Senin, 15 Desember 2014

AoC Bandung, 15 Desember 2014

AOC BANDUNG
15 DESEMBER 2014

By: Ev. Yusak Tjipto

Wahyu 22:9-11
9: Tetapi ia berkata kepadaku: "Jangan berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama seperti engkau dan saudara-saudaramu, para nabi dan semua mereka yang menuruti segala perkataan kitab ini. Sembahlah Allah!"
10: Lalu ia berkata kepadaku: "Jangan memeteraikan perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini, sebab waktunya sudah dekat.
11: Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!"

Kalau Firman Tuhan berkata seperti itu, artinya waktunya sudah bukan menitan, tapi detik, karena apa? Tidak ada waktu untuk bertobat! Tetapi hal seperti ini tidak akan bisa kita mengerti kalau kita tidak mengalami sendiri. Apa yang menyebabkan kita ini terhalang? Tuhan itu luar biasa sabarnya, caranya, sehingga pada waktu sekarang ini kalau anak-anak dan hamba-hamba Tuhan yang mati dan belum menyelesaikan, di sana masih diberi daun pohon kehidupan. Lalu timbul pertanyaan, kalau Tuhan Yesus sudah datang, apakah masih ada waktu itu untuk diobati? Kita tidak tahu, banyak hal kita tidak mengerti.

Tetapi apa yang kita alami? Ini sudah waktunya kita mengenal Tuhan lebih dekat, lebih intim, lebih mengerti Dia. Sebab kita semua itu memang ingin dekat Tuhan, mengerti Tuhan, tapi tidak bisa mengerti. Karena itu Salomo berkata, kalau kita mau mengerti Tuhan, bahkan kita tidak bisa berkata kita sudah mengenal Tuhan, justru apa yang kita katakan sudah tahu itu sebenarnya belum tahu, karena ini hal yang sulit. Kenapa? Contohnya kalau kita mau mengadakan apapun, kita merencanakan, dan itu selalu berdasarkan yang kita mengerti, padahal justru itu yang Tuhan tidak suka. Kita selalu mau mempersembahkan yang menurut kita yang dulunya Tuhan senang, dan kita ulangi lagi, Tuhan belum tentu suka, karena Tuhan mau yang selalu baru. Yang kita mau, Tuhan belum tentu mau, dan sebaliknya.

Kita hidup di dalam dunia ini roh, jiwa, dan tubuh, dan engkau disiapkan untuk hidup di dalam dunia roh yang lebih, karena di surga kita hidup di dalam roh jiwa dan tubuh, hanya kadarnya yang berbeda. Kalau di dunia, roh jiwa tubuh, dan kadar yang paling besar adalah tubuh. Jika di surga, roh jiwa dan tubuh, kadar yang paling besar adalah roh. Jiwa tetap ada, tubuh juga tetap ada. Engkau mau, Tuhan belum tentu mau, dan sebaliknya!

Apa yang menjadi penghambat kita masuk surga? Watak, perangai, kelemahanmu, itu yang menjadi penghambat. Berbuah roh, apa itu? Perubahan watak. Watak kita harus diubah. Mata keranjang, mata duitan, sombong, dll. Hineni itu belajar kepada Tuhan, karena Dia lemah lembut dan rendah hati, dan itu harus engkau latih dari sekarang. Jangan terlambat! Karena orang bisa lemah lembut itu sulit. Lemah lembut itu bukan lemah gemulai, tapi lemah lembut itu mudah dibentuk, mudah diubah, menuruti Tuhan lebih dari segala-galanya. Kalau engkau mau ikut Tuhan, yang pertama yaitu sangkal diri. Sangkal diri, karena manusia itu egois. Contoh, cemburu, padahal cemburu itu juga sebenarnya wataknya Tuhan, tapi Tuhan cemburu agar kita tidak binasa, tapi manusia cemburu itu membuat orang lain sengsara. Cara menghilangkannya bagaimana? Perkatakan jiwamu, tanya jiwamu, ada apa, kenapa cemburu, cemburu ya buat apa, marah ya buat apa, dll, diskusi dengan jiwamu, alami! Sebab apa yang engkau lakukan itu luar biasa. 

Firman Tuhan itu ya dan amin. Tapi kenapa kita tidak mengalami? Kita hidup menurut pikiran kita sendiri, kita tidak sadar kalau itu sebenarnya mengecilkan kuasa Allah dalam hidup kita. Kita harus percaya segala sesuatu pada Tuhan, hati pikiran kita harus tertuju pada Tuhan Yesus dan Roh Kudus. Segala sesuatu, tanya Dia, setelah itu lakukan saja sekalipun tidak logis. Hidup dengan Tuhan itu tidak masuk akal, tapi luar biasa, dan itulah Tuhan!

Kita seringkali tidak bisa mengerti sama sekali. Bisakah kita mengucap syukur, apapunya ng Tuhan kehendaki terjadi dalam hidup kita itu sudah ada di dalam perencanaanNya, dan itu baik? Seringkali kita tidak bisa terima karena otak kita mempengaruhi kita. Belajar menyerahkan hidup kita kepada Tuhan, percayalah bahwa Tuhan itu yang menetapkan langkah kita, dan semua itu baik, dan selalu ada jalan keluar dan itu Tuhan, karena kalau bukan, tidak akan ada jalan keluar. WaktuNya sangat singkat, kita tidak tahu kapan, bagaimana.

Hujan awal dan hujan akhir dicurahkan bersama itu adalah akhir, karena tidak ada waktu lagi, dan ini sekarang waktunya kita harus segera, karena Firman Tuhan berkata, semua jangan dimateraikan tapi selesaikan, sebab kalau waktunya tiba, yang jahat tetap jahat, yang baik tetap baik, yang kudus tetap kudus, tidak ada waktu pertobatan, waktunya sudah habis. Karena itu kita harus sadar, kita harus tanya Tuhan, dilatih, apa yang harus kita lakukan. Bangun tidur, tanya Tuhan apa yang harus kita lakukan, agar hati kita tu belajar melekat, supaya jangan sampai kita ketinggalan. Kalau ketinggalan bagaimana? Ada beberapa kategori orang yang ditinggal, ada yang mau dipakai sebagai saksi, ada yang harus membayar keselamatan dengan jiwanya yaitu mati syahid, ada yang dipakai untuk menguatkan saudara-saudara yang lain.

Maukah engkau ditinggal? Pasti banyak yang berkata tidak mau, padahal baru diajarkan untuk percaya, melekat ke Tuhan. Jangan mengatur Tuhan, sebab kalau engkau tidak mau, Tuhan mau, tapi kalau engkau tidak mau, Tuhan mau. Jadi harus bagaimana? Terserah Tuhan, belajarlah mengucap syukur, Tuhan lebih tahu, karena Firman Tuhan sudah berkata, Dia tidak akan menghendaki seorangpun binasa, Dia sudah punya rencana, tidak akan dibiarkan engkau binasa. Kalau engkau mengucap syukur, Dia yang mengatur, hanya masalahnya panjang atau pendek. Ada yang dilihat Tuhan kalau dibiarkan nanti ketinggalan, akhirnya Tuhan ambil, dll. Jangan takut, semua sudah diatur. Banyak yang membatasi dengan pengetahuan, padahal Tuhan dan FirmanNya itu tidak terbatas, tidak bisa dibatasi. Karena itu hiduplah karena Firman, bukan karena pengetahuan.

Engkau jangna hanya mendengar kesaksian, tapi alami sendiri. Kalau engkau mau mengalami, mengalami apa? Sikap hatimu ini penting, dan ini yang menjagamu dalam 1-2 tahun ini agar engkau lebih dekat kepada Tuhan, ini sikap hati, supaya jangan sampai engkau ketinggalan. Ini membuatmu bisa mengenal Tuhan, peka, dan mengerti. Kejatuhan Adam dan Hawa itu hanya karena memakan buah, tapi sebelum makan, setan berkata apa? Engkau lihat buah itu, kalau engkau makan buah itu, engkau akan memiliki pengertian seperti Allah. INGIN seperti Allah. Demikian juga seperti kita, kepingin seperti Tuhan. Jangan ingin apa-apa, kembalikan semua ke Tuhan, "Engkau mau apa? Engkau mau jadikan aku apa saja terserah Engkau.." Engkau itu kerapkali kepingin. Apapun yang ditetapkan Tuhan, selalu mengucap syukur, bahwa Tuhanmu baik.

Ini sudah akhir tahu, dan engkau harus banyak mengucap syukur, karena tahun depan apa yang engkau hadapi tidak ada yang tahu. Jangan batasi Tuhan, tapi percayalah Tuhanmu menetapkan yang terbaik. Sekarang kita harus periksa diri, apa yang ada di dalam diri kita yang masih banyak menjadi penghalang untuk kita diangkat. Apakah mata keranjang, iri hati, kepahitan, mata duitan, dll. Semuanya harus dibereskan, karena waktunya sudah begitu singkat. Ngucap syukur.


By: Ev. Daniel Krestianto

Koreksi hati. Kita berada di ujung tahun, kita harus "beres-beres" sebelum kita mengakhiri tahun ini. Mungkin ada dosa atau sifat yang mungkin kita anggap itu sepele, tapi sebenarnya itu adalah lubang sehingga pada saat berkat mengalir, urapan mengalir, tidak maksimal kita terima, dan itu akan membuat kita menjadi kecewa, kita makin kecewa dengan Tuhan, marah, protes, melihat orang lain dan menjadi iri, cemburu, hari ini bereskan. Tidak suatu kebetulan mengenai Firman ini, Tuhan rindukan untuk kita bersih. Kita tinggal di Bait Allah, biarlah hati kita tetap bersih, tulus, sikap hati kita berkenan di hadapan Tuhan. Buka hati kita, izinkan Tuhan koreksi, apakah kita kecewa dan protes kepada Tuhan, hari ini benahi. Dia terlalu baik, jangan suruh orang lain berubah, tapi biar kita yang berubah terlebih dahulu.

Semua yang sudah terjadi, mengucap syukurlah. Yang penting engkau berubah dan engkau melekat kepada Tuhan dan engkau keluar sebagai pemenang, tidak ada penyesalan! Yang sudah berlalu biarlah berlalu, Tuhan sanggup untuk memulihkan semuanya. Jangan menyesal terus, mari datang kepada Tuhan. Apapun yang saat ini terjadi, Tuhan sudah pilihkan, ini yang terbaik. Mari jalani bersama dengan Tuhan, yang lalu sudah berlalu, yang baru sudah datang, di depanmu ada kemuliaan demi kemuliaan, tapi bereskan hatimu, kepahitan, sakit hati, cemburu, iri hati, kuatir, ayo bereskan! Tuhan mengasihi kita lebih dari segalanya, tidak Dia inginkan satu orangpun binasa. Kita diberikan satu janji yang pasti terjadi, tidak ada lagi kegagalan, tidak ada lagi penundaan, pemulihan terjadi!

Apapun masalah hidupmu, apapun yang engkau sedang alami, Tuhan berkata, itu proses, karena kalau tidak ada proses, emas tidak akan jadi murni. Tapi biarlah engkau relakan hidupmu untuk masuk dalam proses, karena akhir dari semuanya itu adalah sesuatu yang besar, sesuatu yang mulia, sesuatu yang murni akan muncul. Kalau engkau dituduh tapi engkau tidak melakukan, mengucap syukur, jangan marah, karena berkat itu akan datang dalam hidupmu, dan Tuhan akan jadi pembelamu. Saat ini, pegang Yesus, janjiNya ya dan amin, Dia tidak pernah ingkar janji, apa yang Dia janjikan itu terjadi. Ini waktu percepatan, waktu yang dipadatkan, janji itu akan jadi kenyataan! Setia sampai akhir, jangan pakai cara sendiri, masuk dalam kepenuhan Tuhan. JanjiMu ya dan amin, janjiMu seperti fajar.

Ajar kami Tuhan untuk masuk dalam trackMu, tidak menginginkan seperti orang lain, tapi masuk dalam destiny kami, ajar kami, pimpin kami hingga akhirnya masuk dalam kemuliaan dan tinggal bersamaMu di surga. Jangan pernah menyerah! Jangan seperti dan ikuti orang lain, jadilah dirimu sendiri!

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

Selasa, 09 Desember 2014

AoC Bandung, 9 Desember 2014

AOC BANDUNG
9 DESEMBER 2014

By: Ps. Bruce Allen

Kita sedang ada di pagi-pagi benar di hari yang ketiga, ini hari dimana ada implikasi yang luar biasa. 3 itu berbicara tentang kepenuhan dan kedewasaan, dan semuanya Tuhan mulai lakukan di hidup kita. Kita datang dalam kepenuhan / kegenapan hari-hari ini, dan kita akan melihat kedewasaan itu datang ke tubuh Kristus dan dunia belum dan tidak akan pernah melihatnya sebelumnya. Pada hari ke-3, Yesus bangkit dari kubur, dan selama 40 hari Dia memunculkan diri, menampakkan diri, menghilang, lalu menampakkan diri lagi kepada murid-muridnya.

Yohanes 14:12
12: Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;

Apa itu yang lebih besar? Banyak ahli-ahli teologi berpikir lebih besarnya itu dalam kuantitas / jumlah, karena mereka bukan orang-orang yang memiliki iman, mereka tidak percaya pada yang supranatural, mereka menggunakan pendekatan intelektual saja. Tapi ketika Yesus engkau akan melakukan hal yang lebih besar, karena Yesus pergi kepada Bapa, dan kita harus mengerti apa yang Yesus katakan. Dia adalah Tuhan kita, Juruselamat kita, Kakak Tertua kita, tapi kita semua adalah tubuh Kristus, artinya ketika Tuhan Yesus naik ke surga dan duduk di sebelah Bapa di surga, artinya kita juga, dan sekarang kita memiliki potensi yang mana perjanjian lama belum pernah alami!

1 Yohanes 4:17b
17b: karena sama seperti Dia, kita juga ada di dalam dunia ini.

Oleh karena itu hal yang lebih besar bisa terjadi sekalipun Dia sudah kembali di surga, karena apa yang Dia sudah lakukan ketika Dia masih di dunia sebagai Anak Manusia, sehingga kita sekarang bisa menjadi seperti Dia yaitu menjadi Anak Allah, bahkan kita bisa melakukan pekerjaan yang jauh lebih besar.

Kejadian 5:24
24: Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah.

Henokh berjalan bersama Tuhan, dan dalam bahasa Ibrani dikatakan mengenai hubungan yang sangat intim dengan Tuhan. Dia berumur 65 tahun ketika dia memiliki anak yang namanya Metusalah, dan Metusalah dalam bahasa Ibrani itu artinya "kematiannya akan membawa" air bah, karena Firman Tuhan berkata ketika Metusalah mati Tuhan akan membawa air bah atas bumi ini, sehingga Henokh percaya kepada Tuhan. Dia tidak tahu kapan Metusalah akan meninggal, sehingga dia memutuskan di hatinya untuk berjalan bersama dengan Tuhan dalam keintiman selama 300 tahun.

Jika kita tahu malam ini nanti Tuhan akan datang, apakah itu akan mengubah hidup kita? Kita harus hidup dengan ekspektasi seperti itu sepanjang waktu, dan seperti itulah cara hidup Henokh, karena dia tahu waktu kapan saja dia bisa kembali. Ketika engkau hidup dengan ekspektasi dan antisipasi, engkau akan memiliki perhatian yang full, dan seperti itulah kita harus hidup. Dan seperti itulah Henokh hidup selama 300 tahun itu, hidup dalam keintiman lebih lagi dan lebih lagi, dan belum pernah terjadi sejak zaman Adam dan Hawa. Dia berjalan bersama Tuhan dan dia tidak ada lagi karena Tuhan mengangkat dia.

Ibrani 11:5
5: Karena iman Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia tidak ditemukan, karena Allah telah mengangkatnya. Sebab sebelum ia terangkat, ia memperoleh kesaksian, bahwa ia berkenan kepada Allah.

Dengan iman. Iman siapa? Henokh. Dalam kata lain, dia membuat keputusan, dia melatih imannya, dan dia bahkan tidak sakit, dia memiliki ketahanan tubuh yang sangat kuat. Dalam kemuliaan, yaitu atmosfir surgawi, kematian / pembusukan (death, decay, corruption) itu tidak akan pernah terjadi, bahkan itu tidak ada, karena kemuliaan Tuhan itu adalah kehidupan, sehingga dalam 300 tahun dia berjalan dengan Tuhan, dia sangat kuat, tidak sakit, memiliki stamina yang kuat

Ibrani 11:6
6: Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.

Tanpa iman mustahil untuk menyenangkan Tuhan. Dengan iman Henokh dibawa / diangkat, karena sebelum dia diangkat, dia memiliki kesaksian kalau dia menyukakan / menyenangkan hati Tuhan. Jadi apa kualifikasinya? Dia menyenangkan hati Tuhan. Ketika engkau lahir baru, setiap kita diberikan ukuran iman, yaitu engkau menyenangkan hati Tuhan, karena Tuhan memberikan engkau iman. Tapi kalau engkau mau menjadi berkenan di hadapan Tuhan, GUNAKAN imanmu!

Yesus selama 40 hari berpindah tempat dari yang alam yang supranatural ke yang natural, dan itu dimulai ketika Dia bangkit dari kubur di hari yang ketiga pagi-pagi benar, dan kita secara profetik sedang ada di zaman yang sama, seperti apa yang Yesus lakukan, kita juga bisa lakukan, dan bisa berpindah dari alam yang satu ke alam yang lain seperti yang Yesus lakukan, dan itu adalah jatah / bagian dari setiap kita!

Tuhan itu memberikan apa yang diinginkan hatimu! Seberapa besar engkau memiliki kerinduan untuk melihat Yesus? Tuhan itu memberi apa yang menjadi kerinduan hatimu itu, karena Firman berbicara seperti itu, Tuhan yang memberikan kerinduan itu di dalam hatimu! Tuhan yang taruh benih destiny itu di dalam hatimu, dan Tuhan memanggil engkau di tempat keintiman itu.

Bisakah seseorang "diraibkan" dengan iman? Ingat kalau engkau sudah menyenangkan hati Tuhan, dan ttu ada dalam dagingmu, dan itu sama sekali bukan dari intelektualmu, karena engkau tidak cukup pintar dan tidak cukup kuat untuk menyenangkan hati Tuhan, tapi semua itu karena pekerjaan Tuhan di hidupmu dan semua itu sebenarnya adalah jatah semua anak-anak Tuhan, kepada semua orang-orang yang percaya!

1 Raja-Raja 18:7-12
7: Sedang Obaja di tengah jalan, ia bertemu dengan Elia. Setelah mengenali dia, ia sujud serta bertanya: "Engkaukah ini, hai tuanku Elia?"
8: Jawab Elia kepadanya: "Benar! Pergilah, katakan kepada tuanmu: Elia ada."
9: Tetapi jawab Obaja: "Apakah dosa yang telah kuperbuat, maka engkau hendak menyerahkan hambamu ini kepada Ahab, supaya aku dibunuhnya?
10: Demi TUHAN, Allahmu, yang hidup, sesungguhnya tidak ada bangsa atau kerajaan, yang tidak didatangi suruhan tuanku Ahab untuk mencari engkau. Dan apabila orang berkata: Ia tidak ada, maka ia menyuruh kerajaan atau bangsa itu bersumpah, bahwa engkau tidak ditemukan di sana.
11: Dan sekarang engkau berkata: Pergilah, katakan kepada tuanmu: Elia ada.

Elia disuruh untuk menampakkan diri kepada Ahab, dan Ahab memiliki pengawal yang bernama Obaja dan bertemu dengannya di jalan, dan Elia berkata kepada Obaja untuk memberi tahu Ahab kalau dia ada di situ. Namun Obaja ketakutan, karena ketika semua orang yang berkata kalau Elia ada di sana, dan ketika Ahab mau datang / menangkap Elia, dan Elia tidak ada di sana, maka Ahab akan memenaggal kepala orang yang "berbohong" kepadanya.

Namun apa yang dikatakan di ayat 12?

 12: Mungkin terjadi, apabila aku sudah pergi dari padamu, Roh TUHAN mengangkat engkau ke tempat yang tidak kuketahui. Kalau aku sampai kepada Ahab untuk memberitahukannya dan engkau tidak didapatinya, tentulah ia akan membunuh aku, padahal hambamu ini dari sejak kecil takut akan TUHAN.

Di bahasa Ibrani dikatakan kalau Roh Tuhan akan memindahkan (translocate) engkau ke suatu tempat secara supranatural! Menjelang kedatangan Tuhan, Roh Elia akan dilepaskan untuk mempersiapkan jalan bagi Tuhan, dan itu tidak hanya di Yohanes Pembaptis, tapi juga bagi generasi ini! Ini adalah hal yang normal, bukan pengecualian, dan ini adalah kehidupan yang normal bagi orang Kristen!

Ketika ada kegerakan di Wales, setiap orang harus berjalan selama 3 mil dan pulang juga 3 mil, dan jalan lagi beberapa mil ke gereja, tapi ketika Tuhan bekerja secara supranatural bergerak dalam hidup mereka, ketika mereka menginjakkan kaki di depan pintu mau ke gereja, dan mereka dengan seketika berada di gereja dan juga ketika mereka akan pulang, mereka dengan seketika sampai di rumah, dan itu terjadi sepenjang revival itu terjadi, dan itu adalah hal yang normal! Ini semua sudah menjadi jatah kita! Banyak di antara kita yang sudah dipanggil untuk bangsa-bangsa, tapi engkau berpikir bagaimana caranya, uangnya mahal, tapi stop menggunakan kata ekonomi! Gunakan kata-kata surga, penyediaan surga, tidak hanya uang, tapi semua yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan itu sudah disediakan!

2 Raja-Raja 2

Inilah musimnya surga! Keluar dari kotak agamawi! Penglihatan adalah sebuah bahasa. Tuhan itu membawa kita di musim dimana surga terbuka, dimana kita bisa memiliki akses ke surga yang terbuka ini, karena itualh jatah kita! Kejadian yang di Elia itu adalah secara fisik, Yesus juga, tapi yang dialami Yehezkiel ini adalah secara roh.

Yehezkiel 8:1-3
1: Pada tahun keenam, dalam bulan yang keenam, pada tanggal lima bulan itu, waktu aku duduk di rumahku berhadap-hadapan dengan para tua-tua Yehuda, kekuasaan Tuhan ALLAH meliputi aku di sana,
2: dan aku menerima penglihatan: Sungguh, ada kelihatan yang menyerupai seorang laki-laki, dari yang menyerupai pinggangnya sampai ke bawah kelihatan seperti api dan dari pinggangnya ke atas kelihatan seperti cahaya, seperti suasa mengkilat.
3: Dia mengulurkan sesuatu yang berbentuk tangan dan dipegang-Nya jambul kepalaku. Lalu Roh itu mengangkat aku ke antara langit dan bumi dan membawa aku dalam penglihatan-penglihatan ilahi ke Yerusalem dekat pintu gerbang pelataran dalam yang menghadap ke utara, di mana terdapat berhala cemburuan, yang menimbulkan cemburu itu.

Dia dibawa secara roh untuk masuk ke dalam Bait Allah dan Tuhan menginstruksikan kepadanya untuk melakukan sesuatu.

Yehezkiel 11

Tuhan menciptakan seluruh alam semesta itu di telapak tanganNya, 48 milyar tahun cahaya, bahkan lebih dari itu, itu semua ada di telapak tanganNya, sehingga Dia bisa melihat semuanya dari awal hingga akhir, dan Tuhan berikan kuasa untuk segala ciptaan! Semua yang Dia ciptakan, kita diberikan kuasa atas semua itu, bahkan waktu, itu bukan masalah, jarak itu bukan masalah, karena tidak ada yang mustahil bagi Tuhan! Pengertian kita di sains dan fisika itu benar-benar sangat kecil / terbatas, dan itu bahkan tidak eksis dalam pikiran Tuhan, karena kita adalah makhluk yang supranatural, kita tidak bisa dibatasi dengan alam yang natural! Karena kalau iya, artinya Yesus tidak bisa berjalan di atas air, Yesus tidak bisa naik ke surga, jika ya, Yesus tidak bisa menembus tembok. Tapi kita adalah tubuh Kristus, dan apa yang Dia lakukan, kita semua bisa lakukan!

Kisah Para Rasul 8:39-40
39:Dan setelah mereka keluar dari air, Roh Tuhan tiba-tiba melarikan Filipus dan sida-sida itu tidak melihatnya lagi. Ia meneruskan perjalanannya dengan sukacita.
40:Tetapi ternyata Filipus ada di Asdod. Ia berjalan melalui daerah itu dan memberitakan Injil di semua kota sampai ia tiba di Kaisarea.

Filipus membaptis sida-sida Ethiopia itu, dan setelah itu, dia menghilang kira-kira 20 mil jauhnya dari tempat itu. Jadilah seperti Petrus, dia berkata, jika itu Engkau (Tuhan), aku mau! Percaya kalau semua itu memang jatah kita!

Yohanes 6:15-21
15: Karena Yesus tahu, bahwa mereka hendak datang dan hendak membawa Dia dengan paksa untuk menjadikan Dia raja, Ia menyingkir pula ke gunung, seorang diri.
16: Dan ketika hari sudah mulai malam, murid-murid Yesus pergi ke danau, lalu naik ke perahu
17: dan menyeberang ke Kapernaum. Ketika hari sudah gelap Yesus belum juga datang mendapatkan mereka,
18: sedang laut bergelora karena angin kencang.
19:Sesudah mereka mendayung kira-kira dua tiga mil jauhnya, mereka melihat Yesus berjalan di atas air mendekati perahu itu. Maka ketakutanlah mereka.
20: Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Aku ini, jangan takut!"
21: Mereka mau menaikkan Dia ke dalam perahu, dan seketika juga perahu itu sampai ke pantai yang mereka tujui.

Yesus melihat murid-muridNya sedang bergumul di tengah danau Galilea, dan Dia berjalan di atas air, dan mereka semua ketakutan, dan inilah pola yang engkau temukan, sebuah kunjungan / perjumpaan menghasilkan pewahyuan dan melepaskan aktivasi. Yesus mengunjungi mereka dengan berjalan di atas air, mereka ketakutan karena mereka belum pernah melihat yang seperti itu, karena bahkan mereka tidak tahu siapa Dia, karena itu ada di luar kotak agamawi mereka. Tapi ketika Yesus beekata-kata, mereka mendapatkan pewahyuan, mereka mengundang Yesus ke perahu, dan ketika Yesus masuk ke perahu, dari mereka berada di tengah-tengah danau, secara supranatural mereka berpindah tempat dan tiba-tiba langsung sampai di daratan!

Kisah Para Rasul 12:7-11
7: Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan dekat Petrus dan cahaya bersinar dalam ruang itu. Malaikat itu menepuk Petrus untuk membangunkannya, katanya: "Bangunlah segera!" Maka gugurlah rantai itu dari tangan Petrus.

Kita melihat pola yang sama, kunjungan, melepaskan pewahyuan, dan aktivasi. Petrus sedang berada di tengah-tengah penjara dan dibelenggu di tangan dan kakinya, lalu ada malaikat yang menampakkan diri padanya, dan ada cahaya yang sangat terang, dan itu berbicara mengenai pewahyuan. Lalu tiba-tiba belenggu itu terlepas, dan ini berbicara mengenai pikiran-pikiran agamawi anak-anak Tuhan, dan itu terjadi di hari-hari ini, Tuhan sedang melepaskan perjumpaan itu, dan itu akan mengancurkan setiap belenggu yang bukan dari surga, untuk melepaskanmu pada destiny yang sudah ditetapkan dalam hidupmu!

8: Lalu kata malaikat itu kepadanya: "Ikatlah pinggangmu dan kenakanlah sepatumu!" Ia pun berbuat demikian. Lalu malaikat itu berkata kepadanya: "Kenakanlah jubahmu dan ikutlah aku!"
9: Lalu ia mengikuti malaikat itu ke luar dan ia tidak tahu, bahwa apa yang dilakukan malaikat itu sungguh-sungguh terjadi, sangkanya ia melihat suatu penglihatan.
10: Setelah mereka melalui tempat kawal pertama dan tempat kawal kedua, sampailah mereka ke pintu gerbang besi yang menuju ke kota. Pintu itu terbuka dengan sendirinya bagi mereka. Sesudah tiba di luar, mereka berjalan sampai ke ujung jalan, dan tiba-tiba malaikat itu meninggalkan dia.
11: Dan setelah sadar akan dirinya, Petrus berkata: "Sekarang tahulah aku benar-benar bahwa Tuhan telah menyuruh malaikat-Nya dan menyelamatkan aku dari tangan Herodes dan dari segala sesuatu yang diharapkan orang Yahudi."

Petrus berpikir kalau dia sedang bermimpi, namun engkau harus mengerti kalau engkau adalah Roh terlebih dahulu, memang engkau memiliki tubuh dan jiwa, dan engkau punya pakaian naturalmu yaitu daging, engkau memang bisa membunuh dagingmu, tapi engkau tetap hidup, karena engkau adalah roh, sehingga engkau harus mengalami dulu di Roh baru di daging. Petrus pada awalnya tidak tahu, dan pada akhirnya dia mengerti kalau semua itu real, itu tidak masalah, karena semua itu hanya dengan iman, dan kita harus menjadi orang-orang yang beriman! Jangan biarkan pikiranmu yang tidak kudus itu yang mengambil alih.

2 Korintus 12:1-4
1: Aku harus bermegah, sekalipun memang hal itu tidak ada faedahnya, namun demikian aku hendak memberitakan penglihatan-penglihatan dan penyataan-penyataan yang kuterima dari Tuhan.
2: Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau -- entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya -- orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga.
3: Aku juga tahu tentang orang itu, -- entah di dalam tubuh entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya --
4: ia tiba-tiba diangkat ke Firdaus dan ia mendengar kata-kata yang tak terkatakan, yang tidak boleh diucapkan manusia.

Paulus dibawa ke surga, tapi dia tidak bisa berkata apakah itu di dalam daging atau tidak, namun dia tidak mengecilkan pengalamannya. Rohmu tidak pernah tidur, jadi setiap malam berseru kepada Tuhan, ketika engkau tertidur di malam hari, katakan kepada Bapa kalau engkau siap, engkau mendengar, dan lakukan segala sesuatu itu dengan iman! Tidak apa kalau engkau memiliki sedikit-sedikit "Aku tidak tahu apa ini benar atau tidak", tapi engkau juga harus memiliki iman! Petrus berkata "kalau itu benar-benar Engkau, aku mau ke sana Tuhan", dan akhirnya dia mengalami Tuhan! Ini nyata, dan ini menjadi jatah di gerenasi ini!

Yeremia 6:16
16: Beginilah firman TUHAN: "Ambillah tempatmu di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang baik, tempuhlah itu, dengan demikian jiwamu mendapat ketenangan. Tetapi mereka berkata: Kami tidak mau menempuhnya!

Dalam bahasa Ibrani, inilah yang Tuhan katakan, berdirilah di jalan dan bedakanlah, benar-benar harapkan dengan passion, dengan kerinduan yang sangat, dimana ada titik lenyap yang tersembunyi yang adalah kekal selamanya, mintalah dimana jalan ini, kemudian lakukanlah perjalanan ini dan hilanglah di dalamnya, maka engkau akan menemukan ketenangan di jiwamu. Ini adalah undangan langsung dari Tuhan untuk MEMINTA, dan itu akan datang melalui iman dan passion, dan engkau akan mulai masuk dalam perjalanan dan hilang (journey in the vanish)!

Kejadian 24:4
4: Tetapi engkau harus pergi ke negeriku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang isteri bagi Ishak, anakku."

Ishak menggambarkan Tuhan Yesus, dan Abraham menggambarkan Allah Bapa, seperti gambaran bapa yang mengirimkan anak tertuanya kemali ke keluarganya, dan ada hambanya yaitu Eliezer yang namanya berarti penolong / penghibur, yaitu menggambarkan Roh Kudus! DIkatakan kalau pergilah, menghilanglah ke keluargaku, dari keluargaku, engkau bawalah mempelai untuk anakku, dan kalau engkau menemukan dia, lakukanlah perjalanan dan hilang langsung ke sini.

5: Lalu berkatalah hambanya itu kepadanya: "Mungkin perempuan itu tidak suka mengikuti aku ke negeri ini; haruskah aku membawa anakmu itu kembali ke negeri dari mana tuanku keluar?"

Dalam bahasa Ibraninya dikatakan "Bagaimana kalau dia tidak mau melakukan perjalanan dan hilang bersamaku?" Ada perpindahan (translation), mempelai Kristus (bride of Christ), pada akhir zaman, itu semua milik kita, siapkan hatimu, karena Tuhan akan lakukan sesuatu yang luar biasa saat ini!

Yesaya 6:1
1: Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci.

Di hari matinya raja Uzia dia melihat Tuhan, dalam kata lain kita bisa membacanya sebagai ketika matinya kesombongan itu kita bisa melihat Tuhan. Di seluruh Yesaya 6, saat Yesaya mendapatkan pengalaman mengenai pewahyuan / penglihatan mengenai tahta iniini, dia mendengarkan percakapan, dia mendengarkan Tuhan berbicara dengan seseorang, dan inilah yang Tuhan katakan:

Yesaya 6:8
8: Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Dalam bahasa Ibrani dikatakan siapa yang akan dipilih dan dan akan melakukan perjalanan dan siapa yang akan hilang bersama dengan kami (whom shall We send and who will journey in vanish for Us). Yesaya mendengar percakapan itu, dan dia berkata, "Ini aku, utuslah aku!", dan Tuhan melihat dia. Tuhan berkata kepadamu hari ini, "siapa yang mau diutus, siapa yang mau melakukan perjalanan dan hilang?" Pergi dan katakan kepada umatKu tentang Raja Kemuliaan ini, ini adalah hari-hari Tuhan melepaskan engkau untuk engkau berjalan di dalam supranatural untuk menggenapkan tujuan Tuhan, untuk menyenangkan hati Tuhan, untuk membebaskan orang bagi Tuhan, karena ini adalah akhir dari akhir zaman! 

Yang harus engkau katakan adalah, "Ya, Tuhan!" Kalau engkau mau, itu bagian Tuhan, dan Dia yang akan memampukan kita, dan itu namanya perjanjian. Ketika kita lemah, Dia yang kuat, bagian kita hanya menjadi rela! Bagian Tuhan itu yang memampukan kita dengan kita bisa melakukannya dengan kekuatan dan hikmat dariNya! Ketika engkau menentukan pilihan hari ini, Tuhan akan membuat perubahan karena kita tidak bisa mengubah diri kita sendiri, yang bisa kita lakukan adlaah rela di hari-hari kunjungan Tuhan ini, menjadi rela dimana kuasaNya akan dilepaskan. Tapi kita harus menjadi orang yang rendah hati. Kita harus mengerti apa yang Tuhan panggil untuk kita lalui, bukan kita akan menjadi sombong karena ini, tapi mereka seharusnya melihat Yesus di dalammu karena itu, dan seharusnya seperti itulah kemuliaan.

Yohanes 5:19
19: Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak.

Yesus bahkan tidak bisa lakukan apa-apa, tpai Dia melakukan apa yang Dia lihat dari Bapa, berdasarkan perintahNya, Yesus bergerak, dan seperti itulah caranya! Dia adalah Anak Allah yang dewasa, tapi Dia sudah membuka jalan untuk kita melalui darahNya. Apakah engkau siap dengan ini?

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

Senin, 08 Desember 2014

AoC Bandung, 8 Desember 2014

AOC BANDUNG
8 DESEMBER 2014

Jangan mendewakan manusia, sembah Tuhan dengan benar!

By: dr. Bruce Allen

Sekarang adalah pagi hari!

2 Petrus 3:8
8: Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.

Dari zaman Yesus hingga sekarang kita sudah menyelesaikan 2 hari, dan sekarang kita sedang berada di pagi hari di hari ke-3, dan ini musim yang sangat profetik di seluruh dunia. Kita sedang ada di waktu yang dunia ini belum pernah alami sebelumnya, dan engkau akan menjadi penerima dari segala sesuatu yang bahkan dunia belum pernah alami sebelumnya.

Lukas 24:1-2
1: tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka.
2: Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu,

Adam diciptakan dari debu di tanah, daging itu diciptakan dari tanah. Dari pertama kali dikatakan di Kejadian 1, apapun yang dari kitab ini, apa yang berasal dari ciptaan adalah daging. Di Gunung Sinai Tuhan menuliskan aturanNya di 2 loh batu dan itu menunjukkan kekerasan hati umat saat itu, tapi di perjanjian baru Tuhan mengukirkan hukum Tuhan di hati kita semua, bukan di batu lagi. Di zaman Yesus, mereka tidak percaya Yesus adalah Mesiah, mereka tidak memiliki pewahyuan mengenai ini, dan mindset agamawi itu menutupi mereka dari Mesias itu seperti apa, tradisi dari guru-guru itu juga seperti tradisi bagi mereka. Kita harus menjadi murid dari Firman Tuhan hari-hari ini, biarlah kita berhati-hati dengan tradisi manusia.

Ada pewahyuan yang akan dilepaskan di musim-musim ini, yaitu tentang kuasa kebangkitan Tuhan! Yesus Firman itu yang akan bangkit, dan Dia akan bangkit dengan pewahyuan dan kuasa kebangkitan yang merupakan mujizat pertama yang terbesar di hari ke-3. Tuhan sedang singkirkan kekerasan hati di musim ini, dan Yesus sendiri Firman itu akan masuk dalam hati kita, dan itu akan dibangkitkan seperti Yesus bangkit dari kubur!

Engkau tidak hidup di bumi ini secara kebetulan! Seperti ucapan yang berkata save the best for the last, setiap generasi, setiap suku dan bangsa, Tuhan menyimpan engkau untuk generasi ini karena Tuhan melihat engkau adalah generasi yang terbaik, Dia akan lakukan hal yang besar dalam hidupmu saat engkau melepaskan hati yang keras dari hidupmu, karena segala yang Tuhan siapkan hari-hari ini itu sudah terlebih besar dari apa yang engkau pikirkan, apa yang engkau pernah lihat, dll. Tuhan memiliki suatu destiny yang luar biasa untuk kita.

Setelah wanita itu masuk ke dalam kubur, dia mendapatkan perjumpaan dengan malaikat. Sekalipun wanita itu bertemu dengan malaikat, tapi passion mereka tetap kepada Yesus, dan kalau engkau hanya mencari perjumpaan dengan malaikat, engkau harus bertobat! Kejar Yesus!

Lebih dari 12x Yesus menampakkan diri kepada murid-muridNya selama 40 hari dari awal kebangkitan Tuhan hingga pengangkatan Tuhan. Sejarah mencatat Yesus menampakkan diri lebih dari 90% gerejanya, dan malaikat juga menampakkan diri, tapi mereka tidak berkata "Wah malaikat!", tapi mereka tetap fokus kepada Yesus. DI tengah masa-masa pencobaan, ada angka 40, ada ujian / test, dan di hari-hari ujian di akhir zaman ini, Yesus akan menampakkan tubuh kebangkitanNya kepada 90% gerejaNya! Apakah engkau ingin perjumpaan seperti itu? Siapkan hatimu, Dia sedang mencari orang yang percaya! Ketika Dia melihat orang yang ada iman dan passion, Tuhan akan tertarik pada orang itu!

Yesaya 46:10
10: yang memberitahukan dari mulanya hal yang kemudian dan dari zaman purbakala apa yang belum terlaksana, yang berkata: Keputusan-Ku akan sampai, dan segala kehendak-Ku akan Kulaksanakan,

"Prinsip dari penyebutan pertama"

Kalau engkau mau mengerti yang terakhir, engkau harus mengerti pada yang pertama. Yang terakhir itu adalah penggenapan dari apa yang terjadi di awalnya Tuhan menciptakan Adam dan Hawa untuk sebuah hubungan / persekutuan, muka dengan muka di taman setiap hari, dan ini adalah ide Tuhan yang pertama kali, dan Dia tidak mengubah pikiranNya atau ideNya ini. Ketika Adam dan Hawa berdosa, tapi kita punya Adam yang kedua, dengan darahNya yang berharga itu, Dia menebus kita sehingga kita memiliki hubungan dengan Tuhan. Apa itu sebuah hubungan berdasarkan hati Tuhan? Bertemu muka dengan muka setiap hari!

Kerinduan untuk mengenal Tuhan lebih lagi. Di dalam Tuhan, engkau hanya harus percaya, dan kerinduanmu untuk mengenal Tuhan muka dengan muka itu yang mempengaruhi. Alkitab berkata Dia itu Tuhan yang sama dahulu sekarang dan selamanya, dan Dia tidak respect hanya pada seseorang, tapi Dia juga lakukan pada semua orang! Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya! Tiak ada teori manusia tentang FirmanNya!

Seseorang dengan pengalaman pribadi dengan Tuhan, tidak akan sama dengan orang yang lahir dari teologi.Yang harus engkau lakukan itu sangat simple, katakan "Ya Tuhan" pada FirmanNya, karena itu janjiNya! Kita seringkali memiliki pengajaran di gereja mengenai iman yang besar dan iman yang kecil, tapi itu sebenarnya memperbudak kita. Iman yang besar itu artinya tidak menyerah, dan itu adalah iman yang besar! Iman yang kecil itu artinya tidak ada ketekunan dalam iman, engkau mencoba dan engkau menyerah ketika tidak berhasil, karena merasa memakan waktu yang lama dan sulit sehingga menyerah, dan itulah iman yang kecil.

Ketika engkau menerima Yesus sebagai Tuhanmu, engkau masuk dalam hubungan yang memiliki perjanjian, dan ada janji-janji tertentu yang menjadi bagianMu, misalnya di 2 Petrus dengan bilurNya engkau disembuhkan, tapi gereja Tuhan memohon untuk disembuhkan saat ini. Padahal Tuhan sudah siapkan itu pada kita, itu sudah menjadi milik kita, tapi kenapa kita seringkali meminta apa yang sebenarnya sudah diberikan Tuhan dalam hidup kita?

Matius 15:22
22: Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: "Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita."

Wanita itu datang kepada Yesus karena dia mendengar dari orang-orang. Dia juga mendengar kesaksian mengenai orang buta yang melihat yang berkata Yesus Anak Daud kasihanilah aku, dan dia mendapatkan pewahyuan mengenai hal ini, dan dia mau melakukan dengan cara yang sama ini pada Yesus, dan dia membuat sebuah formula, dan itulah yang disebut dengan agama / agamawi.

23: Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Lalu murid-murid-Nya datang dan meminta kepada-Nya: "Suruhlah ia pergi, ia mengikuti kita dengan berteriak-teriak."

Dia datang kepada Yesus dengan kata yang hampir sama dengan apa yang pernah dilakukan orang lain, "Kasihanilah aku ya Tuhan, Anak Daud", dan Yesus bahkan tidak merespon mengenai hal ini. Pernahkan engkau seperti ini, engkau meminta dan bahkan Yesus tidak merespon? Yesus tidak menjawab Dia bahkan sepatah kata pun, dan karena Dia tidak menjawab apa-apa, dan murid-murid itu sebenarnya punya hak untuk mengusir perempuan ini, tapi ketika mereka mulai mengusir wanita ini, Yesus berkata:

24: Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."

Karena murid-muridNya itu mulai mengusir wanita itu, Dia berkata seperti itu, dan sebenarnya itu bukan ditujukan pada perempuan itu, tapi ditujukan kepada murid-muridNya yang mulai menjadi arogan dan sombong, sehingga Yesus berkata seperti di ayat 24 itu.

25: Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: "Tuhan, tolonglah aku."

Ketika wanita ini mendengar apa yang Yesus katakan ini, dia datang kepada Yesus dengan menyembahNya. Pertama kali dia datang dengan formula agama, dengan yang agamawi, bahkan Yesus tidak mendengar. Tapi yang kedua kali dia datang dengan menyembah Tuhan. Penyembahan yang sesungguhnya ini selalu dimulai dari hati, bukan dari inteleknya, dan Yesus langsung merespon wanita ini karena dia menyembah kepada Yesus.

26: Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."

Dia tidak menyerah ketika Yesus mengatakan dia hanya seperti anjing, padahal dia hanya minta kesembuhan tapi dia dipanggil seperti anjing. Namun apa yang terjadi selanjutnya?

27: Kata perempuan itu: "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya."
28: Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: "Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh.

Tapi wanita itu tidak menyerah, dan bahkan dia berkata anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya, sehingga pada akhirnya Yesus berkata tidak ada iman yang sebesar itu dan engkau pulang dan terjadilah padamu sesuai dengan imanmu. Yesus bahkan tidak berdoa, tidak memerintahkan iblis itu untuk keluar. Penyembahan yang sesungguhnya itu membawa kerinduan hati yang terdalam. Dan inilah yang luar biasa, Yesus belum mengirim Paulus keluar dari orang Israel saat itu, karena itu 20 tahun di depan dan 20 tahun di depan itulah Firman Tuhan diberitakan di luar Yahudi. Dengan iman yang tidak menyerah dan penyembahan yang luar biasa, dia masuk ke masa depan dan memegang seluruh janji Tuhan itu.

Markus 5:25
25: Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan.

Ada wanita yang sudah pendarahan selama 12 tahun, sudah menghabiskan uangnya untuk berobat namun belum juga sembuh. Passion itu tumbuh ketika dia mendengar mengenai si Pembuat Mujizat, sebuah mujizat yang di luar kebiasaan, dan bahkan ini belum pernah terjadi di bangsa Israel. Karena dia putus asa, dan dia juga datang dengan persiapan, dia menutupi semuanya dan dia harus dengan diam-diam datang kepada Yesus, padahal dia itu najis dan dia berada di tengah keramaian. Berdasarkan hukum imam yang ada, dia harus mengatakan najis, najis, dan orang akan menyingkir darinya. Tapi dia tidak melakukannya, dan orang bisa melempari dia hingga mati, tapi keputusasaannya membuatnya diam-diam menyelinap di antara orang banyak, dan dia pegang ujung jubah Yesus, dan posturnya itu menggambarkan seperti penyembahannya, dan tiba-tiba ketika dia menyentuhnya, seketika juga dia sembuh.

Banyak yang berada di sekitar Yesus, tapi ada sentuhan iman, dan ada sentuhan orang yang tidak percaya, yang natural. Hanya satu yang menerima kuasa itu, dan itu adalah sentuhan dengan iman, dan wanita ini melakukan action / perbuatan dari imannya! Ketika dia sudah diketahui oleh orang banyak, dia datang kepada Yesus dengan ketakutan, dan Yesus berkata "Pulanglah, imanmu yang menyelamatkan engkau". Wanita itu memiliki iman yang besar, dan Yesus berkata imannya yang menyelamatkannya.

Apa yang membedakan kedua wanita itu? Yang satu harus datang dengan segala apa yang dia punya, da yang satu datang dan mengambilnya, dan yang membedakannya adalah "covenant", dia anak Abraham dan dia memiliki perjanjian, sehingga dia tidak perlu memohon dan dia bisa langsung menerima. Stop memohon-mohon kepada Tuhan, karena Dia sudah sediakan semuanya yang engkau butuhkan di hidupmu, engkau tinggal menerimanya! Ketika kita memikirkan kalau kita meminta sesuatu yang sudah dijanjikan, artinya kita itu ragu dan kita itu terus dalam keraguan. Kalau engkau mengerti mengenai perjanjian, engkau harusnya mengerti kalau itu sudah merupakan milikmu, dan datang dengan bersukacita, datang dengan ucapan syukur, datang dengan pengharapan, dan itu memang milikmu.

Agama itu mengambil kesederhanan dari Firman Tuhan dan membuatnya menjadi sulit!

Lukas 24:45
45: Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci.

Di hari ketiga ini Tuhan membuka pikiran mereka mengenai kitab Suci, dan Tuhan juga buka pengertian kita mengenai FirmanNya, karena inilah juga hari ketiga!

Ada perbedaan yang besar antara murid dan pengikut. Murid itu melayani Tuhan 7 hari dalam seminggu, 365 hari dalam setahun, dan dia tidak memiliki kebebasan apapun, dia tidak memiliki apapun sekalipun mungkin dia dipercaya apa yang dimiliki tuannya, dia memberi dirinya secara keseluruhan pada tuannya. Tapi pengikut Yesus itu biasanya hanya untuk mengikuti apa yang Tuhan akan kerjakan selanjutnya yang spektakuler. Murid Tuhan, itu diberikan kuasa untuk mengerti misteri dari kerajaan Surga!

Kejadian 28:10-11
10: Maka Yakub berangkat dari Bersyeba dan pergi ke Haran.
11: Ia sampai di suatu tempat, dan bermalam di situ, karena matahari telah terbenam. Ia mengambil sebuah batu yang terletak di tempat itu dan dipakainya sebagai alas kepala, lalu membaringkan dirinya di tempat itu.

Ketika di perjalanan menuju Bersyeba, matahari mulai tenggelam, dan ini berbicara juga mengenai akhir zaman. Dia mengambil batu sebagai alas tidur, dan ini sebagai gambaran batu yang dibuang atau ditolak oleh orang-orang. Ketika dia tertidur, pandangannya kepada Tuhan. Setiap malam ketika engkau mau tidur, katakan "Bapa aku mendengar". Sepertiga dalam alkitab itu dikatakan dari perjumpaan kepada Tuhan di dalam mimpi, dan artinya apa? Suara Tuhan! DombaNya itu mengenal suara Gembala, dan ini harusnya menjadi sesuatu yang normal! Mimpi dan penglihatan itu harusnya sudah menjadi milikmu, karena itu suara Tuhanmu!

12: Maka bermimpilah ia, di bumi ada didirikan sebuah tangga yang ujungnya sampai di langit, dan tampaklah malaikat-malaikat Allah turun naik di tangga itu.

Yakub ketika tertidur, dia melihat tangga itu, didirikan dari bumi ke surga, dia melihat malaikat turun naik, dan dia juga melihat Anak Manusia yang adalah Yesus. Ketika dia bangun di pagi hari, dia berkata dan ini untuk yang pertama kalinya, yaitu Tuhan ada di tempat ini, ini adalah rumah Tuhan, pintu gerbang surga. Engkau adalah rumah Tuhan, Bait Tuhan, dan harusnya apa yang terjadi? Surga terbuka, engkau harusnya bisa berbicara muka dengan muka dengan Tuhan, engkau bisa melihat malaikat Tuhan turun dan naik!

Yohanes 3:3
3: Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."
 
Nikodemus datang kepada Yesus pada saat malam, dia tidak mau kehilangan posisinya dalam tempat keagamaan, tapi sedikit kelaparannya dia datang kepada Yesus, dan Yesus berkata ketika orang dilahirkan kembali baru bisa melihat kerajaan Surga. Ketika engkau dilahirkan kembali, engkau bisa mleihat Kerajaan Tuhan.

Yohanes 14:12
12: Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;
 
Apa yang Tuhan lakukan, engkau bisa lakukan lebih besar lagi.

Yohanes 5:19
19: Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak.
 
Tuhan hanya melakukan apa yang BapaNya lakukan, dan dari ini engkau artinya bisa melihat apa yang Bapa lakukan! Itu adalah jatahmu, bagianmu! Kita harusnya lebih bergairah untuk bisa bertemu muka dengan muka dengan Yesus, setiap hari, karena itu sebenanya adalh bagianmu!

Ketika Yesus mati, dan Dia menghembuskan nafas terakhir, sesuatu yang supranatural itu terjadi, tirai yang menutupi ruang kudus yang tebalnya 18 inci, 30 kaki tingginya, 60 kaki lebarnya, dan di depan itu ada kerub dengan nyala api seperti yang ada di taman Eden, dan Bapa surgawi itu mengambil tirai itu dan merobeknya dari atas ke bawah, dan seperti berkata, "Mari anak-anakKu, datang kepadaKu". Karena darah Yesus engkau punya akses, dan engkau maju, masuk, dan ini adalah hak dari kelahiran barumu! Jutaan orang mengalami perjumpaan dengan Tuhan, jutaan orang yang mengalami pengalaman dibawa ke surga, kenapa bukan engkau? Itu adalah hakmu, itu adalah milikmu, itu adalah FirmanNya, baca FirmanNya! Kuncinya adalah passion! Passion pada apa? Pengalaman? BUKAN! Pada Yesus!

Di alam natural ini, karena kejatuhan manusia, kita bisa melihat orang yang cacat, tapi orang yang lahir baru, tidak ada lagi, karena rohmu itu sempurna, engkau punya mata untuk melihat, punya telinga untuk mendengar, dll, tapi masalahnya adalah orang Kristen terlalu terganggu dengan alam yang natural ini sehingga dia tidak bisa melatih alam rohnya, sehingga dia berjalan seperti tanpa tujuan, tidak bisa melihat dan mendengar dengan sempurna, tapi itu bukan karena rohmu cacat, tapi karena engkau tidak pernah melatihnya, tidak pernah melatih indra di rohmu! Hal pertama yang harus engkau tahu itu bahwa semuanya adalah milikmu! Mengucap syukur engkau bisa melihat, bisa mendengar, bisa datang dan pergi. Lalu yang kedua adalah PASSION kepada Yesus! Passion akan membawa engkau saat imanmu lemah.

Yesaya 6:1
1: Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci.

Kenapa Raja Uzia itu harus mati dahulu baru Yesaya bisa melihat Tuhan? Raja Uzia itu diangkat menjadi raja dalam umur 16 tahun, dia begitu menginginkan pertolongan Tuhan sehingga ia bergantung pada Tuhan, namun pada akhir hidupnya, dia jatuh dalam kesombongan, dan dia melakukan apa yang tidak diizinkan untuk dilakukan. Di hari matinya kesombongan, engkau akan melihat Tuhan, dan ini kebenarannya!

Yohanes 14:19,21
19: Tinggal sesaat lagi dan dunia tidak akan melihat Aku lagi, tetapi kamu melihat Aku, sebab Aku hidup dan kamu pun akan hidup.
21: Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya."

Dikatakan kalau Tuhan akan dengan terbuka memperlihatkan diriNya kepada kita, dan artinya engkau bisa melihat dengan matamu terbuka, tapi kuncinya apakah engkau mengasihi Tuhan? Cinta selalu dimulai dari passion kepada Tuhan! Passion kepada Tuhan! Itu janji kepadamu hari ini!
Ketika engkau berkata Tuhan baik setiap waktu, artinya engkau tidak bisa komplain. Iman tanpa perbuatan adalah mati.


By: Ev. Daniel Krestianto

Sekarang tinggal kita ambil dengan iman, karena kalau engkau tidak ambil dengan iman, semuanya percuma. Ambil semua dengan iman, percaya, dan itu akan terjadi! Lewati batas kemustahilan, karena kita hidup bersama dengan Roh Kudus, pasti bisa lakukan semuanya.
Lebih di atas dari rata-rata. Hujan awal dan hujan akhir, tidak hanya satu yang dilimpahkan! Di dalam segala hal, kita harus LEBIH dari yang biasa-biasa. Mulai dari hari ini doamu, baca Firmanmu belajar di atas rata-rata! Mulai belajar jadi pelaku Firman di atas rata-rata, persembahkan semua di atas rata-rata! Tangkap dengan iman, dan semuanya akan jadi!


- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

Minggu, 07 Desember 2014

Ibadah Minggu IFGF Palembang, 7 Desember 2014

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
7 DESEMBER 2014

By: Ps. Pendy Sofian

Worship bukan berbicara mengenai lagu lambat, lagu cepat, worship intinya bukan berbicara mengenai lagu, karena itu hanya instrumen yang bisa digunakan untuk engkau masuk dalam penyembahan. Setiap penyembahan itu pasti melibatkan instrumen musik. Di tempat ibadah lain pun selalu ada musik yang membantu dalam penyembahan. Kenapa? Lucifer memang pada awalnya penyembah, seluruh tubuhnya adalah alat musik, sehingga dia sedikit saja bergerak tercipta musik. Yang membedakan lagu itu rohani atau bukan ya adalah liriknya. Worship is all about your heart, apa yang keluar dari hatimu itulah yang disebut worship. Penyanyi yang paling bagus sekalipun belum tentu dia menyembah Tuhan, karena apa yang keluar dari mulut belum tentu penyembahan, tapi apa yang keluar dari hatimu itulah yang disebut penyembahan.

Yohanes 4:21-24
21: Kata Yesus kepadanya: "Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.
22: Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.
23: Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
24: Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

Ketika zaman itu kalau engkau ingin menyembah Tuhan, engkau harus masuk di Bait Allah, tidak bisa di tempat sembarangan, namun ketika Yesus ada, engkau bisa menyembah dimana saja. Pengenalanmu akan Tuhanmu akan menentukan level penyembahanmu. Kalau engkau tidak kenal Tuhanmu, tidak pernah mengalami Tuhanmu, level penyembahanmu akan berbeda ketika engkau sudah banyak mengalami Tuhan dan engkau kenal siapa yang engkau sembah itu. Semakin dalam pengenalanmu ke Tuhan, itu akan menentukan level penyembahanmu pada Tuhan.

Roma 12:1
1: Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

Di ayat ini dikatakan ibadahmu yang sejati bukan ketika engkau menyanyi lagu cepat, lagu lambat, dll, tapi ketika engkau mempersembahkan hidupmu sebagai persembahan yang hidup, kudus, dan berkenan. Memang menyembah Tuhan dilihat dari hati, tapi sikap tubuhmu itu sebenarnya berpengaruh dan penting dalam penyembahan! Sekalipun Tuhan lihat hati, tapi sikap tubuhmu itu penting.

Imam besar di zaman dulu sebelum masuk dalam ruang maha kudus, harus mempersiapkan dirinya, tubuh jiwa dan rohnya secara khusus. Dia hanya bisa masuk satu tahun sekali dan tidak bisa sembarangan masuk, dan itupun harus mempersiapkan dirinya, tidak hanya hatinya yang siap untuk bertemu Tuhan, karena imam sebelum ruang maha kudus tidak tidur semalam-malaman, karena jangan sampai ketika dia tidur dia menjadi najis. Sekalipun dia tidak berkehendak, tapi kalau sampai ketika tidur dia menjadi najis, ya tidak bisa juga, mati. Lalu dia mempersiapkan jiwanya, agar tidak ada yang jahat yang masuk dalam jiwanya. Selain itu, dia juga membaca taurat, sehingga ketika dia masuk dalam kemah pertemuan itu, pikirannya hanya berbicara tentang taurat dan bukan yang najis. Penting untuk kita mempersiapkan tubuh jiwa dan rohmu sebelum ibadah.

Daya imajinasi itu diperlukan untuk nonton tv, main game, baca komik, dll. Biasanya ketika engkau sudah terlalu lama menonton TV, dan engkau mau masuk dalam doa, engkau biasanya akan berimajinasi dengan apa yang engkau tonton sebelumnya, sehingga engkau sulit untuk menyembah Tuhan. Maka dari itu penting untuk kita mempersiapkan tubuh jiwa dan roh kita agar kita bisa masuk dalam penyembahan. Kita perlu daya imajinasi untuk menyembah Tuhan, engkau perlu membayangkan betapa baiknya Tuhan, karya salibNya Tuhan, dll. Namun ketika daya imajinasi kita "habis" di tempat lain, engkau tidak akan bisa menyembah Tuhan karena otakmu perlu "mengumpulkan" kembali daya imajinasi. Karena itu para imam besar sebelum dia masuk ke kemah pertemuan, dia membaca taurat, dia memaksakan semuanya masuk dalam pikirannya sehingga ia bia fokus kepada Tuhan ketika dia masuk.

Persiapkan tubuh jiwa dan rohmu sebelum engkau menyembah Tuhan. 

Markus 14:3-9
3: Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta, dan sedang duduk makan, datanglah seorang perempuan membawa suatu buli-buli pualam berisi minyak narwastu murni yang mahal harganya. Setelah dipecahkannya leher buli-buli itu, dicurahkannya minyak itu ke atas kepala Yesus.
4: Ada orang yang menjadi gusar dan berkata seorang kepada yang lain: "Untuk apa pemborosan minyak narwastu ini?
5: Sebab minyak ini dapat dijual tiga ratus dinar lebih dan uangnya dapat diberikan kepada orang-orang miskin." Lalu mereka memarahi perempuan itu.
6: Tetapi Yesus berkata: "Biarkanlah dia. Mengapa kamu menyusahkan dia? Ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku.
7: Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, dan kamu dapat menolong mereka, bilamana kamu menghendakinya, tetapi Aku tidak akan selalu bersama-sama kamu.
8: Ia telah melakukan apa yang dapat dilakukannya. Tubuh-Ku telah diminyakinya sebagai persiapan untuk penguburan-Ku.
9: Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja Injil diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia."

Di sini dicatat apa yang dia lakukan akan diberitakan dimanapun injil diberitakan. Ia adalah wanita terakhir yang berada di penyaliban Tuhan dan wanita pertama di kebangkitan Tuhan, yang seharusnya Dia menghadap Bapa terlebih dahulu, tapi Yesus sampai seperti itunya untuk bertemu wanita ini terlebih dahulu.

Maria datang membawa minyak narwastu, dan dia sudah mempersiapkan minyak itu dari rumahnya. Dia tidak hanya datang di tengah jalan baru berpikir apa yang harus dibawa, membeli di pasar ketika akan datang ke Tuhan, dll, tapi dia sudah mempersiakan semuanya dari rumahnya, karena dia juga tahu kalau dia akan bertemu dengan Tuhan Yesus. Minyak narwastu itu seharga gaji orang yang bekerja selama setahun, dan dia hanya tumbuh di Himalaya, sehingga minyak ini mahal. Dalam zaman dahulu, setiap wanita yang belum menikah itu memiliki minyak narwastu yang diberikan oleh orang tuanya ketika memiliki anak perempuan dan hanya dipakai untuk mas kawin dan ketika malam pertama, minyak ini digunakan untuk mengurapi kaki suaminya.

Ketika Maria akan masuk ke rumah, dia dikenal oleh banyak orang di sekelilingnya karena dia seorang pendosa, pernah dirasuki 7 setan, dll. Ketika dia memutuskan untuk datang dan bertemu dengan Tuhan Yesus, semua orang yang melihatnya itu melihat dengan mata penghakiman dan dia menjadi ragu untuk bertemu dengan Tuhan. Tapi detik seperti itu, yang menentukannya adalah keputusannya. Sama seperti ketika engkau akan bertemu dengan Tuhan, seringkali engkau merasa tidak layak untuk datang ke Tuhan, mungkin latar belakangmu memang pernah jatuh dalam dosa, tapi yang menentukan semuanya ini adalah keputusanmu, apakah engkau berhenti dan pulang, atau engkau memilih berjalan dan maju menghampiri Tuhan? Yang "menyelamatkan" Maria ketika itu adalah tatapan mataNya Tuhan, dan ketika dia melihat Tuhan, dia melihat sepasang mata yang berbeda, mata yang bukan menghakimi, mata yang tahu semua yang sudah dilakukan Maria, dan ketika mata Tuhan melihatnya, barulah Maria memiliki keberanian untuk masuk.

Kalau engkau merasa minder, najis, merasa ini itu untuk bertemu dengan Tuhan, fokus kepada Tuhan, karena mataNya tidak akan pernah menghakimi engkau. Kalau Maria fokus kepada mata orang lain, dia tidak akan bisa datang kepada Tuhan! Karena itu kita itu sangat perlu untuk fokus selama ibadah, karena dibutuhkan fokus kepada Tuhan untuk engkau bisa sampai di hadapan Tuhan. Apakah engkau fokus kepada Tuhan atau tidak? Kita hanya bisa sampai di kakiNya Tuhan kalau kita fokus kepada Tuhan! Jangan fokus pada mata orang lain, tapi fokus kepada mataNya Tuhan, karena itu yang bisa membuat engkau kembali masuk dalam hadirat Tuhan.

Kaki itu termasuk bagian yang paling hina, dan rambut merupakan mahkota bagi wanita, tapi Maria mengurapi dan membasuh "bagian yang paling hina" dengan "mahkotanya", yaitu rambutnya sendiri. Ketika dia sudah melakukan itu, siapa yang membela? Tuhan Yesus sendiri yang membela penyembahannya. Detik penyembahan Maria itu diusik oleh orang lain, Tuhan Yesus sendiri yang membela penyembahan yang dilakukan Maria! Ketika engkau melakukan penyembahan yang terbaik, dan ketika orang lain melihat penyembahanmu itu, Tuhan yang akan membela engkau dan berurusan dengan yang mengusik penyembahanmu itu! Jangan malu untuk dilihat orang lain ketika engkau menyembah Tuhan, karena ketika engkau lakukan yang terbaik, detik itulah Tuhan yang akan menjadi pembelamu!

Apa yang dikatakan Tuhan saat itu? Dia menjawab Yudas, "kalau engkau mau berbuat baik, ya lakukanlah, tapi yang Maria lakukan ini, dia sedang mempersiapkan penguburanKu, mempersiapkan kematianKu". Penyembahan yang dilakukan Maria itu membuka jalan kepada destiny tertinggi Tuhan Yesus selama di dunia, yaitu mati di kayu Salib menebus semua manusia. Ketika engkau berhasil mendapatkan hati dan menyembah seperti Maria kepada Tuhan Yesus, itu seperti membukan dan mempersiapkan jalan bagi destiny terbesar dalam hidupmu!

Ketika zaman raja-raja, Daud tidak melakukan apapun bagi bangsanya, bahkan dia hanya penggembala domba dan pemaik kecapi, dia seorang worshipper, dan apa yang dia lakukan ini sebenarnya membuka pintu destiny terbesar dalam hidupnya, yaitu menjadi raja atas orang Israel. Penyembahanmu itu tidak main-main! Penyembahanmu yang benar, membuka pintu destiny terbesarmu, dan membawa engkau ke titik tertinggi dalam hidupmu, seperti Daud yang bahkan menjadi the man after His (God's) own heart, dan semuanya dipersiapkan dari satu hal, yaitu PENYEMBAHAN!

Penyembahan di tempat ini yang menyebabkan Tuhan bisa membuat banyak hal di tempat ini! Bukan apa yang keluar dari mulutmu, tapi apa yang keluar dari hatimu itu yang merupakan penyembahan di hadapan Tuhan. Penyembahan yang dilakukan Maria itu tidak ada musiknya sama sekali, bahkan tidak ada nyanyian sama sekali, tapi itu dikenal sebagai penyembahan yang paling ajaib di Alkitab. Yang ada hanya tetesan air mata Maria, hanya ada hatinya yang ingin dekat dengan Tuhan, dia sadar siapa dirinya, tidak layak di hadapan Tuhan, tapi detik itu ia memutuskan untuk datang kepada Tuhan, memberi yang terbaik di hadapan Tuhan.

- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -

Senin, 01 Desember 2014

AoC Bandung, 1 Desember 2014

AOC BANDUNG
1 DESEMBER 2014

By: Ev. Daniel Krestianto

Jangan pernah merasa semua itu karena usaha kita, karena kemampuan kita, karena kekayaan kita, tapi ingat, semua itu dari Tuhan!

Tuhan berjanji, dan janjiNya itu ya dan amin, tidak ada janji kosong. Tapi banyak anak Tuhan mempunyai satu pengertian, dan mulai pahit dengan Tuhan. Kenapa? Karena merasa janji Tuhan kok tidak digenapi, merasa Tuhan sepertinya pilih kasih, yang satu diberkati, yang satu tidak. Mungkin engkau sudah bertahun-tahun berdoa meminta sesuatu, juga tidak digenapi sehingga hatimu bertanya-tanya sebenarnya apakah Tuhan itu ada atau tidak, dan sebenarnya itulah penyebab janji tidak jadi kenyataan, itu semua penyebab yang engkau "inginkan" tidak digenapi. Kesalahannya bukan di pihak Tuhan, tapi kesalahannya kebanyakan itu ada di pihak manusia. Iman gugup di titik-titik terakhir. Iman gugur dan mulai meragukan Tuhan, memiliki suatu pandangan negatif pada Tuhan, mempunyai kecurigaan sama Tuhan. Memang semua itu benih yang setan tabur, tapi manusia tidak sadar, kenapa? Karena pusatnya dari manusia itu bukan Kristus, tapi diri sendiri, keakuan, sehingga semua itu bisa muncul. Ketika sesuatu yang tidak baik itu muncul, yang menyalahkan Tuhan itu muncul, yang namanya kedagingan itu merasa "senang", dan punya teman, sehingga itu menjadi besar, makin besar, dan akhirnya menjadi pahit.

Tuhan tidak ingin kita miskin! Tuhan tidak ingin engkau miskin! Tujuan Tuhan itu kita hidup di dalam kelimpahan! Setuju tidak setuju, ini Firman. Arti dari kelimpahan yang Tuhan berikan itu lebih dari apa yang dipikirkan manusia, semuanya itu lebih dari apa yang dipikirkan manusia, mutunya super, jumlahnya tidak terbatas, tidak cuma sekali, tapi bergulung-gulung! Kalau hanya sekali ya bisa habis, tapi kalau bergulung-gulung, kapan habisnya? Ombak di laut tidak pernah habis, dan sebenarnya seperti itulah berkat yang Tuhan sediakan, tidak berkesudahan, tapi seringkali kita tidak menangkap, dan berkata "Tuhan, yang penting aku diberkati sekali saja, cukup." dan kalau engkau seperti ini, artinya engkau membatasi Tuhan! Ada yang mungkin merasa sekali saja tidak, merindukan sesuatu yang tidak mungkin, padahal justru yang tidak mungkin itulah kerjaan dari Tuhan kita! Untuk apa kita jadi anak Tuhan kalau engkau tidak sadar bahwa Yesus kita itu memang senang membuat yang tidak ada jadi ada! Itu kerjaanNya, itu memang sifatNya, karakterNya, Dia Tuhan yang penuh dengan kemustahilan dan keajaiban! Kalau engkau mengerti bahwa ada yang tidak mungkin, harusnya engkau menangkap kalau itu pekerjaan Tuhan, dan engkau menyebarkannya kepada orang lain sehingga orang tahu kalau Tuhan kita itu berbeda dengan tuhan yang lain!

Impian Tuhan itu setiap manusia hidup berkelimpahan. Impian Tuhan, bahkan sampai kasihNya Dia membagi hidupNya untuk kita, mati di kayu salib, tapi banyak orang yang tidak mengerti, karyaNya itulah yang membuat yang tidak ada jadi ada! Di agama lain, Dia dikenal sebagai tokoh pembuat mujizat, lalu kita sebagai anak-anakNya kenapa kita tidak mau mengerti dan mengalami? Melangkah! Kalau engkau tidak melangkah, tidak akan pernah terjadi mujizat, karena kita itu hidup di dalam perjanjian!

Seringkali Tuhan itu sudah melihat dan sudah tahu kalau ada jadwal berkat yang akan datang di hidup kita, tapi sebelum berkat itu datang, ada sesuatu yang harus kita perbuat, ada sesuatu yang harus kita lakukan, dan inilah yang seringkali orang tidak mengerti. Ada yang diberi tahu Roh Kudus untuk melakukan ini, berikan ini, tapi di hatinya malah berkata, "Kan aku perlu uang, kok justru aku disuruh melepaskan uang?" sehingga akhirnya orang itu tidak melepaskannya. Ketika orang itu tidak melepaskannya, setan melihat, dia berkata pada Tuhan, "Tuhan, Firmanmu berkata orang yang menabur akan menuai, kalau dia tidak menabur, bagaimana dia bisa menuai? FirmanMu juga berkata, beri maka akan diberi, dia tidak memberi, dia diam!" sehingga Tuhan terbentur dengan keadilanNya, dan FirmanNya memang jelas berkata demikian, sehingga Tuhan menunda berkatNya itu. Seringkali Tuhan hanya menyuruh sesuatu yang simpel, dan yang Tuhan suruh itu tidak pernah melebihi kemampuan kita, Dia tidak menyuruh yang macam-macam, tapi yang bisa kita lakukan, dan ketika kita berani melakukan, setan tidak akan berani lagi menuntut, sehingga berkat Tuhan itu akan datang dan lancar.

Cara setiap orang itu berbeda-beda, kalau belum rhema, jangan ditiru! Tuhan tidak pernah menolong dengan terlambat, dan itu Tuhan kita!

Yohanes 10:10
10: Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Sebenarnya Tuhan merindukan setiap orang hidup dalam kelimpahan, supaya menyatakan kalau Tuhan kita adalah Tuhan yang hidup.

Ada langkah-langkah:

1. Kita harus memiliki kacamata Kristus
Memiliki kacamata Kristus artinya apa? Bisa melihat jauh ke depan. Ketika engkau disuruh mempersembahkan, melepaskan sesuatu, engkau harusnya bisa melihat sesuatu di depan, karena Tuhan ingin memberkati aku dengan sesuatu yang lebih besar dari yang aku punya saat ini, aku tahu di depanku ada jadwal berkat akan datang, dan Firman akan tetap digenapi, engkau memberi, akan diberi, dan tidak ada penundaan untuk orang yang benar-benar meresponi dan melakukan Firman. Tapi yang tidak memiliki kacamata Kristus, pandangannya akan berbeda, karena masih aku, berkata "Persembahan lagi, persembahan lagi, kapan aku dapatnya? Melepas lagi, melepas lagi, ..." Tuhan itu baik adanya, rancanganNya itu baik!

Sebenarnya hati Tuhan tidak ingin anak-anakNya menderita, karena Tuhan sudah lakukan semuanya di kayu salib. Yang pertama, pandanganmu harus berubah, pakai kacamata Kristus, apa yang disuruh Tuhan, itu mendatangkan kebaikan!

2. Bisa melihat value
Bukan sesuatu yang sederhana, tapi engkau bisa melihat harganya, kandungannya itu seberapa yang engkau lakukan saat ini. Siapa yang bisa mengajari seperti itu? Roh Kudus! Kalau engkau peka dengan Roh Kudus, Roh Kudus itu tidak pernah membuat engkau hancur, Dia memiliki pandangan agar engkau naik dan naik! Percaya di balik semuanya akan ada pelipatgandaan yang akan kita dapatkan. Ada dua pilihan, seringkali manusia salah, yang pertama kelihatannya rumit, yang kedua kelihatannya sederhana, dan di sini engkau punya Roh Kudus, engkau harusnya berdoa tanya Roh Kudus yang mana, dan Roh Kudus memilih yang sederhana, dan ini ujian. Kalau engkau punya value, engkau akan bisa melihat sekalipun Roh Kudus memilih yang sederhana, engkau lakukan, dan akhirnya akan terjadi yang dahsyat. Banyak yang tergoda dengan yang terlihat, padahal yang kelihatan itu cepat habisnya, yang tidak kelihatan itu tidak habis-habis! Ikut dengan Roh Kudus itu akan dahsyat! Ikut Roh Kudus, engkau bisa memilih yang benar!

3. Kita harus siap untuk mengisi setiap kesempatan
Mengisi setiap kesempatan itu maksudnya jika di dalam pekerjaan engkau melihat kalau ada satu hal yang bisa engkau lakukan tapi engkau berpikir engkau diam saja dan itu bukan bagianmu, itu artinya orang yang tidak pernah dan tidak memiliki sesuatu yang akan menjadi besar! Kalau engkau ingin dipercayakan yang besar, engkau tidak boleh mempermasalahkan itu bagianmu atau bukan, karena apapun yang engkau lakukan itu akan berdampak yang besar! Kalau engkau lihat engkau bisa lakukan, jangan lihat itu bagian si A, si B, tapi engkau lakukan saja, dan orang yang seperti ini artinya orang yang memiliki wadah yang besar, siap dipercayakan yang besar! Kalau orang yang tidak punya wadah yang besar, ketika melihat ada kerjaan dan memang bukan pekerjaannya, itu kerjaan si B, dia tidak lakukan, ya dia tidak akan pernah menjadi besar! Ini bukan hanya teori, tapi inilah kenyataan!

4. Jangan terbuai dengan penampilan
Engkau harus bisa melihat kepentingan Tuhan yang lebih utama daripada yang penampilan yang terlihat. Bisakah engkau mulai berkata kalau kepentingan Tuhan nomor satu, bukan kepentingan pribadi, walaupun konsekuensinya harga dirimu sedikit dipertaruhkan? Ini sudah mulai menyerempet untuk menjadi bendahara-bendahara Tuhan. Untuk Tuhan membuat seorang menjadi sangat kaya itu terlalu gampang! Kalau engkau berkata, "apa bisa?", itu artinya engkau membatasi dirimu sendiri. Seberapa kapasitas yang engkau bawa, ya sebesar itulah yang akan Tuhan penuhkan. Mulai berfokus kepada kepentingan Tuhan! Habiskan kepentingan pribadi! Makin engkau bisa, makin engkau memperbesar kapasitas dan tempat untuk menampung berkat Tuhan. Banyak yang tidak mengerti mengenai hal ini, yang dipikirkan hanya berkat tapi tidak mempersiapkan wadahnya, dan hanya untuk kepentingannya sendiri, untuk keluarga, pribadi, hobi.

Misalkan ketika engkau diberikan uang 1 miliar, apa yang engkau pikirkan? Mungkin ada yang mau investasi, beli mobil, motor, dan itu sesungguhnya engkau belum punya kapasitas untuk mendapatkan 1 miliar. Sebenarnya wadahmu sebesar apa? Seringkali kita ingin berkat, berkat, berkat, tapi apakah wadahnya siap? Orang yang sudah biasa ada uang 1 miliar, ketika mendapatkan uang 100 ribu, ya dia tidak akan berpikir "Mau beli apa ya?", karena memang wadahnya sudah besar! Siapkan wadahmu dulu! Tuhan memberikan hidup dan hidup dalam kelimpahan, bukan memberikan kelimpahan dulu, karena kalau kelimpahan terlebih dahulu, itu akan membunuh hidupmu, tidak hanya membunuh rohanimu, tapi juga jasmanimu! Buat wadahnya, dan bisakah engkau lebih mengutamakan Tuhan? Tidak ada lagi yang namanya aku!

5. Berani melepaskan uang, barang, atau apapun untuk pelayanan
Beranikah untuk melepas apa yang Tuhan mau? Kalau ada pelayanan, ikut ambil bagian! Kalau engkau mengerti, engkau harusnya ikut investasi, karena ketika orang itu mendapatkan jiwa, engkau juga dapat bagiannya. Detik engkau bisa dipercaya, ada pelayanan, ketika Tuhan suruh lepaskan, lepaskan, karena engkau harusnya sadar itu semua juga punya Tuhan, bukan punya kita.

6. Bukan memperkaya diri, tetapi engkau belajar untuk menjadi bendahara Tuhan
Bendahara itu hanya memegang uang, tapi itu bukan uangnya. Tidak ada seorang bendahara yang disuruh bosnya untuk kirim uang, tapi dia berkata jangan, itu kebanyakan. Harusnya engkau sadar, yang engkau pegang juga bukan uangmu, tapi uang Tuhan. Tidak mudah untuk menjadi seorang bendahara Tuhan, tapi kalau engkau bisa, engkau benar-benar akan dinaikkan Tuhan, semakin engkau bisa dipercaya, semakin engkau akan naik, dan seterusnya! Semua orang pasti akan mengalami seperti itu, punya uang banyak, tiba-tiba habis, dan ketika habis, bisakah mengucap syukur, atau imanmu belum sampai? Bendahara tidak akan pernah tidak bisa tidur sekalipun uang yang dipegangnya habis! Untuk menjadi bendahara, tidak mudah, dan ketika uang mulai sedikit, seringkali banyak yang mengeluh, dan artinya standarnya belum menjadi bendahara, dan uang tidak datang lagi. Ketika engkau bisa dipercaya sebagai bendahara, imanmu harus kuat, pengenalanu akan Tuhan harus sempurna, kalau habis yan berkata habis kepada Tuhan, dan tetap bisa tidur enak, tidak terpengaruh. Yang penting engkau lepaskan uang bukan untuk kesombongan atau diri kita sendiri, tapi lepaskan sesuai dengan apa yang Tuhan suruh, dan itu seorang bendahara. Kalau engkau bisa, engkau akan dipercaya sesuatu yang besar!

7. Tidak mengikat dan tidak terikat dengan harta

8. Belajar menjadi seorang yang cepat menangkap kairos
Pada saat Tuhan melepaskan kesempatan, itu tidak hanya ke satu orang, tapi setiap Tuhan melepaskan, itu selalu ke beberapa orang. Dari beberapa orang itu, siapa yang mengambil dan melakukannya? Yang melakukannya itu yang akan mendapatkan, yang tidak ada pun jadi ada, yang tidak mungkin pun jadi mungkin. Tapi kalau yang banyak pertimbangan, ya tidak dapat, tapi yang bisa merespopn dengan cepat, ya itu yang mendapatkan. Contohnya seperti Petrus yang berjalan di atas air. Banyak yang melihat Yesus jalan di atas air, ada yang hanya tahu saja, tidak ada respon, tapi Petrus merespon dengan cepat, dia bisa menangkap kairos itu, dia bisa berjalan di atas air, dia mengalami mujizat. Siapa yang cepat, langsung tangkap, dan dia akan mengalami mujizat.

9. Tahu kapasitas
Seseorang yang mau membangun rumah, harus menghitung dulu semuanya baru berjalan. Istilahnya mengerti mana yang bagian kita, mana yang bukan. Jangan ingin ambil bagian orang. Kalau memang bukan bagianmu, tidak perlu diambil. Roh Kudus akan tuntun kita, karena ini tipis ketika engkau didorong dengan keinginan pribadi secara manusia atau keinginan dari Tuhan, dan ini berbeda dengan mengimani. JanjiNya tidak pernah dia tidak tepati. Kalau memang tidak ada uang ya jangan seperti orang yang punya uang, kalau engkau bisa dipercaya yang kecil, mengucap syukur,  pasti engkau akan dipercayakan yang besar!

10. Tidak pernah menaikkan derajatnya sama dengan di level yang lebih tinggi
Banyak orang yang menaikkan derajatnya karena ingin dihargai, padahal Tuhan paling tidak suka yang seperti ini. Bagaimana agar dihargai? Senangkan hati Tuhan, dan makin engkau menyenangkan Tuhan, makin engkau akan dihargai oleh manusia. Jangan menaikkan derajatmu di level yang belum waktunya. Belajar rendah hati dan lembut hati. Lembut hati itu siap dibentuk, rendah hati itu seperti Kristus, lakukan dan selesaikan destiny, nanti engkau akan lihat semuanya pasti akan terjadi.

Tuhan punya kata-kata dan impian, tidak ada orang miskin di antara kita lagi! 10 hal tersebut kalau engkau lakukan, maka engkau akan berubah! Ini adalah bulan terakhir di tahun ini, biar nanti di akhir tahun kita punya kesaksian yang tidak pernah bisa diduga oleh orang, karena Tuhan membalikkan keadaan kita secara luar biasa.

Kalau engkau menangkap, engkau pasti akan bisa. Sebenarnya kita tidak diminta 10 10nya, karena Tuhan tahu semuanya sangat susah untuk bisa semuanya, tapi engkau harus berusaha, dan Roh Kudus yang akan memampukan, menentukan, dan menggenapi semuanya! Mungkin engkau hanya bisa 4 dari 10, tapi kalau engkau benar-benar merendahkan hati dan lembut hati, Tuhan yang akan berkata "Tidak apa-apa engkau 4, 6 nya itu bagianKu (Tuhan)". Apa yang jadi impianmu, bawa di hadapan Tuhan, katakan, "Aku mau 10 langkah itu, paksakan supaya aku bisa menggenapinya".

Ulangan 8:18
18: Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.

Engkau pakai usaha apapun tidak akan bisa, karena yang punya kekayaan itu Tuhan Allah kita, dan ini waktunya dimana mujizat itu akan terjadi. Jangan pernah berkata mana mungkin, jelas dikatakan ingat bahwa Tuhan yang memberi kekayaan itu kepadamu! Jangan pernah mengandai-andai darimana, tapi lakukan bagianmu, genapi bersama dengan Roh Kudus, kekayaan dari mana itu nanti Tuhan yang akan datangkan!

Ingat bahwa Tuhan Allahmulah yang memberi kekayaan itu kepadamu, hal itu dilakukannya karena sampai hari ini Dia masih SETIA kepada perjanjian yang dibuatNya dengan nenek moyangmu. Dia setia, dan dengan nenek moyang kita dia sudah membuat perjanjian, dengan keturunanmu itu akan begini, begitu, ini akan begini, ini akan begini. Baca Yoel 2 setiap hari! Sekarang kita tinggal menunggu, lakukan apa yang jadi bagianmu, perbesar wadahmu. Setia dalam perkara kecil, engkau akan diberi tanggungjawab dalam perkara yang besar! Lakukan itu dalam ketepatan

Ingat bahwa Tuhan Allahmulah yang memberi kekayaan itu kepadamu, hal itu dilakukannya karena sampai hari ini Dia masih SETIA kepada perjanjian yang dibuatNya dengan nenek moyang kita!

Tidak ada lagi orang miskin di antara kita! Percaya, dan lakukan! Buang semua kemustahilan, buang semua ketidakpecayaan, karena ada anointing prosperity, anointing kelimpahan itu di atas kita! Bawa wadah yang besar! Seberapa engkau bawa uang itu, Tuhan yang akan limpahkan, penuhkan! Di dalam nama Yesus, setiap penghalang berkat, langit-langit tembaga, di dalam nama Tuhan Yesus, aku katakan terkoyak! Kemenangan terjadi! Kemenangan terjadi! Kemenangan terjadi!

Biar setiap yang hadir, setiap yang mendengar, terjadi breakthrough, terjadi mujizat, kami mengalami terobosan, dan kami lihat janjiMu jadi kenyataan! Kami melakukan tepat dengan apa yang Tuhan mau, mari Roh Kudus cover kami, bukan untuk kesombongan, bukan untuk meraih kekayaan, tapi kami mau menerima yang jadi jatah kami, warisanMu Tuhan, janjiMu Tuhan yang jadi. Penggenap janji, penuntas janji! Mulai serap pengurapan prosperity! Jadilah bendahara-bendahara Tuhan! Ada yang menjadi raja-raja muda, ada yang menjadi bendahara Tuhan, ada yang menjad pelaku Firman. Jangan banyak pertimbangan, tapi mari lakukan dengan ketaatan, mari lakukan dalam ketaatan! Tuhan lihat motivasi setiap kita.

Kalau engkau mau terobosan, lakukan seperti yang anak membawa 5 roti 2 ikan itu ke Tuhan, dia tidak banyak pertimbangan, dia lepaskan semuanya, dia melepaskan semua yang dia punya, dan bahkan dia terima berlipatkali ganda, semuanya makan sampai kenyang bahkan berlebih! Tuhan tidak pernah hutang, Tuhan tidak pernah ingkar janji. Banyak pengusaha yang hitung-hitungan, seperti Ananias dan Safira, tidak jujur, engkau janji persembahkan sekian, tapi ketika engkau memberi, engkau pangkas. Belajar dari anak kecil yang membawa 5 roti 2 ikan tersebut! Mujizat itu ada di depan kita! Banyak yang takut, kuatir, padahal Tuhan tidak pernah terlambat menolong! Bahkan yang mati pun dibangkitkan, usaha yang mati kalau engkau percaya, perkatakan, maka kebangkitan itu akan terjadi! Apapun yang engkau katakan dari mulutmu, percaya, perintahkan, dan percaya Tuhan setuju dengan apa yang engkau katakan, maka apapun itu akan jadi!


- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS KINGDOM BE ESTABLISHED IN ALL NATIONS -