikkan standarmu, seberapa siap engkau, karena itu akan menentukan seberapa kadar kemuliaan yang akan Tuhan nyatakan. Yang jadi fokusnya imam itu, mereka sudah mempersiapkan dirinya sungguh-sungguh dari beberapa hari sebelumnya hanya untuk memuliakan Tuhan.

Ketika engkau tidak siap, kemuliaan Tuhan tidak akan dinyatakan dalam pelayananmu ini. Kesiapanmu akan menentukan kemuliaan Tuhan. Para imam berdiri di tempat yang tepat. Ketika engkau siap, datang untuk memuliakan Tuhan, kemuliaan Tuhan akan dinyatakan dalam hidupmu. Kenapa seringkali tidak mengalami kemuliaan Tuhan? Karena kurang persiapan. Paling tidak dari pagi hari engkau sudah mempersiapkan dirimu. Kesiapanmu menentukan berapa kadar kemuliaan yang akan Tuhan nyatakan dalam kehidupanmu.

Butuh kesiapan hati untuk diri kita, yaitu kita tidak akan bisa ngapa-ngapain tanpa Tuhan. Lalu perlu juga persiapan secara teknis. Hati yang siap untuk memuliakan nama Tuhan itu engkau siap untuk melakukan apapun yang disuruh oleh Tuhan sekalipun aneh dan resikonya besar, sekalipun itu di luar logika. Hati seperti inilah yang akan menentukan kadar kemuliaan yang akan dinyatakan oleh Tuhan. Seringkali ketaatan kita pun masih berpikir sekali dua kali baru lakukan, tpai bisakah ketaatanmu menjadi reflek?

Miliki hati yang siap untuk memuliakan Tuhan. Siapkan hatimu untuk pelayanan, siapkan hatimu, karena itu akan menentukan seberapa kemuliaan Tuhan yang akan dinyatakan. Hal simple yang engkau bisa lakukan, yaitu jangan telat ketika datang untuk ibadah.

Matius 5:16
16: Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."


Posisimu bukan di bawah, tapi harus di atas, karena engkau itu seperti pelita dan harus bercahaya. Bagaimana agar engkau bisa memuliakan Bapa di sorga? Kalau engkau melakukan perbuatan baik. Memang bukan perbuatan baik yang menyelamatkan kita, tapi bukan berarti kita tidak perlu melakukan perbuatan baik. Ketika engkau masuk lebih dalam tanpa perbuatan baik yang engkau lakukan, bagaimana orang lain bisa memuliakan Tuhan? Orang lain bisa memuliakan Tuhan kalau engkau itu berbuat baik!

Seperti orang Samaria yang menolong orang yang hampir mati, bagaimana kalau misalnya engkau mau pelayanan dan melihat orang lain kecelakaan? Apakah engkau seperti orang Lewi atau para imam yang lewat saja ketika melihat orang yang hampir mati itu, atau engkau seperti orang Samaria yang menolong? Ketika engkau memuji menyembah di tempat ini, berapa banyak yang sungguh-sungguh ingin membawa setiap umat Tuhan untuk bisa merasakan dan melihat Tuhan? Bukan hanya gerakan yang enak dilihat, formasi yang keren, tapi bagaimana efeknya kepada umat Tuhan.

Selama ini engkau melayani, apa yang menjadi motivasi dan fokus hatimu? Biar sikap hati kita itu melalui hidup kita, orang lain mengagumi kebesaran Tuhan. Kita adalah terang dan garam dunia, harus bercahaya dan melakukan perbuatan baik agar orang lain bisa memuliakan Bapa di surga. Tuhan Yesus turun ke dunia untuk orang lain, Dia melakukan pelayanan untuk orang lain, bukan untuk membuat diriNya sendiri menjadi terkenal. Biar kita menjadi alat Tuhan supaya melalui hidup kita, nama Tuhan dipermuliakan.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

Senin, 10 November 2014

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 10 November 2014

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
10 NOVEMBER 2014

By: Ps. Robert Lie
 
Roma 11:33-36
33: O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya!
34: Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya?
35: Atau siapakah yang pernah memberikan sesuatu kepada-Nya, sehingga Ia harus menggantikannya?
36: Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!

Kemuliaan juga berbicara mengenai Awesome God. Efek ketika kita mengalami kemuliaan Tuhan, yaitu kita mendapatkan direction, pewahyuan dari Tuhan. Selain itu, ketika kita masuk dalam kemuliaan, kita diberi otoritas untuk menarik semua yang dari luar untuk masuk ke dalam, baik jiwa-jiwa, ataupun yang lainnya. Banyak yang ketika mengalami kemuliaan, hatinya mulai bercabang. Kalau engkau mengalami kemuliaan dan membagikannya kepada orang lain, engkau akan masuk dalam the next glory. Tujuan dari kemuliaan itu ujung-ujungnya ya dari Dia, oleh Dia, dan kepada Dia. Banyak yang mengalami kemuliaan Tuhan lalu tidak mengalami lagi, artinya Ikabod. Ketika kemuliaan dipergunakan untuk kepentingan pribadi, semuanya pasti Ikabod.

Jangan sampai engkau pakai kemuliaan Tuhan untuk dirimu sendiri! Kemuliaan yang Tuhan izinkan itu tidak untuk diperjualbelikan. Kalau engkau mendapatkan kemuliaan Tuhan, dan engkau memilih-milih pelayanan yang engkau mau sendiri dan untuk kepentinganmu sendiri, di saat itulah Ikabod. Kalau engkau mencari Tuhan karena ingin ini itu, artinya engkau bukan mencari Tuhan, tapi mencari berkat. Engkau mencari Tuhan itu bukan untuk kepentinganmu, tapi memang karena engkau mengasihi Tuhan. Memang kesembuhan, berkat, itu semua efek sampingnya, namun itu bukan fokus kita! Kalau engkau ke gereja itu hanya untuk mencari berkat, kesembuhan, apa bedanya gereja dengan Gunung Kawi?

Mau mengalami kemuliaan Tuhan? Harus ada harga yang dibayar! Bagaimana Tuhan mau mengutamakan engkau kalau engkau tidak mengutamakan Tuhan? Jangan fokus untuk dirimu sendiri! Kemuliaan yang Tuhan berikan, nantinya akan diuji apakah engkau gunakan untuk dirimu sendiri atau tidak. Fokuslah kepada Tuhan! Banyak yang hanya mencari tangan Tuhan, tapi tidak mencari wajah Tuhan.

Ketaatan kita itu membawa berkat yang ajaib!

1 Raja-Raja 8:10-11
10: Ketika imam-imam keluar dari tempat kudus, datanglah awan memenuhi rumah TUHAN,
11: sehingga imam-imam tidak tahan berdiri untuk menyelenggarakan kebaktian oleh karena awan itu, sebab kemuliaan TUHAN memenuhi rumah TUHAN.

Di Hagai 2 dikatakan kemuliaan gereja akhir zaman akan melebihi kemuliaan gereja yang mula-mula. Banyak gereja yang kehilangan kemuliaan karena hanya ingin menyenangkan manusia, menyenagkan telinga manusia, bukannya menyenangkan Tuhan. Kalau engkau lapar akan Tuhan, Tuhan akan nyatakan kemuliaanNya!

Ada 3 hal agar bisa mengalami kemuliaan Tuhan terus menerus:
1. Hidup dalam kekudusan, berhenti berbuat dosa.

Semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, namun sebenarnya kita diciptakan serupa segambar dengan Tuhan dan dipenuhi kemuliaan Tuhan, namun syaratnya yaitu hidup dalam kekudusan dan berhenti untuk berbuat dosa.

Adam penuh dengan kemuliaan Tuhan, namun gradasi dari kemuliaan itu timbul ketika Kain membunuh Habel, dan hingga akhirnya menjadi Ikabod, sehingga kemuliaan Tuhan itu semakin berkurang. Sampaikan suara kebenaran Tuhan dari dalam hidup kita! Adam bergaul karib dengan Tuhan, namun akhirnya kemuliaan Tuhan semakin berkurang hingga zaman Musa, dan seterusnya.

Semakin engkau hidup dalam kekudusan dan menyiapkan wadah halam hidupmu, semakin engkau akan mengalami kemuliaan Tuhan.

2. Menjadikan Tuhan sebagai tujuan hidup / sasaran dalam hidup kita.

Kemuliaan manusia itu adalah kekayaaan kemegahan, dan reputasi. Suku Lewi tidak mendapatkan warisan apapun, tapi Tuhan berkata kepada mereka kalau warisan mereka adalah Tuhan sendiri. Yang harus engkau kejar itu ya Tuhannya, bukan berkatnya. Apa yang menjadi tujuan hidupmu? Tuhanlah yang menjadi warisanMu!

3. Hidup dalam doa, pujian, dan penyembahan

Kemuliaan Tuhan tidak pernah lepas dari hal-hal ini. Orang-orang di Alkitab selalu mengalami kemuliaan Tuhan setelah selesai melakukan hal itu, ada yang setelah berdoa, ada yang setelah memuju menyembah Tuhan, dll. Doa pujian penyembahan itu menarik kemuliaan Tuhan turun di tengah-tengah kita. Worship is the key into supernatural and glory. Seorang penyembah dapat dilihat dari kemuliaan Tuhan yang menyertai kehidupannya. Doa pujian penyembahan itu menarik hadirat Tuhan! Surga itu terdiri dari penyembah Tuhan, dan engkau bisa membawa surga ke tempatmu kalau engkau menyembah Tuhan dalam roh dan kebenaran. Ketika surga datang ke bumi, pasti ada kesembuhan, pemulihan, dll. Oleh karena itu Tuhan menyuruh kita berdoa datanglah kerajaanMu jadilah kehendakMu di bumi seperti di surga.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

Sabtu, 01 November 2014

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 2 November 2014

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
2 NOVEMBER 2014

By: Ps. Pendy Sofian

Tema Bulan ini: AWESOME GOD

Nehemia 1:5
5: kataku: "Ya, TUHAN, Allah semesta langit, Allah yang maha besar dan dahsyat, yang berpegang pada perjanjian dan kasih setia-Nya terhadap orang yang kasih kepada-Nya dan tetap mengikuti perintah-perintah-Nya,

Nehemiah 1:5 (The Message)
5: I said, "GOD, God-of-Heaven, the great and awesome God, loyal to his covenant and faithful to those who love him and obey his commands:

Dalam bahasa Inggris dikatakan "Awesome God". Saat itu bangsa Israel sedang mengalami yang tidak enak, tembok-temboknya diruntuhkan, sebagian ditawan di Babel, dll. Nehemia menggambarkan Allah yang dahsyat tidak hanya yang maha kuasa, tapi Tuhan yang berpegang pada semua perjanjian dan menunjukkan kasih setiaNya pada umatNya. Seringkali kita hanya tahu Tuhan itu dahsyat, berkuasa, tapi hanya sebatas pengetahuan, tidak mengalami. Bulan ini, temanya Awesome God, artinya Tuhan akan nyatakan perjanjianNya kepada kita secara pribadi, tidak hanya mendengar saja.

Ilustrasinya ketika engkau bertemu dengan orang yang paling kaya, dan tiba-tiba orang ini memberimu mobil Alphard padamu dan uang bensinnya. Ketika engkau mendapatkan hal itu, pengenalanmu dan pemandanganmu pada orang ini akan berbeda ketika engkau tidak diberi apapun oleh orang tersebut ataupun ketika orang kaya ini memberikan hal itu pada teman-temanmu. Sampai engkau di satu titik mengalami Tuhan secara pribadi, maka akan keluar respon yang otomatis bahwa engkau benar-benar mengagumi Tuhan. Selama engkau tidak pernah mengalami Tuhan, kekagumanmu pada Tuhan itu akan berbeda sekali! Awesome God tidak bisa keluar dari mulutmu kalau engkau tidak mengalaminya secara pribadi di hidupmu.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sharing By: Teo
Berkat itu tidak selalu tentang uang, tentang semua yang kita inginkan, tapi semua hal di hidup kita, termasuk juga kesehatan. Banyak yang paradigmanya selalu tentang uang ketika berkata miracle explosion, padahal kesehatan itu pun juga mujizat Tuhan yang dahsyat.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Tuhan mau meneguhkan setiap perjanjianNya dalam hidup kita hari ini, biar semua perjanjian itu jadi nyata dalam hidup kita! Dia mau kerjakan semua itu secara pribadi lepas pribadi, tidak hanya menjadi pendengar saja!

Dia tidak hanya memegang perjanjianNya pada kita, tapi juga menyatakan kasih setiaNya kepada kita, dan kasih setia Tuhan tidak pernah berkesudahan di dalam hidup kita. Dia selalu bersedia membersihkan segala kehidupan kita dan tidak akan ada lagi yang menghalangi kita untuk mengalami Tuhan! Seringkali kita tidak mengalami mujizat karena ketidakkudusan kita, masih jatuh dalam dosa, dan tidak hanya itu, seringkali intimidasi yang membuat kita selalu berpikir wajar kalau tidak mengalami mujizat Tuhan karena masih berdosa.

Ada hal yang harus kita lakukan untuk bisa mengalami Awesome God itu. Kalau kita lihat ayat tadi, dikatakan kalau Awesome God itu ditujukan hanya pada orang yang kasih padaNya dan mengikuti segala perintahNya.

Kasihilah Tuhan dengan segenap hati, jiwa, kekuatan, dan akal budi, serta ikuti semua perintah-perintah Tuhan, maka engkau akan mengalami perjanjian Tuhan tersebut.

Nehemia 1:3
3: Kata mereka kepadaku: "Orang-orang yang masih tinggal di daerah sana, yang terhindar dari penawanan, ada dalam kesukaran besar dan dalam keadaan tercela. Tembok Yerusalem telah terbongkar dan pintu-pintu gerbangnya telah terbakar."

Israel saat itu mengalami kesusahan yang besar dan dalam keadaan tercela. Namun dalam keadaan seperti ini, Nehemia berdoa mengenai Awesome God seperti di ayat 5, dan akhirnya mereka kembali bisa membangun tembok-tembok Yerusalem. Bukan berarti keadaanmu yang sedah susah sulit seperti itu engkau tidak bisa mengalami Awesome God, bahkan sekalipun engkau jauh dari Tuhan hari ini, situasi itu tidak akan menghalangi engkau mengalami Awesome God bulan ini.

Nehemia 1:5-6
5: kataku: "Ya, TUHAN, Allah semesta langit, Allah yang maha besar dan dahsyat, yang berpegang pada perjanjian dan kasih setia-Nya terhadap orang yang kasih kepada-Nya dan tetap mengikuti perintah-perintah-Nya,
6: berilah telinga-Mu dan bukalah mata-Mu dan dengarkanlah doa hamba-Mu yang sekarang kupanjatkan ke hadirat-Mu siang dan malam bagi orang Israel, hamba-hamba-Mu itu, dengan mengaku segala dosa yang kami orang Israel telah lakukan terhadap-Mu. Juga aku dan kaum keluargaku telah berbuat dosa.

Kunci pertama agar kita bisa mengalami Awesome God yaitu mengaku apa yang sedang terjadi, mengaku mengenai kondisi apa yang engkau alami saat ini. Engkau bisa keluar dari kondisi sulit dan tercela ini kalau engkau mengaku. 

Nehemia 1:7-11
7: Kami telah sangat bersalah terhadap-Mu dan tidak mengikuti perintah-perintah, ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturan yang telah Kauperintahkan kepada Musa, hamba-Mu itu.
8: Ingatlah akan firman yang Kaupesan kepada Musa, hamba-Mu itu, yakni: Bila kamu berubah setia, kamu akan Kucerai-beraikan di antara bangsa-bangsa.
9: Tetapi, bila kamu berbalik kepada-Ku dan tetap mengikuti perintah-perintah-Ku serta melakukannya, maka sekalipun orang-orang buanganmu ada di ujung langit, akan Kukumpulkan mereka kembali dan Kubawa ke tempat yang telah Kupilih untuk membuat nama-Ku diam di sana.
10: Bukankah mereka ini hamba-hamba-Mu dan umat-Mu yang telah Kaubebaskan dengan kekuatan-Mu yang besar dan dengan tangan-Mu yang kuat?
11: Ya, Tuhan, berilah telinga kepada doa hamba-Mu ini dan kepada doa hamba-hamba-Mu yang rela takut akan nama-Mu, dan biarlah hamba-Mu berhasil hari ini dan mendapat belas kasihan dari orang ini." Ketika itu aku ini juru minuman raja.

Namun ada janji Tuhan, ketika kita jauh dari Tuhan dan kita ingin berbalik kepada Tuhan, ada kasih setia Tuhan yang membuat kita akan bisa kembali lagi kepada Tuhan. Kondisi sulit apapun yang sedang engkau alami sekarang, ketika engkau berbalik kepada Tuhan, Tuhan bisa kembalikan lagi semuanya dalam kehidupanmu. Ketika Tuhan berkata Dia itu Awesome God, itu artinya Tuhan akan nyatakan diriNya secara pribadi demi pribadi. Jangan sampai ada halangan-halangan, intimidasi-intimidasi mengenai dosa apa yang pernah engkau perbuat sebelumnya yang membuat kita tidak bisa mengalami Awesome God. Dia tidak pernah lupa atas janji yang pernah dinyatakan dalam hidup kita.

Mulai hari ini putuskan untuk tetap kembali kepada Tuhan apapun keadaanmu, sekalipun dalam keadaan tercela, Tuhan yang sama yang telah menolong orang Israel itupun juga akan menolong hidupmu! Mungkin engkau sudah banyak yang mendengar mengenai mujizat-mujizat di bulan lalu dan engkau belum mengalami, tapi di bulan ini, Tuhan akan nyatakan perjanjian dan kasih setiaNya dalam hidup kita selama engkau lakukan dua hal tadi, yaitu engkau tidak tinggal diam dalam situasimu, mengaku dan berbalik kepada Tuhan, dan di titik itu engkau akna melihat Dia Allah yang ajaib dalam kehidupanmu!

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

Rabu, 29 Oktober 2014

AoC Bandung, 27 Oktober 2014

AOC BANDUNG
27 OKTOBER 2014

By: Ev. Daniel Krestianto

Buang semua protes dan ketidakpuasan, karena manusia tidak akan pernah bisa puas. Lepaskan semuanya, ngucap syukur pada Tuhan. Sesuatu pengucapan syukur itu powernya sangat besar! Mungkin ada yang bertanya untuk apa mengucap syukur karena tidak mendapatkan apa-apa, tapi perkatakan pada jiwamu, engkau masih hidup pun sudah anugrah Tuhan! Kalau Tuhan ambil anugrah itu, engkau mungkin sudah di rumah sakit, tidak bisa kebaktian, dll.

Ini memang sudah bulannya untuk kita mengalami mujizat demi mujizat, semua tergantung imanmu! Hari ini Tuhan mau nyatakan, jika engkau percaya, Tuhan bisa lakukan itu, apapun yang engkau inginkan! Ketika engkau memakai kaos profetik, itu seperti engkau memakai perisai. Jangan jadi penonton! Ada prinsip / aturannya untuk mengalami, yaitu yang mengalami, harus bersaksi!

Hujan awal dan hujan akhir tercurah
Bersatu lahirkan lawatan
Jiwa-jiwa dimenangkan, Mujizatnya t'lah terjadi
Menyembah Sang Raja di puncak destiny


By: Ev. Johan Surja

Bom / granat itu kecil, tapi bisa meledakkan sebuah rumah bahkan lebih. Artinya, kecilkan diri kita, lalu percaya! Jangan pikirkan bagaimana mujizat itu terjadi, yang penting percaya, karena mujizat itu akan terjadi!


By: Ev. Daniel Krestianto

Ketika ada badai di danau dan ketika para murid melihat Yesus, Petrus berkata jikalau Engkau Tuhan, perintahkan untuk berjalan, dan akhirnya Petrus keluar dari kapalnya dan bisa berjalan di atas air. Keluar dari perahumu, keluar dari pikiranmu, keluar dari keterbatasanmu, dan itu yang harus engkau lakukan. Sekarang, lihat Yesus. Engkau ingin mujizat apa, lihat Yesus. Detik ketika Tuhan Yesus berkata lakukan sesuatu dengan iman, maka semua itu akan terjadi. Lakukan apa yang Tuhan katakan dan apa yang engkau inginkan itu! Ketika engkau mengalami mujizat, engkau harus bersaksi agar kesembuhan itu jadi permanen!

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 26 Oktober 2014

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
26 OKTOBER 2014

By: Ps. Robert Lie

Kekayaan terkadang bisa membuat orang keluar dari Tuhan, berpaling dari Tuhan. 
Mulai dari hari ini, engkau akan melihat the next glory in this church! Ini adalah masanya untuk mujizat terjadi, karena Roh Tuhan sudah dicurahkan secara besar-besaran. Ibaratkan seperti ketika musim durian, engkau kemanapun akan menemukan durian, sama juga dengan sekarang, karena inilah masanya mujizat, tergantung engkau percaya atau tidak. Di akhir zaman, Tuhan buat semua yang tidak ada jadi ada, yang tidak mungkin jadi mungkin, karena Dia Tuhan! Dia tidak bisa dibatasi dengan pikiranmu! Dia Tuhan, Dia lebih dari apapun, Dia bisa lakukan apa yang tidak mungkin sekalipun!

This is the season of miracle, tergantung apakah engkau mau percaya atau tidak. Kalau engkau percaya, mujizat itu bisa dilakukan melalui tanganmu!

1. Apa definisi kemuliaan (glory)???
Ada 2 pengertian kemuliaan, berdasarkan bahasa Alkitab perjanjian lama, diambil dari kata chabod, ini bahasa Ibrani artinya mulia, agung, makmur, berlimpah, dan kaya. Dalam perjanjia baru, istilah kemuliaan berasal dari kata doxa, artinya semarak, megah, cemerlang, kemahsyuran, dan terkenal.


2. Dampak / Akibat yang ditimbulkan ketika kita mengalami kemuliaan Tuhan

- Kemuliaan Tuhan memberikan arahan / tuntunan dari Tuhan
Keluaran 13:21-22
21: TUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam tiang awan untuk menuntun mereka di jalan, dan pada waktu malam dalam tiang api untuk menerangi mereka, sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam.
22: Dengan tidak beralih tiang awan itu tetap ada pada siang hari dan tiang api pada waktu malam di depan bangsa itu.

Glory gives us directions!

- Kemuliaan Tuhan memberikan perlindungan dari Tuhan
Keluaran 33:22
22: apabila kemuliaan-Ku lewat, maka Aku akan menempatkan engkau dalam lekuk gunung itu dan Aku akan menudungi engkau dengan tangan-Ku, sampai Aku berjalan lewat.

Apa arti kada menudungi? Artinya Tuhan melindungi kita! Ketika kita masuk dalam kemuliaan Tuhan, akan ada perlindungan atas hidup kita. Kalau Tuhan di pihak kita, siapa lawan kita? Ketika engkau masuk dalam kemuliaan Tuhan, jangan takut, karena Tuhan yang akan menudungi engkau!

- Kemuliaan Tuhan membawa kemakmuran
1 Tawarikh 13:14
14: Tiga bulan lamanya tabut Allah itu tinggal pada keluarga Obed-Edom di rumahnya dan TUHAN memberkati keluarga Obed-Edom dan segala yang dipunyainya.

Ketika itu tidak ada yang berani membawa tabut itu, karena resikonya mati setelah kejadian Uza, tapi Obed Edom mengambil resiko itu, dia membawa tabut Allah Israel itu ke dalam rumahnya, dan otomatis dia harus hidup dalam kekudusan, hidup jadi pelaku Firman, dll. Namun setelah tiga bulan, akhirnya ia diberkati Tuhan bahkan juga semua yang dimilikinya. Menjadi pembawa kemuliaan itu memiliki resiko yang sangat besar, karena resikonya mati. Ini zaman anugrah, namun bukan berarti engkau bisa bermain-main dengan kemuliaan Tuhan! Salah satu efek ketika kita masuk kemuliaan adalah kemakmuran, kelimpahan.

- Kemuliaan Tuhanmemberi kita kuasa untuk menarik segala sesuatu
Yesaya 60:2-9

Apa yang ditarik? Semuanya, kekayaan bangsa-bangsa, jiwa-jiwa, dan lain-lain! Ketika ada kemuliaan Tuhan di suatu tempat, tempat itu juga akan seperti "menarik" banyak hal!

- Kemuliaan Tuhan memberikan kegentaran / takut akan Tuhan
2 Tawarikh 7:3
3: Ketika segenap orang Israel melihat api itu turun dan kemuliaan TUHAN meliputi rumah itu, berlututlah mereka di atas lantai dengan muka mereka sampai ke tanah, lalu sujud menyembah dan menyanyikan syukur bagi TUHAN: "Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya."

Dimana ada kemuliaan Tuhan, akan ada takut akan Tuhan di tempat tersebut. Kalau seseorang berkata hidup dalam kemuliaan tapi tidak ada takut akan Tuhan, itu artinya belum hidup dalam kemuliaan. Takut bukan takut karena akan dihukum, tapi dari sendiri dengan sendirinya akan menolak untuk berbuat dosa. Tidak perlu disuruh berdoa, tidak perlu disuruh hidup benar, karena ketika seseorang masuk dalam kemuliaan Tuhan, otomatis dirinya akan memiliki takut akan Tuhan yang akan membuatnya menjaga dirinya dengan sungguh.

- Kemuliaan Tuhan membawa penghakiman / penghukuman
Imamat 10:1-2
1: Kemudian anak-anak Harun, Nadab dan Abihu, masing-masing mengambil perbaraannya, membubuh api ke dalamnya serta menaruh ukupan di atas api itu. Dengan demikian mereka mempersembahkan ke hadapan TUHAN api yang asing yang tidak diperintahkan-Nya kepada mereka.
2: Maka keluarlah api dari hadapan TUHAN, lalu menghanguskan keduanya, sehingga mati di hadapan TUHAN.

Ada keadilan Tuhan ditegakkan ketika kemuliaan Tuhan dinyatakan. Keadilan Tuhan ditegakkan di tengah-tengah kemuliaan.

- Kemuliaan Tuhan membawa peneguhan
Efesus 3:16
16: Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu,

Semua itu worth it untuk dikejar sekalipun harus ada harga yang dibayar.


3. Jalan / cara untuk mengalami dan masuk dalam kemuliaan Tuhan

- DOA
2 Tawarikh 7:1-2
1: Setelah Salomo mengakhiri doanya, api pun turun dari langit memakan habis korban bakaran dan korban-korban sembelihan itu, dan kemuliaan TUHAN memenuhi rumah itu.
2: Para imam tidak dapat memasuki rumah TUHAN itu, karena kemuliaan TUHAN memenuhi rumah TUHAN.

Setelah Salomo mengakhiri doanya, api turun dari langit, kemuliaan Tuhan nyata. Ketika engkau berdoa, kemuliaa Tuhan turun, akan turun tuntunan dari Tuhan, mendapatkan perlindungan, kemakmuran, dll. Ketika Elia berdoa, setelah itu juga api turun dari langit. Kalau engkau berdoa, engkau akan melihat kemuliaan Tuhan, dan akan ada direction, ada perlindungan Tuhan, dll!

- PUASA
Keluaran 34:28-29
28: Dan Musa ada di sana bersama-sama dengan TUHAN empat puluh hari empat puluh malam lamanya, tidak makan roti dan tidak minum air, dan ia menuliskan pada loh itu segala perkataan perjanjian, yakni Kesepuluh Firman.
29: Ketika Musa turun dari gunung Sinai--kedua loh hukum Allah ada di tangan Musa ketika ia turun dari gunung itu--tidaklah ia tahu, bahwa kulit mukanya bercahaya oleh karena ia telah berbicara dengan TUHAN. 

Bagaimana agar kita mengalami kemuliaan Tuhan? Banyak berpuasa! Cari Tuhan habis-habisan!

- MENJAGA HIDUP DALAM KEKUDUSAN
Yosua 3:5
5: Berkatalah Yosua kepada bangsa itu: "Kuduskanlah dirimu, sebab besok TUHAN akan melakukan perbuatan yang ajaib di antara kamu."

Ketika kita menjaga hidup kita di dalam kekudusan, akan ada kemuliaan Tuhan yang nyata!

Keluaran 19:10
10: Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Pergilah kepada bangsa itu; suruhlah mereka menguduskan diri pada hari ini dan besok, dan mereka harus mencuci pakaiannya.
11: Menjelang hari ketiga mereka harus bersiap, sebab pada hari ketiga TUHAN akan turun di depan mata seluruh bangsa itu di gunung Sinai.

Ketika itu bangsa Israel disuruh untuk menguduskan dirinya slama 3 hari, dan di hari ketiga Tuhan akan menampakkan kemuliaanNya pada bangsa Israel.

- HIDUP DALAM KETAATAN
Imamat 9:6
6: Kata Musa: "Inilah firman yang diperintahkan TUHAN kamu perbuat, agar kemuliaan TUHAN tampak kepadamu."

Semua perintah Tuhan kalau engkau lakukan, kemuliaan Tuhan akan tampak di hidupmu! Untuk engkau mengalami kemuliaan Tuhan, ya hidup dalam ketaatan!

- PUJIAN DAN PENYEMBAHAN 
Salah satu tanda kita masuk dalam hidup yang berkemuliaan, tandanya yaitu hidup kita yang selalu menyembah kepada Tuhan. Doa, puasa, dan penyembahan kepada Tuhan. Ketika engkau menyembah Tuhan, engkau akan melihat kemuliaan Tuhan. Ada tembok Yerikho yang dirubuhkan karena pujian dan penyembahan. Memang bukan karena penyembahannya, tapi ketika penyembahan itu dilakukan, kemuliaan Tuhan turun, dan tembok itu diruntuhkan. Ketika engkau menyembah dan kemuliaan Tuhan turun, tembok yang menghalangi hidupmu itu akan diruntuhkan!


- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -